Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

ARV Menipis, YAKEBA Dorong Kemenkes Segera Eksekusi

Bali Tribune/ Salah seorang narasumber Pengelola Media KPPA Juny Ambara yang hadir dalam diskusi yang diselenggarakan oleh YAKEBA.
Balitribune.co.id | Denpasar - Kekawatiran muncul bagi Orang dengan HIV (ODHIV) lantaran ketersediaan obat ARV menipis di setiap layanan terbatas. Berangkat dari situlah Yayasan Kesehatan Bali (YAKEBA) menggelar diskusi guna menjembatani suara komunitas dan mendorong Kementerian Kesehatan untuk segera mengeksekusi pengadaan ARV.
 
Ketua Yayasan Kesehatan Bali, I Made Adi Mantara menerangkan sudah memprediksi dari tahun 2019, menipisnya ARV dikarenakan pengadaan ARV dengan (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sudah tidak berjalan sehingga pengadaan ARV gagal.
 
"Dari sana kami sudah was-was pengadaan ARV hanya bersandar dukungan Internasional dan ternyata benar di tahun 2019 kemarin sampai Desember itu dilakukan oleh dukungan International. Sayangnya, di tahun 2020 hingga bulan ini tidak ada kejelasan terkait pengadaan ARV," kata I Made Adi Mantara, Senin (9/3) di Warung Kubu Kopi, Denpasar.
 
I Made Adi Mantara menjelaskan sistem Baper (barang persediaan) yang harusnya ada di provinsi 1 tahun, di kabupaten 6 bulan, di layanan 3 bulan secara menyeluruh tidak dapat berjalan karena keterbatasan distribusi dari Jakarta.
 
Di Bali sendiri, ada 8.000 orang yang mengakses ARV dengan tingkatan usia dari 25 sampai 35 tahun. Sedangkan, obat ARV di Bali tersedia stok untuk kurang lebih 2 bulan ke depan. "Itupun tidak semua jenis ARV yang dibutuhkan ada, beberapa masih kosong," terangnya.
 
Adi Mantara menyebutkan jika ARV tidak diminum secara teratur dan tepat waktu maka akan mengakibatkan resistensi terhadap virus HIV sehingga menyebabkan kegagalan terapi ARV.
 
"Kegagalan terapi ARV tersebut mengakibatkan penurunan kesehatan terhadap ODHIV bahkan bisa mengakibatkan kematian karena infeksi opportunistik yang biasa dihadapi ODHIV karena tidak mengkonsumsi ARV," imbuhnya.
 
 Selain itu, mengonsumsi ARV setiap hari secara teratur dan tepat waktu adalah nyawa bagi orang terinfeksi HIV. Semua layanan pengadaan ARV terbatas, dikarenakan pusatnya dari Kemenkes.
 
Sementara, Pengelola media KPPA Juny Ambara menegaskan Pemprov Bali khususnya Dinas Kesehatan sudah mengorder ARV dari tahun 2019 lalu, di lembaga resmi sudah sesuai prosedurnya.
 
"Kita sudah menjalankan itu jadi protapnya kita di dinas saya kira sudah selesai, sudah beres gitu, sudah ngorder dari sebelumnya. Tinggal pusat, kapan dia mau eksekusi turun," tegasnya.
 
Juny Ambara menjelaskan,  pihaknya sudah mengkoordinasikan lebih lanjut. "Ada informasi gagal trainer dan lain sebagainya, yang jelas itu masing- masing sudah punya tugas sebagai lembaga di bawah Cuma tinggal mediasi dana," jelasnya.
 
Sedangkan untuk saat ini ia mengungkapkan beberapa ARV sudah datang, meski beberapa stok sudah menipis namun diharapkan untuk kedepannya mencukupi.
wartawan
Arief Wibisono
Category

Gunakan Helikopter Sky Air, Pangdam IX/Udayana Pantau Antrean Puluhan Kilometer di Jalur Denpasar-Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara  – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Kapolda Bali melaksanakan pemantauan arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2026 pada Selasa (17/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pelabuhan ASDP Gilimanuk, Kabupaten Jembrana ini dilakukan menggunakan helikopter Sky Air untuk melihat langsung kondisi lalu lintas, kesiapan personel, serta memastikan kelancaran mobilitas pemudik menuju Pulau Jawa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Waspada Penipuan Keuangan Jelang Hari Raya, Satgas PASTI Tekankan Prinsip 2L

balitribune.co.id I Denpasar - Menjelang rangkaian perayaan hari raya keagamaan di Bali, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan keuangan yang kerap muncul pada momen tersebut. Imbauan ini disampaikan Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Daerah Provinsi Bali agar masyarakat tidak menjadi korban kejahatan finansial yang semakin beragam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.