Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Antrean Caleg Padat, Kader PDIP Perpotensi "Loncat Pagar"

Bali Tribune/BERPOTENSI - Elit PDIP Gianyar, kader di daftar antrean lama berpotensi loncat pagar





balitribune.co.id | Gianyar - Jelang Pemilihan Legislatif, target masuk dalam daftar calon legislatif (caleg) pun kini menjadi incaran para kader partai.  Berbeda dengan partai berkembang yang secara terang-terangan buka pintu untuk masyarakat, kader partai besar seperti PDIP malah penuh sesak. Bahkan di sejumlah Dapil hasil mekaran, antrean terlihat sesak. Atas kondisi ini sejumlah kader banteng pun berpotensi loncat pagar.
 
Dari informasi yang dihimpun, Selasa (2/8),  kondisi menghangat mulai terasa di Daerah pemilihan Blahbatuh setelah pisah dapil dengan tampaksiring. Dari gambaran bakal calon legislatif masih didominasi oleh kader-kader inchumbent yang notabena sudah dua hingga tiga kali menikmati kursi empuk di DPRD Gianyar. Kini, ketika ada target PDIP untuk meraih minimal 80 persen di masing-masing dapil, para inchumbent pun cenderung di pertahankan. "Antrean yang mengalir justru di caleg perempuan. Bahkan imformasi caleg perempuan pendatang baru yang dipersiapkan," ungkap salah seorang pengurus  PDIP yang mengaku sudah capek mengantre.
 
Diungkapkan pula jika sejumlah kader potensial ancang-acang memilih hengkang jika tidak dipakai dalam pileg 2024 mendatang. Sebab banyak kader yang merasa memiliki potensi, kecewa jika tidak dimasukan dalam nomer pencalegan 2024. Terlebih para kadar melihat tidak adanya regenerasi dalam caleg PDIP yang hanya diisi oleh incambent itu-itu saja. 
 
"Jika berbicara loyalitas semua kader pasti memiliki loyalitas. Bedanya kan hanya menjabat dan tidak menjabat. Yang menjabat lebih fokus karena memang digaji sebagai anggota DPRD. Pergantian harus dipikirkan untuk regenerasi," keluhnya.
 
Disisi lain, padatnya antrean di PDIP, justru menjadi peluang bagi sejumlah partai politik lainnya untuk menggaet tokoh atau kader yang akan hengkang ini. Bahkan sebelumnya  Partai Gerindra sudah mulai membuka pintu, dengan mengundang warga Gianyar yang memiliki kapasitas dan kemampuan untuk bergabung dengan Partai Gerindra menjadi bakal calon DPRD Gianyar. Terlebih Gerindra menjanjikan tanpa mahar.
 
Sementara, salah satu dapil pertarungan bakal Caleg diprediksi ketat adalah Dapil Blahbatuh, yang mana Kecamatan Blahbatuh pemilu tahun ini menjadi dapil tersendiri, terpisah dengan Kecamatan Tampaksiring, yang sebelumnya satu dapil. Blahbatuh saat ini hanya akan mendapatkan 6 kursi dari 8 kursi saat masih satu dapil dengan Tampaksiring.
 
Sejumlah tokoh kuat diprediksi akan kembali bertarung didapil Blahbatuh. Yakni Kadek Wardana kader PDIP yang sudah tiga kali duduk di DPRD, Ni Made Ratnadi dua kali, Wayan Sudiartana dua Kali DPRD, I Gusti Nyoman Yasa juga anggota DPRD Gianyar dan Bendesa Adat Bona, I Gusti Ngurah Serana anggota DPRD Gianyar dan Bendesa Adat Bedulu. Dari Golkar ada I Gusti Ngurah Anomasta yang saat ini menjabat sebagai wakil DPRD Gianyar. Dari Gerindra I Gusti Ngurah Kapidada yang baru sekali menjadi anggota DPRD, serta dari Demokrat I Ketut Jata, yang sempat di gadang sebagai wakil Bupati Gianyar dalam pilkada tahun 2018 lalu. Yang kini juga duduk di DPRD Gianyar.
 
Dikonfirmasi Ketua PAC PDIP Blahbatuh, Gusti Nyoman Yasa membantah adanya perebutan nomor untuk mendapat bakal calon PDIP untuk dapil Blahbatuh. "Tidak ada perebutan ini, belum ditentukan nama-nama yang akan duduk di DPR," jelasnya.
 
Ditambah lagi, siapa yang akan duduk di DPRD Gianyar, khusus PDIP akan ditentukan langsung oleh Ketua DPC. "Nanti ketua DPC yang menentukan, berdasarkan track record, loyalitas kepada partai," tambahnya.
 
Ketua DPC PDIP Gianyar I Made Mahayastra, belum bisa dikonfirmasi terkait hal tersebut. 
wartawan
ATA
Category

OJK dan Pemprov Bali Perkuat Kolaborasi, Dukung Ekonomi Berkelanjutan

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan otoritas keuangan dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang berkelanjutan. Hal itu disampaikan saat menghadiri pengukuhan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali di Denpasar, Selasa (14/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Lirik Pasar Dalam Negeri, Puluhan Patung Timboel Art Gallery Dipamerkan di Sanur

balitribune.co.id | Denpasar - Turis asing yang datang dari berbagai negara tampak takjub melihat karya patung Timboel Art Gallery yang dipamerkan di Sudamala Resorts, Rabu (15/4). Puluhan karya seni berbentuk hewan, manusia dan lainnya yang dibuat dengan kombinasi aluminium, stainless steel dan kayu jati dipamerkan di Sudakara ArtSpace Sudamala Resort Sanur dengan tema "Inner Landscapes" hingga 30 Juni 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kolaborasi Imigrasi dan Pemprov Bali, Satgas Dharma Dewata Siap Tertibkan WNA Nakal

balitribune.co.id | Denpasar - Direktorat Jenderal Imigrasi resmi mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Patroli Imigrasi “Dharma Dewata” di Bali, Rabu (15/4/2026), sebagai langkah strategis memperkuat pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) di destinasi wisata unggulan Indonesia tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Sinergi Polda Bali dan Pansus TRAP DPRD Bali Kawal Tata Ruang dan Perizinan

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen menjaga Bali dari tekanan pembangunan yang kian kompleks kembali ditegaskan melalui audiensi antara Polda Bali dan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali,  Selasa (14/4/2026) di Mapolda Bali, Denpasar. Pertemuan tersebut diterima langsung Kapolda Bali, Daniel Adityajaya, bersama jajaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.