Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Arnawa Desak Pemkab Tabanan Perjuangkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

dprd
Bali Tribune / Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa

balitribune.co.id | Tabanan - Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa mendesak eksekutif atau pemerintah kabupaten (pemkab) setempat segera melakukan terobosan agar status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu ditingkatkan menjadi penuh waktu. Seperti diberitakan sebelumnya, 2.923 pegawai non-ASN di Pemkab Tabanan resmi dilantik sebagai PPPK Paruh Waktu pada akhir Desember 2025 dan mulai efektif bertugas pada Januari 2026.

Arnawa mengatakan, secara prinsip ia memberikan apresiasi kepada Pemkab Tabanan yang sudah memperjuangkan tenaga non-ASN yang tersisa menjadi PPPK paruh waktu. Namun, menurutnya, masih ada pekerjaan rumah untuk memperjuangkan mereka menjadi PPPK penuh waktu karena tidak sedikit di antara mereka sudah puluhan tahun mengabdi. Langkah ini dinilai mendesak karena hanya kabupaten Tabanan yang belum menuntaskan persoalan status kepegawaian tersebut dibandingkan daerah lain di Bali. Karena itu, ia menekankan pentingnya langkah percepatan agar status PPPK paruh waktu itu bisa diperjuangkan menjadi penuh waktu sesuai mekanisme dari Pemerintah Pusat. “Ini harus dilakukan teroboran-teroboran,” kata Arnawa pada Sabtu (7/2/2026).

Menurutnya, kenaikan status ini sangat wajar diberikan mengingat beban kerja dan perjuangan fisik yang dihadapi pegawai setiap hari. Ia mencontohkan adanya pegawai dari wilayah Pupuan atau Selemadeg yang harus menempuh perjalanan jauh untuk bertugas ke pusat kota Tabanan atau sebaliknya. “Ini (mereka) sudah puluhan tahun (mengabdi), wajar dong kita perlu memperhatikan nasib mereka,” imbuh politisi PDIP dari Kecamatan Penebel ini.

Arnawa juga menyoroti ketimpangan yang terjadi di tingkat provinsi, di mana kabupaten dan kota lain di Bali sudah membereskan masalah kepegawaian ini. Ia meminta pihak-pihak terkait tidak menunda lagi proses administrasi yang diperlukan bagi para pegawai honorer lama tersebut. “Maka saya mendorong pihak-pihak terkait segera membuat terobosan agar mereka secepatnya bisa menjadi PPPK penuh waktu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Arnawa menyatakan keberatannya terhadap wacana pengangkatan ASN baru untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menilai prioritas pemerintah seharusnya diberikan kepada PPPK paruh waktu yang sudah bertahun-tahun berjuang di lapangan. “Ini seperti apa? Sementara PPPK paruh waktu yang sudah lama mengabdi seperti nasibnya?” ujarnya balik bertanya.

Ia memandang rencana pengangkatan pegawai baru untuk program MBG tersebut belum saatnya dilakukan karena arah kebijakannya masih dalam tahap awal. Fokus utama pemerintah daerah diharapkan tetap pada penyelesaian status pegawai yang sudah memberikan kontribusi nyata bagi Tabanan. “Kalau menurut saya belum waktunya,” pungkas Arnawa.

wartawan
JIN
Category

Langgar Parkir, Puluhan Kendaraan Kena Tilang Elektronik di Ubud

balitribune.co.id I Gianyar - Selain memberikan  teguran, kali ini tilang elektronik diberlakukan kepada pelanggar parkir di wilayah Ubud. Tindakan ini diambil Jajaran Polsek Ubud bersama tim gabungan dalam  upaya penertiban parkir untuk mengurai kemacetan lalu lintas di kawasan wisata Ubud, Kamis (21/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Karangasem Cek Langsung Ruas Jalan Penginyahan-Munti Desa dan Bantas-Br. Dukuh

balitribune.co.id I Amlapura - Keseriusan Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam membangun infrastruktur yang berkualitas kembali ditunjukkan secara nyata. Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata turun langsung ke lapangan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan jalan, Rabu (20/5/2026), guna memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.