Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Antre di Padangbai, Sopir Truk Ancam Demo

Pelabuhan Padangbai
KIAN PARAH – Antrean di Pelabuhan Padangbai kian parah. Bahkan ferry yang hendak bersandar di Dermaga II harus terapung di laut tujuh jam karena dermaga lainnya sedang dalam perbaikan.

BALI TRIBUNE - Sampai saat ini antrean panjang kendaraan di Pelabuhan Padangbai Karangasem masih terjadi, dan bahkan semakin parah. Kondisi ini terjadi lantaran tidak beroperasinya Dermaga I yang mengalami perbaikan bagian grating atau ujung landasan mobile bridge (MB) dermaga yang keropos.

Ujung landasan yang keropos itu memang cukup membahayakan karena bagian itu bersentuhan langsung dengan pintu ramdoor kapal ferry, sehingga pihak ASDP dengan alasan keselamatan, menutup sementara dermaga utama itu hingga perbaikan selesai. Sementara aktivitas bongkar muat di Dermaga II yang posisinya menjorok ke tengah laut tidak bisa optimal karena terjangan ombak pantai sehingga sebagian nahkoda kapal ferry harus menunggu hingga kondisi terjangan ombak pantai di Dermaga II mereda.

Kondisi ini memicu terjadinya antrean kapal ferry yang akan sandar di Dermaga II. Untuk bisa mendapatkan giliran sandar kapal ferry yang memuat ratusan penumpang harus mengapung di tengah perairan lebih dari tiga jam. Sementara ratusan penumpang di atas kapal banyak yang komplain lantaran mereka harus berada di atas kapal lebih dari tujuh jam sebelum kemudian kapal yang mereka tumpangi bisa sandar di Dermaga II.

Komplain ratusan penumpang kapal ferry itu memang tidak secara langsung disampaikan ke pihak PT ASDP namun keluhan mereka sampaikan kepada sejumlah kru darat kapal ferry saat mereka turun dari kapal. “Masa kami harus berada lama di atas kapal sampai tujuh jam lebih baru sandar? Bagaimana sampai bisa seperti ini? tadi di atas kapal banyak penumpang yang mabuk dan mengeluh sakit,” umpat Rohmat, salah satu penumpang asal Surabaya yang baru turun dari kapal ferry kepada salah satu kru darat kapal yang ia tumpangi, Selasa (18/7).

Tidak hanya penumpang kapal saja yang komplain karena lebih dari tujuh jam mengapung di atas kapal di tengah laut, tetapi para sopir truk juga mengancam akan melakukan aksi demo jika kondisi seperti ini berlangsung lama. Para sopir truk mengaku mulai kehabisan bekal selama antre baik di jalur menuju pelabuhan maupun di dalam areal parkir pelabuhan hingga mereka bisa diseberangkan.

“Ya mestinya yang berwenang segera mengambil tindakan biar tidak macet begini. Kalau begini terus kami akan demo.  Di Pelabuhan Lembar saja sopirnya sering demo kalau antre terlalu lama,” ungkap Dedi salah satu sopir truk ekspedisi asal Flores NTT.

Di pihak lain, Manajer ASDP Padangbai, I Wayan Rosta, mengaku bisa memaklumi keluhan dari penumpang kapal yang harus berada di atas kapal selama berjam-jam sampai kapal yang mereka tumpangi sandar di dermaga pelabuhan. “Memang ada delay kapal ferry yang akan sandar di Dermaga II sampai tiga jam. Jadi kami bisa memaklumi kalau ada komplain dari penumpang,” ungkap Wayan Rosta.

Terkait perbaikan Dermaga I, kata Rosta memang sudah sangat mendesak untuk dilaksanakan, jika tidak akan sangat membahayakan bagi pengguna jasa penyeberangan utamanya naik turun kendaraan dari kapal. Sebab Grating ujung landasan MB yang keropos itu bagian penting dan bersentuhan langsung dengan Ramdoor kapal. “Perbaikan kita lakukan dari kemarin, dan hari ini (Selasa kemarin,red) sore sudah selesai pengerjaannya dan bisa diop[erasikan lagi,” bebernya.

Pihaknya juga mengakui bongkar muat kapal di Dermaga II tidak bisa dilakukan secara optimal karena terkendala ombak tinggi. “Dermaga II itu merupakan areal pusaran arus sehingga kapal yang sandar goyang dan terganggu oleh hantaman ombak tinggi,” sebutnya.

wartawan
redaksi
Category

Siswa SD di Denpasar Dikenalkan Muatan Lokal 'Masolah' dan 'Magending'

balitribune.co.id I Denpasar - Siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Denpasar dikenalkan dengan muatan lokal sebagai bagian dari penyempurnaan proses pembelajaran di sekolah. Selain mata pelajaran Bahasa Bali, para siswa juga diperkenalkan materi 'masolah' (menari) dan 'magending' (bernyanyi) sebagai wahana pelestarian budaya dan tradisi sejak usia dini.

Baca Selengkapnya icon click

Targetkan 25 Ribu Pengunjung, Lovina Festival 2026 Siap Gebrak Bali Utara

balitribune.co.id I Singaraja - Dengan mengusung tema"Theatre of Dolphins”, Pemerintah Kabupaten Buleleng memastikan seluruh persiapan Lovina Festival 2026 telah rampung. Festival pariwisata tahunan yang menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 ini akan berlangsung selama 24–28 Juli 2026 dengan target kunjungan sekitar 25 ribu wisatawan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Interview di Kampus, Motor NMax Raib Digondol Maling

balitribune.co.id I Bangli - Nasib apes dialami I Gede Desta Angga Saputra, Rabu (22/7/2026) sore hari. Pria asal Dusun Pemuteran Kecamatan Gerokgak, Buleleng, ini kehilangan sepeda motor saat mengikuti interview di salah satu kampus Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang beralamat di Jalan Tirta Campuhan, Kawasan Permukiman LC Uma Aya, Bebalang, Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Ratusan Layang-layang dari 23 Negara Mengudara di Sanur

balitribune.co.id I Denpasar - Festival layang-layang bertaraf internasional turut memeriahkan "Rare Angon Festival" yang diadakan di Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar. Acara tahunan ini berlangsung selama empat hari, sejak Kamis (23/7/2026) hingga Minggu (26/7/2026) mendatang, dengan menghadirkan kolaborasi antara pelayang mancanegara dan pelayang tradisional Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ukir Prestasi Internasional dan Aksi Sosial, Advokat Yuli Utomo Dinobatkan sebagai Mahasiswa Teladan Universitas Warmadewa

balitribune.co.id | Denpasar - Mahasiswa Program Doktor (S3) Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Warmadewa (Unwar), Advokat Yuli Utomo, S.H., M.H., C.Med., resmi menerima penghargaan sebagai Mahasiswa Teladan Unwar. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasinya yang luar biasa, baik di kancah internasional maupun dalam aksi sosial kemasyarakatan.

Baca Selengkapnya icon click

Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan JAMDATUN dalam Meningkatkan Kepatuhan Pemberi Kerja

balitribune.co.id | Jakarta - Pemerintah terus memperkuat langkah untuk memastikan setiap pekerja Indonesia memperoleh haknya atas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui penandatanganan Perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAMDATUN) Kejaksaan Agung Republik Indonesia di Jakarta, Senin (20/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.