Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Babi Guling Slingsing Bu Suci Banjir Pujian

Bali Tribune/ Bu Suci pemilik warung Babi Guling Slingsing



balitribune.co.id | Denpasar - Babi Guling Slingsing Bu Suci adalah salah satu warung makan babi guling paling diminati di Bali. Mutu rasa makanan yang disajikan pun enak dan itu sebab Babi Guling Bu Suci menjadi favorit warga lokal, turis asing hingga selebriti.

Babi guling merupakan salah satu santapan Nusantara paling digemari dan dicari bagi masyarakat Bali. Nama babi guling tak hanya termahsyur di kalangan masyarakat lokal, tetapi bahkan juga turis mancanegara dan selebriti. Lewat berbagai platform media sosial, santapan ini semakin memperkuat eksistensinya di tengah hiruk pikuk Bali.

Salah satu rumah makan babi guling fenomal adalah warung makan Babi Guling Slingsing. Warung makan ini jadi salah satu tempat berburu babi guling yang paling terkenal seantero Bali.
Babi Guling Slingsing Bu Suci yang berlokasi di Jalan Raya Munggu-Kapal, Cepaka, Kecamatan Kediri, Kabupaten Badung, punya sejarah yang panjang.

Bu Suci (52), kepada Bali Tribune menceritakan bahwa rumah makan ini telah warawiri berdiri selama lebih dari 20 tahun mewarnai dunia kuliner Bali. Sepak terjangnya pun panjang, Bu Suci menerangkan bahwa pada awalnya ia sering menjajakan hasil masakannya kepada penduduk desa sekitar Banjar Selingsing Tabanan, ternyata olahannya begitu digemari mereka yang pernah mencobanya. Karena tingginya permintaan tersebut, ia kemudian membuka warung makan yang dulunya berlokasi 'tersembunyi' di rumahnya.

"Dulu saya awalnya jualan ke warga sekitar Banjar Slingsing karena buka pertama kali di sana. Kemudian banyak yang suka, langganan supir taksi juga dulu sering datang ke sini membeli babi guling. Perlahan-lahan banyak yang tahu dan akhirnya pindah ke lokasi ini," ungkapnya tentang awal mula merintis usahanya.

Lewat promosi mulut ke mulut tersebut, ia kemudian ramai dikenal tidak hanya oleh warga sekitar, tetapi juga turis mancanegara.

Seorang youtuber kondang asal Amerika Serikat bernama Mike Chen atau luas dikenal sebagai Stricly Dumpling sempat menyambangi warung Babi Guling Slingsing. Dari sini, hidangan khas Bali ini kemudian banjir pujian olehnya.

Dikutip dari video yang diunggah diakun youtubenya, ia mengatakan bahwa babi guling merupakan hidangan yang sangat luar biasa.

"Kulit adalah bagian favorit dari hidangan babi guling, rasanya seperti mengunyah kripik kulit babi yang begitu luar biasa," ujarnya.

Selain Mike Chen, youtuber populer domestik yakni Nex Carlos juga sempat datang mencoba hidangan babi guling ini. Lewat video yang dikutip, Nex Carlos mengaku bahwa hidangan Babi Guling Slingsing 'Tidak ada Obat'.

"Ini makanan yang sangat enak, kuahnya juga juara. Tidak ada obat," ujar Nex Carlos.
Dalam sehari, Bu Suci bisa menghabiskan 2 sampai tiga ekor babi akibat animo masyarakat yang sangat besar atas usahanya.

Ditanya tentang trik jitu dalam mempertahankan usahanya, Bu Suci mengatakan bahwa tidak ada hal spesial yang dia lakukan.

"Intinya hanya satu, tetap berjualan dan mempertahankan kualitas makanan yang kita hidangkan kepada konsumen," ungkapnya ramah.

Meski ia memperkerjakan 15 orang karyawan, Bu Suci tetap ikut aktif berjualan dan menyapa para pelanggannya. Ciri khas yang membedakan warung Babi Guling Slingsing adalah sambal kelapa goreng beserta nasi yang dicampur dengan bumbu babi gulisng.

Babi guling yang dijualnya mulai dibandrol dengan harga Rp30.000/porsi tergantung permintaan pembeli. Warung ini buka dari jam 1 siang hingga 8 malam.

wartawan
M2
Category

Astra Motor Bali Konsisten Jaga Tradisi, Dukung Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian seni dan budaya Pulau Dewata dengan mendukung gelaran Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival (SHOOF) 2026. Tradisi unik yang dilaksanakan tepat pada hari Ngembak Geni, sehari setelah Hari Suci Nyepi ini, berlangsung meriah di depan Banjar Kaja, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.