Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Aset Provinsi Bali di Jembrana Banyak Terbengkalai

Bali Tribune/Salah satu aset Pemprov Bali di Jembrana.

balitribune.co.id | Negara – Tidak sedikit lahan asset milik Pemerintah Provinsin (Pemprov) Bali yang ada di Jembrana hingga kini terbengkalai dan tidak termanfaatkan. Setelah sebelumnya Gubernur Bali, I Wayan Koster mempersilahkan Pemkab Jembrana untuk memohonkan pemanfaatan lahan asset-asset provinsi tersebut untuk kepentingan public, kini masyarakat dipersilahkan mengusulkan pemanfaatan lahan asset provinsi tersebut melalui Pemkab Jembrana.

Bupati Jembrana, I Putu Artha dikonfirmasi mengaku pihaknya menyambut baik peluang yang diberikan Gubernur Bali kepada Kabupaten Jembrana terkait pemanfaatan lahan asset provinsi yang ada di Jembrana. Pihaknya juga mengakui hingga kini banyak bidang tanah asset provinsi yang ada di Jembrana belum dimanfaatkan. Setelah adanya peluang yang diberikan oleh Gubernur Bali tersebut menurutnya lahan aset provinsi tersebut kini bisa dimonkan pemanfaatannya oleh kabupaten. Namun ia menegaskan pemanfaatannya itu untuk kepentingan public, “kita memang diberikan untuk memohon pemanfaatan lahan aset provinsi tersebut, tapi untuk kepentingan  umum, bukan untuk pribadi” ujarnya.

Beberapa lahan aset provinsi yang terbengkalai di Jembrana tersebut sudah dimohonkan oleh Pemkab Jembrana, bahkan sudah ada yang dimanfaatkan. Ia mencotohkan lahan provinsi yang sudah dimanfaatkan oleh kabupaten tersebut seperti lahan di Jalan Ngurah Rai Lingkungan/Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana yang kini sudah dijadikan sebagai lokasi Pusat Layanan UMKM Terpadu (PLUT) Kabupaten Jembrana, “PLUT itu lahan provinsi yang kita gunakan” sebutnya. Sedangkan lahan aset provinsi lainnya juga telah dimohonkan untuk pembangunan fasilitas umum seperti lahan kosong di Jalan Ngurah Rai Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana tepatnya ditimur SMP Negeri 1 Negara.

“Yang ditimur SMP Negeri 1 Negara itu sudah diusulkan untuk dimanfaatkan” tegasnya. Sedangkan untuk merelokasi pedagang kaki lima (PKL) pihaknya juga sudah memohonkan pemanfaatan lahan kosong milik provinsi di Jalan Ngurah Rai sebelah barat Kantor Telkom Negara. Begitupla lahan aset provinsi di Jalan Udayana Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara juga telah dimohonkan pemanfaatannya. Lahan dibarat Kantor Camat Negara tersebut menurutnya akan digunakan untuk membangun Mall Pelayanan Publik.  Pihaknya juga mempersilahkan masyarakat untuk mengusulkan pemanfaatan lahan aset provinsi yang masih terbengkalai.

“Lahan-lahan aset provinsi yang ada didesa yang tidak terurus bisa dimohonkan oleh masyarakat” jelasnya. Setelah ada usulan pemanfaatan dari masyarakat, maka pihaknya akan bersurat untuk memohonkan ke Gubernur Bali. Lahan asset provinsi tersebut bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. “Bisa dimanfaatkan untuk kepentingan umat, kepentingan adat seperti untuk membangun balai tempek, untuk membangun tempat ibadah, untuk tempat olahraga seperti lapangan. Silahkan masyarakat yang mengusulkan nanti kami yang bersurat ke Pak Gubernur” paparnya. Bahkan ia menyebut pemanfaatan aset provinsi sistemnya kini diberikan untuk meminjam.

Bahkan tidak menutup kemungkinan asset yang telah dimanfaatkan itu nantinya bisa dihibahkan ke kabupaten, “sekarang dikasi kita untuk pinjam pakai, setiap lima tahun sekali untuk perpanjangan pijam pakainya. Tapi setelah dua kali pinjam pakai bisa dimohonkan untuk dihibahkan” tandasnya didamping Sekda Jembrana, I Made Sudiada  Jumat (12/4) kemarin. Sebelumnya Gubernur Bali, I Wayan Koster saat berkunjung ke Jembrana beberapa waktu lalu kembali menegaskan bahwa pihaknya memberikan kabupaten untuk memanfaatkan lahan-lahan aset provinsi di Jembrana yang kini tidak dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejateraan masyarakat.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Darurat Ekologi Bali, Ratusan Mangrove Tahura Ngurah Rai Mati Serentak, Diduga Terpapar Limbah Kimia

balitribune.co.id | Denpasar - Ekosistem mangrove di kawasan selatan Bali, khususnya di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, tengah menghadapi kondisi yang disebut para peneliti sebagai darurat ekologis. Ratusan pohon mangrove di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara dilaporkan mati secara serentak pada awal 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menelusuri Jejak Rembesan Pipa di Balik Matinya Ekosistem Mangrove Kawasan Benoa

balitribune.co.id | Denpasar - Kerusakan tanaman mangrove seluas kurang lebih 60 are di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa kini memasuki tahap pendalaman lebih lanjut. Temuan lapangan pada titik koordinat 8°43'51.89"S dan 115°12'43.35"E itu dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (21/2/2026) di Ruang Rapat Pelindo Benoa.

Baca Selengkapnya icon click

Operasi Sikat Agung, Polda Bali Amankan 181 Pelaku Kejahatan

balitribune.co.id I Denpasar - Polda Bali berhasil mengungkap puluhan kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat) pada pelaksanaan Operasi Sikat Agung 2026 yang berlangsung dari 28 Januari 2026  hingga 12 Februari 2026. Polda Bali berhasil mengamankan puluhan unit sepeda motor, ponsel dan juga printer hasil kejahatan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Ekosistem Inovasi, BRIDA Tabanan Gelar Bimtek Jaring Indah dan Road to IGA 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Tabanan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Jaring Indah (Jaringan Inovasi Daerah) sekaligus Road to Innovative Government Award (IGA), yang berlangsung di Ruang Rapat BRIDA Tabanan, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan para inovator Kabupaten Tabanan yang sebelumnya telah mengikuti Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana Tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Satu Dekade Menanti, Jegog Suar Agung Guncang Ribuan Penonton di Fukuoka

balitribune.co.id | Jakarta - Setelah sepuluh tahun tidak melakukan tur di Negeri Sakura, Jegog Suar Agung  kembali membawa musikal bambu khas Jembrana ke Jepang. Setelah dilepas secara resmi oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan pada hari minggu (15/2/2026),  Jegog Suar Agung mengawali pementasan perdana yang digelar di Toyota City , Fukuoka City yang dihadiri ribuan penonton warga Jepang yang memadati arena pertunjukan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.