Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Apresiasi Semangat Warga Desa Adat Tegeh dan Desa Adat Mandung

Bali Tribune/ HADIR - Bupati Sanjaya hadiri Ngaben Masal di Desa Adat Tegeh, Angseri, Baturiti, Selasa (21/12/2021).



balitribune.co.id | Tabanan  - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengapresiasi semangat gotong-royong masyarakat dalam melakukan upacara Pitra Yadnya dengan menghadiri upacara Ngaben Masal yang diselenggarakan di Desa Adat Tegeh, Angseri, Kecamatan Baturiti, dan Desa Adat Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan, Tabanan, Selasa (21/12/2021).

Dalam kegiatan Pitra Yadnya guna mengantar atma menuju pitra loka ini ini hadir Gubernur Bali yang diwakilkan oleh Ketua DPRD Bali N. Adi Wiryatama, Anggota DPRD II Tabanan, OPD terkait dan unsur Muspika, serta Bendesa Adat, Perbekel dan tokoh masyarakat setempat.

Rangkaian upacara yang dilakukan setiap 5 tahun sekali ini, telah dilakukan secara bertahap dengan pelaksanaan puncak acara pada 23 Desember mendatang. Sementara anggaran dana yang digunakan berasal dari Bantuan Sosial Pemkab Tabanan, iuran para peserta ngaben sebesar 3 juta per sawa, dan iuran umum sebesar 50 ribu /300 Krama Desa. Pada tahun 2021 ini, sebanyak 46 Sawa dari Banjar Tegeh mengikuti upacara pengabenan.

Apresiasi yang sangat baik diberikan oleh Pemkab Tabanan, sebab karya yang bagi Bupati Sanjaya masuk dalam kesusastraan Agama tersebut baik seluruh persiapan dari sarana dan prasarananya sudah dirasa ‘becik pisan’ atau baik sekali. “Ini sudah tergolong karya yang Satwika Yadnya sebab menaati Sradha Bhakti terhadap Ida leluhur itu diperlukan rasa ikhlas dan kebersamaan,” tuturnya.

Ungkapan dan pujian juga ia sampaikan, terlebih pada sikap gotong-royong masyarakat dalam menjalankan acara. Apalagi biaya yang dikeluarkan sangat terjangkau bagi kelancaran upacara pengabenan ini. “Pemerintah selalu mendukung Yadnya yang diadakan masyarakat, namun tetap mengikuti kesusastraan agama. Sebab karya yang utamaning utama bukan hanya diputuskan oleh banyaknya banten atau biaya namun rasa tulus ikhlas dan kebersamaan masyarakat,” imbuh Sanjaya.

Ia menambahkan, kesaksian atau kehadiran murdaning jagat, tokoh-tokoh masyarakat, dipuput oleh Sang Sulinggih, itulah menurutnya sudah termasuk karya yang Satwika. Pentingnya makna dan esensi dari Karya yang dilakukan masyarakat di Desa Adat Tegeh dan Desa Adat Mandung diharapkan mampu membangun Visi dan Misi Tabanan, Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM). “Perkecil perbedaan, kalau bisa dihilangkan, dalam rangka membangun Tabanan yang kita cintai ini,” pesan Sanjaya.

Selain mendapat apresiasi karena lengkapnya sarana dan prasarana yang disiapka n, pelaksanaan Ngaben Masal ini juga dinilai sangat baik dalam menerapkan protokol kesehatan. Meskipun bersifat “masal” namun masyarakat membatasi kehadiran dengan hanya perwakilan saja yang datang dan senantiasa disiplin dengan tidak berkerumun, menggunakan masker dengan baik dan sarana kebersihan yang lengkap.

wartawan
JIN
Category

Kebakaran Lahan di Kecamatan Kubu Hanguskan Hektaran Kebun Jambu Mente dan Mangga

balitribune.co.id I Amlapura - Hingga saat ini kebakaran lahan masih terus terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Kubu, Karangasem, salah satunya di Banjar Dinas Caniga, Desa Dukuh. Warga di desa ini pada Minggu (30/8/2026) malam dibuat panik oleh kobaran api kebakaran lahan yang terus membesar dan meluas dan bahkan merembet mendekati areal pemukiman warga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satu Dekade Denpasar Kite Festival, Jaya Negara Apresiasi Konsistensi Pelestarian Tradisi Layang-Layang

balitribune.co.id I Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa membuka secara resmi gelaran Denpasar Kite Festival ke-10 di Kawasan Pantai Merta Sari, Sanur, Denpasar, Minggu (30/8/226). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Empat KK di Batuan Hadapi Eksekusi Lahan, Lansia dan Anak Yatim Terancam Kehilangan Tempat Tinggal

balitribune.co.id I Gianyar - Empat kepala keluarga (KK) di Banjar Griya, Batuan,  Sukawati, Gianyar terancam tidak memiliki tempat tinggal. Pekarangan rumah lengkap dengan merajan yang ditempati selama puluhan tahun kini akan dieksekusi atas putusan pengadilan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.