Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Back to The Agriculture in Ubud: as A Strategy for Local People after The Influence of Coronavirus

Bali Tribune / Dr. Naori Miyazawa

balitribune.co.id | Local people started agricultural activities here in Ubud, Bali after the impact of Coronavirus. The tourism services had employed about 70% of the population in Bali until the outbreak of Coronavirus. After the impact of Coronavirus, however, tourism activities have been stagnant. Therefore, many people have suffered from unemployment and lower income, due to no tourism related job available. 

In reaction to the financial difficulty, local people in Ubud have started agricultural activities, or reactivating their agricultural activities. In order to safeguard food security, local people started to utilize the land which have not been used for a while. The community in Ubud often have traditional family land, called “Laba”, which have been possessed from generation to generation. Those family land have been started to cultivate, in order to plant some vegetables and fruits such as potato, cassava, peanuts, tomato, banana and pineapple, etc.

Not only in such land, but also local people utilize their house backyard and garden to grow some vegetables, such as cassava and banana. Hydroponics at the courtyard were also started to apply for growing kankun, chili pepper and tomato, etc. These agricultural products based on hydroponics could be harvested in shorter time, and possible to be grown in smaller spaces.

Especially under the situation when local people have no or less job available after the corona outbreak, it is a realistic strategy to safeguard food security. Those agricultural products could be helpful to meet their daily needs of food.

wartawan
DR. Naori Miyazawa
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click

Mulai 23 Februari Pelabuhan Gilimanuk Terapkan E-Money

balitribune.co.id | Negara - Para pengendara yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa maupun yang masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk tidak bisa lagi membayar retribusi (tiket) secara manual. Untuk membayar retribusi di Terminal Manuver maupun Terminal Gilimanuk kini menggunakan uang elektronil E-Money.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.