Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

ASN dan Timses Kebagian BLT, Kadus Geleng-geleng

Bali Tribune/ DATANG - Penerima BLT berdatangan ke Kantor Pos.
Balitribune.co.id | Gianyar - Data Penerima BLT dari Kementerian Sosial yang disalurkan kepada masyarakat terdampak Covid-19 yang diterima H-1 pencairan, benar-benar membuat posisi sejumlah Kepala Dusun/Kelian Dinas merasa “diikambinghitamkan”.  Sejak dilakukan pencairan, para Kelian menjadi bulan-bulanan keluhan warga atas amburadulnya data penerima BLT. 
 
Ada dugaan data siluman yang  menyembul orang-orang dekat pejabat politik dan ironisnya lagi,  KK ASN pun masuk daftar penerima BLT. Dari pengakuan, salah seorang Kadus di Kecamatan Blahbatuh dan Payangan, Minggu (10/5), mengungkapkan, mereka tidak bisa berbuat banyak lantaran H-1 pencairan BLT data baru diterima. Dengan terbatasnya waktu ini, mereka tidak bisa menyanggah data dan proses verifikasi yang dilakukan menjadi mubasir. Tanpa menyebutkan nama, malah diduga ada “KK siluman" yang dikenal Timses Pejabat Politik  mendapatkan BLT. Belum lagi, ada KK yang salah satu anggota kelurganya berstatus ASN juga kebagian. “Saya siap berberkan data yang diusulkan ke Dinsos dengan data yang diterima H-1. Saya apresiasi ada penerima dari KK ASN ini berencana  akan mengembalikan BLT tersebut,” ungkapnya.  
 
Dikonfirmasi terpisah, Minggu (10/5), kepala Dinas Sosial Kebupaten Gianyar, Anak Agung Ari Putri berdalih jika Dinsos hanya menerima data usulan dari desa lanjut  menginput data usulan tersebut ke dalam sistem. “Kami tidak tidak pernah ada mengutak-atik dari data usulan tersebut,” tegasnya.
 
Lanjutnya, para penerima BLT sejatinya tidak boleh menerima dua bantuan. Ada sejumlah bantuan, yakni DTKS, PKH, BPNT, BLT Dana Desa. jika yang diusulkan dalam BLT kemensos telah masuk di salah satu bantuan tersebut sistem secara otomatis akan menolak.  Sementara dalam BLT Kemensos ini, sebutnya, memakai dua acuan data, yakni Data Terpadu Kesejahteraan sosial (DTKS), dan NONDTKS perorangan sesuai profesi.  “Data NONDTKS adalah yang adalah warga yang tercecer,” ungkapnya. 
 
Secara terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Gianyar Made Ratnadi yang membidangi kesejahteraan sosial, mengatakan, sujatinya  data NONDTKS tersebut tidak mengganggu data DTKS yang diajukan ke kementrian sosial. Bahkan dikatakannya lagi melalui data NONDTKS ini warga yang mendapat BLT bertambah.  Karena, NONDTKS adalah data profesi perorangan mereka yang terdampak jadi tidak akan berbenturana dengan data DTKS Kemensos. 
 
Namun, terkait adanya KK ASN yang masuk sebagai penerima, diduga karena kesalahan sistem. Mauksudnya, adanya  satu atau dua KK ASN yang masuk  diindikasikan karena kesalahan sistem, atau human eror saat penginputan. "Intinya, secara profesi mereka terdampak, nanti semua masyarakat akan mendapat bantuan, nanti juga akan ada BLT dari Bupati," tendasnya. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.