Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Astra Motor Resmikan Pembangunan Safety Riding Center Jawa Tengah

Bali Tribune / GROUNDBREAKING - Astra Motor melakukan groundbreking “Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah” di area Bukit Semarang Baru (BSB), Sabtu (8/6).

balitribune.co.id | Semarang - Astra Motor selaku Main Dealer sepeda motor Honda semakin menguatkan komitmen sebagai pelopor keselamatan berkendara di Indonesia. Astra Motor resmikan “Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah” dengan peletakan batu pertama di area Bukit Semarang Baru (BSB), Sabtu (8/6).

Chief Executive Astra Motor, Robien Tony mengatakan bahwa peresmian pembangunan Safety Riding Center (SRC) Jateng ini merupakan serangkaian acara HUT ke-54 tahun Astra Motor. Melalui produk dan layanan terbaik, Astra Motor senantiasa hadir menemani konsumen sepeda motor Honda dalam menggapai mimpi-mimpinya.

“Astra Motor Safety Riding Center Jateng ini nantinya digunakan sebagai tempat melatih kemampuan berkendara yang benar dan aman bagi semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa”, ungkap Robien.

Dibangun di atas lahan seluas 1 hektar, Astra Motor SRC Jateng merupakan safety riding center kedua yang dimiliki oleh Astra Motor. Hal ini semakin menunjukkan komitmen Astra Motor sebagai pelopor keselamatan berkendara yang selalu memberikan edukasi keselamatan berkendara bagi masyarakat, khususnya konsumen sepeda motor Honda di Jawa Tengah.

Robien juga menambahkan bahwa pembangunan SRC Jateng ini sejalan dengan Sustainability Development Goals (SDGs) dan Astra Motor Sustainability Initiatives 2030. Mengusung konsep green building, setiap bahan material yang digunakan lebih ramah lingkungan.

Astra Motor selalu mengutamakan “People First, Safety by All for All” dengan menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) melalui Contractor Safety Management System pada pembangunan Astra Motor Safety Riding Center Jateng ini.

Sebagai wujud penerapan green company, Astra Motor juga bekerja sama dengan “Bank Sampah Semangat Sejahtera” Kota Semarang dalam pengolahan sampah atau pun limbah kontruksi yang berasal dari area perkantoran Astra Motor di Jawa Tengah.

Saat ini Astra Motor telah memiliki 12 bank sampah binaan yang tersebar di 12 wilayah Main Dealer Astra Motor dan terus berkomitmen menambah kerjasama dengan bank sampah lebih luas.

“Sesuai dengan komitmen kami yaitu “Mari bergerak bersama untuk hari ini dan masa depan Indonesia”, kami mengajak semua pihak bersama-sama berkontribusi positif bagi lingkungan”, tutup Robien.

wartawan
RED
Category

Galaxy A37 5G, Samsung Galaxy A Series Terbaru di Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Samsung menghadirkan Galaxy A series terbaru di Indonesia, Galaxy A37 5G sebagai solusi paling lengkap untuk anak muda, baik untuk menikmati konten maupun menciptakan konten versi mereka sendiri. Ponsel ini menggabungkan kamera canggih dengan kemampuan Nightography, performa stabil, AI unggulan, baterai tahan seharian, dan durabilitas tinggi dalam satu perangkat yang siap dipakai seharian penuh.

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.