Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Atasi Ketimpangan Pembangunan Antar Wilayah, Bappeda Litbang Provinsi Bali Gelar Seminal Nasional

Bali Tribune/ SEMINAR - Pemerintah Provinsi Bali melalui Bappeda Litbang Provinsi Bali merangkul beberapa aktor terkait dalam satu bahasan pada acara Seminar Nasional dengan tema “Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru”, bertempat di Prime Plaza Hotel, Sanur, Denpasar pada Rabu (22/5).
balitribune.co.id | Denpasar - Pembangunan di Bali secara umum telah berlangsung dengan mencapai sejumlah kemajuan yang memberi manfaat bagi peningkatan kesejahteraan mayarakat Bali yang meliputi peningkatan pendapatan perkapita, menurangi angka kemiskinan, mengurangi pengangguran dan berbagai aspek lainnya. Namun, selain  memberi manfaat bagi kehidupan masyarakat Bali, dinamika pembangunan Bali dalam berbagai bidang telah menimbulkan permasalahan, diantaranya menyangkut ketimpangan pembangunan antar wilayah (Kabupaten/Kota) dan antar sector.
 
Guna memecahkan masalah tersebut, maka Pemerintah Provinsi Bali melalui Bappeda Litbang Provinsi Bali merangkul  beberapa aktor terkait dalam satu bahasan pada acara Seminar Nasional dengan tema “Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru”, bertempat di Prime Plaza Hotel, Sanur, Denpasar pada Rabu (22/5).
 
Pada kesempatan tersebut Gubernur Bali Wayan Koster yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Bali Ida Bagus Kade Subhiksu,  dalam sambutannya menyambut baik dilaksanakan seminar dengan tema kemandirian ekonomi Bali, mengingat dari sektor kontribusi pembentuk ekonomi Bali, industri pariwisata dalam arti luas masih menjadi penggerak utama (leading sektor) pertumbuhan ekonomi Bali serta mendorong terjadinya perubahan struktur ekonomi dari primer ke tersier.
 
Kedepan, Gubernur Koster mnyampaikan bahwa kebijakan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Bali akan dilakukan dengan pendekatan pembangunan satu pola, satu tata kelola dan satu komando secara komprehensif dan terintegrasi. Hal tersebut, telah tertuang dalam visi Pemerintah Provinsi Bali  dalam “Nangun Sat Kethi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, Menuju Bali Era Baru yang artinya “menjaga kesucian dan keharmonisan alam bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan krama dan gumi Bali yang sejahtera dan bahagia, sekala niskala”, sesuai  dengan prinsip Trisakti Bung Karno, Berdaulat secara politik berdikari secara ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.
 
Untuk itu, program pengembangan perekonomian Bali, menurut Gubernur Koster akan diarahkan pada pengembangan pusat-pusat perekonomian baru disamping memperkuat lembaga perekonomian yang sudah ada. Dengan konsep one island one management, diharapkan dapat membentuk suatu cluster disetiap Kabupaten dengan keunggulan yang ada di maisng-masing wilayah. Ada yang dikembangkan potensi agrowisata, wisata tirta, wisata olahraga (sport tourism), wisata religi, dan wisata kesehatan. Dengan mengembangkan cluster sesuai potensi Kabupaten/Kota akan memberikan pemerataan penghasilan dan tidak terjadi tumpang tindih dalam pengembangan potensi daerah. Untuk itu, Gubernur Koster berharap Seminar Nasional tersebut akan dapat memberikan masukan positif pada Pemerintah Provinsi Bali dalam merumuskan kebijakan.
 
Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali Ika Putra menyampaikan bahwa seminar nasional yang diselenggarakan dalam sehari tersebut, bertujuan untuk mendorong partisipasi akademisi khususnya Perguruan Tinggi, Stake Holder  Ekonomi, dan Pemuka Adat untuk mewujudkan kemandirian ekonomi Bali serta memberikan masukan pada Pemerintah dalam mendorong pembangunan Bali yang lebih baik. Untuk itu, Ia berharap para nasumber nantinya dapat berbagi konsep dan pengalaman dalam mengembangkan dan menggali potensi daerah untuk mewujudkan kemandirian ekonomi sesuai visi Pemerintah Provinsi Bali.
 
Untuk diketahui seminar tersebut dihadiri oleh lima narasumber, diantaranya Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional RI Dr. Arif Budiman, Kelompok Ahli Pemerintah Provinsi Bali Dr. I Gede Made Sadguna, SE,MBA,DBA dan Dr. Himawan Hariyoga Djokokusumo, Pengusaha Wayan Supadno dan Pengusaha UKM Nyoman Gede Suma Artha. Hadir juga dalam kesmepatan tersebut Wakil Bupati Karangasem, MUDP dan undangan lainnya.uni
wartawan
Release
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.