Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Arus Balik Pemudik Menuju Bali Masih Sepi

Bali Tribune/ PADAT - Kendati arus mudik telah berakhir namun antrean kendaraan yang menyeberangan ke Jawa melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk masih tetap padat.
balitribune.co.id | Negara - Pasca berakhirnya arus mudik Lebaran 2019, arus keluar Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk masih tetap padat. Penumpang yang keluar Bali menuju Pulau Jawa merupakan wisatawan domestik (wisdom) yang berlibur ke Bali. 
 
Rekayasa arus lalu lintas menuju pelabuhan saat arus mudik masih tetap diberlakukan di Gilimanuk. Sama halnya saat berlangsung arus mudik Lebaran awal pekan ini, menjelang berakhirnya libur panjang, antrean kendaraan wisdom yang akan menyeberangan menuju Jawa didominasi mobil pribadi. Pada Jumat (7/6) sore, antrean penumpang sampai dialihkan masuk ke jalan-jalan perkampungan warga yang tembusan menuju Pelabuhan Gilimanuk. Arus balik wisatawan dari Pulau Jawa yang telah mengakihiri liburan panjangnya di Bali ini diprediksi akan semakin padat pada Sabtu (8/6) hari ini dan Minggu (9/6) besok. 
 
Manager Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Unit Pelabuhan Gilimanuk, Agus Supriyatno dikonfirmasi Jumat (7/6) membenarkan setelah berakhirnya arus mudik beberapa waktu lalu, lonjakan arus penyeberangan menuju ke Jawa kembali melonjak. Diakuinya petugas di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk kini kembali menghadapi lonjakan arus balik wisatawan domestik ke Jawa. Setelah menikmati libur Panjang di Bali, diperkirakan sebagian besar mereka kembali memasuki Gilimanuk pada akhir pekan ini.
 
“Sore tadi sudah mulai ramai. Perkirakaan antara Sabtu besok dan Minggu nanti juga akan semakin ramai, karena masa liburan Idul Fitri juga sudah habis,” ujarnya. 
 
Kondisi ini menurut Agus, berbeda dengan arus balik Lebaran menuju Bali. Kendati menjelang berakhirnya libur Lebaran memasuki H+1 Lebaran pada Jumat kemarin, namun diakuinya jumlah pengguna jasa penyeberangan dari Pelabuhan Penyeberangan Ketapang menuju Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk belum mengalami peningkatan yang begitu signifikan.
 
Arus balik Lebaran dari Jawa ke Bali melalui jalur darat dan laut, baru akan mengalami peningkatan pada akhir pekan ini hingga Minggu besok. Sebab, para pemudik dari kalangan pegawai pemerintah maupun karyawan swasta sudah mulai bekerja pada Senin (10/6) lusa. Namun jumlahnya tidak akan sebanyak saat berlangsungnya arus mudik. 
 
“Arus balik Lebaran tidak seramai waktu mudik. Biasanya yang kalangan wiraswasta, kebanyakan memilih balik setelah Lebaran Ketupat yang diperingati seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.
 
Berbagai pelayanan, baik di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk dimaksimalkan untuk menghadapi arus balik wisdom menuju Jawa maupun arus balik Lebaran ke Bali. Saat terjadi kepadatan penumpang, pihak ASDP akan menambah loket tiket. Sedangkan jumlah kapal yang dioperasikan masih tetap sebanyak 32 kapal per harinya. 
 
“Selain lakukan pelayanan secara maksimal. Baik untuk operasi loket maupun kapal, kami juga tetap memperhatikan keselamatan penumpang, mengikuti kebijakan dari Syahbandar,” tandasnya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Pimpin Rapat Evaluasi ASPER PSBS

balitribune.co.id |  Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin rapat pembahasan laporan kinerja sektoral serta evaluasi Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (ASPER PSBS), bertempat Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Kamis (16/4/2026). Rapat ini diikuti oleh Kepala OPD dilingkungan Pemkab. Badung beserta Camat se-Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Digelar di Bali United Training Center Gianyar, POLIPONI Bali Menghadirkan Konser Secara Baik dan Benar

balitribune.co.id | Gianyar - Mengusung tagline “Si Paling Konser”, POLIPONI Bali hadir sebagai pagelaran musik yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman konser yang tidak hanya kuat dari sisi line-up, tetapi juga matang dalam kualitas produksi, tertata dalam pengelolaan, dan nyaman dinikmati audiens dari awal hingga akhir acara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Orangtua Wajib Memahami Kualitas Susu Formula Tidak Cukup Dinilai dari Kemasan

balitribune.co.id | Jakarta - Ditengah tingginya masalah kesehatan gigi anak di Indonesia, orangtua tidak lagi bisa memilih susu formula hanya berdasarkan klaim manfaat di bagian depan kemasan. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan 93% anak Indonesia mengalami karies gigi. Pola makan yang tidak sehat merupakan salah satu faktor yang dapat berkontribusi terhadap karies gigi, diabetes, serta risiko kesehatan jangka panjang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.