Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Arya Wibawa Dilantik Jadi Ketua PMI Denpasar

Bali Tribune/ Wawali Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dilantik menjadi Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Denpasar, masa bhakti 2021 - 2026, Kamis (28/10).



balitribune.co.id | Denpasar -  Wawali Denpasar, Arya Wibawa resmi dilantik menjadi Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Denpasar, periode 2021 – 2026.

Pelantikan itu ditandai dengan pemakaian rompi PMI Kota Denpasar yang dilaksanakan di Ruang Praja Utama, Kantor Walikota, Kamis (28/10).

Wakil Walikota Denpasar yang baru dilantik menjadi Ketua PMI Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan sangat berterimakasih kepada jajaran pengurus PMI Kota Denpasar atas kepercayaan yang telah diberikan dalam mengemban tugas sebagai Ketua PMI Kota Denpasar periode 2021 - 2026.

Lebih lanjut dikatakannya, adapun dalam mengemban tugas ini agar dapat bekerja sama dalam meningkatan kiprah dan eksistensi PMI pada umumnya dan PMI Kota Denpasar khususnya.

"Kami yakin ini mampu dapat meningkatkan semangat kolektif masyarakat untuk turut serta berprestasi dalam kegiatan kepalangmerahan sehingga dapat menjadikan masyarakat Kota Denpasar yang Maju (Makmur, Aman, Jujur, dan Unggul)," katanya.

Sementara Ketua Bidang Organisasi Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali, dr. Lanang Rudiarta dalam sambutannya mengatakan pelantikan ini merupakan rangkaian dari kegiatan musyawarah Kota (Muskot) V PMI Kota Denpasar.

“Dalam pelantikan ini kami harap kedepannya dapat meningkatkan kesiagaan baik dalam penanggulangan bencana, upaya transfusi darah, mendidik relawan, serta turut dalam pembangunan masyarakat desa serta menumbuhkan cinta kasih kedamaian dengan semangat pengabdian yang ikhlas,” kata Lanang Rudiarta.

Sebelumnya dalam pembukaan kegiatan Musyawarah Kota (Muskot) V PMI Kota Denpasar ini dihadiri Ketua PMI Prtovinsi Bali, I Gusti Bagus Alit Putra, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariyana Wandira, Forkompimda Kota Denpasar, serta pengurus PMI Kota Denpasar.

wartawan
YAN
Category

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.