Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

"Army Staff Talks" TNI AD dan Tentara Korea Selatan

Bali Tribune/ AST -- Kegiatan "Army Staff Talks" (AST) antara TNI AD dengan tentara Korsel di Makodam IX/Udayana, Denpasar, Selasa (22/11), untuk mengevaluasi kerja sama militer antartentara dari kedua negara tersebut



balitribune.co.id | Denpasar - Maksud dan tujuan dilakukan kegiatan "Army Staff Talks" (AST) antara TNI Angkatan Darat (AD) dengan Tentara Korea Selatan (Korsel) untuk mengevaluasi kerja sama militer antartentara dari kedua negara tersebut dilaksanakan pada TA 2022. Sekaligus untuk merumuskan kebijakan tentang kegiatan kerja sama militer dan latihan yang akan dilaksanakan pada TA 2023 guna meningkatkan persahabatan kedua negara, serta profesionalisme prajurit AD dari kedua negara tersebut.

"Sehingga diharapkan tercapainya tujuan bersama yaitu, terjalinnya koordinasi dan komunikasi yang erat antara TNI AD dengan tentara Korsel dalam melaksanakan kegiatan kerja sama militer sesuai dengan kebijakan kedua belah pihak," ujar Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Sonny Aprianto, di Denpasar, Selasa (22/11).

Pernyataan tersebut disampaikan Pangdam, usai menerima kunjungan kehormatan sejumlah prajurit Angkatan Darat Korea Selatan di sela kegiatan AST bertempat di Ruang Tamu Pangdam IX/Udayana, di Makodam IX/Udayana, Denpasar, kemarin.

Kedatangan rombongan delegasi TNI AD yang dipimpin Perwira.Stah Ahli (Sahl Tk III Kasad Bidang Intekmil dan Siber Mayjen TNI Bambang Sapriadi, bersama delegasi tentara Korsel yang diketuai Brigadier General Yun Han il. Mereka berkunjung ke Makodam berkaitan dengan wilayah Provinsi Bali ysng merupakan salah satu wilayah teritorial Kodam IX/Udayana.

Acara tersebut merupakan bagian dari kegiatan AST selama 5 hari di wilayah Provinsi Bali (21-25 November 2022). Diharapkan tercapai tujuan bersama dan terjalinnya koordinasi juga komunikasi yang erat antara TNI AD dengan tentara Korsel dalam melaksanakan kegiatan kerja sama militer sesuai dengan kebijakan kedua belah pihak.

Juga, diharapkan terwujudnya interoperabilitas militer dari kedua negara dalam hal menggali dan mempelajari ilmu pengetahuan tentang operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana maupun operasi perdamaian dunia secara profesional. Turut hadir mendampingi
Acara yang berlangsung dengan penuh keakraban turut hadir mendampingi Jenderal Sonny Aprianto di antaranya, Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana, Asrendam IX/Udayana dan para Asisten Kasdam IX/Udayana.

wartawan
JOK
Category

Negara Hadir untuk Rakyat, Kasdam IX/Udayana Pimpin Groundbreaking 24 Titik Jembatan Garuda

balitribune.co.id | Singaraja - Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok kembali dibuktikan. Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Taufiq Hanafi, memimpin acara peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Garuda yang dipusatkan di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Senin (30/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Telkomsel Bangun COMBAT di Desa Sadi, Perkuat Sinyal Perbatasan RI–Timor Leste

balitribune.co.id | NTT - Komitmen Telkomsel dalam memperluas akses konektivitas digital hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal kembali diwujudkan melalui hadirnya Compact Mobile BTS (COMBAT) di Desa Sadi, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan Maret 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Respons Putusan KPPU: Industri Pinjaman Daring Harus Sehat, Transparan, Berintegritas

balitribune.co.id | Jakarta - Melalui siaran pers yang disampaikan pada Jumat (27/3), OJK menegaskan pihaknya mencermati putusan Ketua Majelis KPPU dalam Perkara Nomor 05/KPPU-I/2025 berkaitan dengan dugaan pelanggaran Pasal 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tahun 2026, Tabanan Target Investasi Rp1,2 Triliun

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan memasang target nilai investasi sebesar Rp1,2 triliun pada 2026 dengan mengandalkan sektor penunjang pariwisata dan UMKM sebagai motor penggerak utama.

Target ambisius ini dibarengi dengan kebijakan penataan zonasi ketat guna memastikan pembangunan tetap selaras dengan kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah hulu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.