Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) provinsi Bali, menggelar Sosialisasi BKB dan 1000 Hari Pertama Kehidupan dan Sosialisasi Media Promosi Bina Keluarga Balita (BKB) dan Anak tahun 2018. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasi

BKKBN provinsi Bali gelar sosialisasi BKB dan 100 Hari Pertama Kehidupan dan Sosialisasi Media Promosi Bina Keluarga Balita dan Anak Tahun 2018.

 BALI TRIBUNE -   Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) provinsi Bali, menggelar Sosialisasi BKB dan 1000 Hari Pertama Kehidupan dan Sosialisasi Media Promosi Bina Keluarga Balita (BKB) dan Anak tahun 2018. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan tentang BKB dan 1000 hari pertama kehidupan serta media promosi BKB dan anak sebagai upaya mewujudkan ketahanan keluarga.  Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Catur Sentana mengatakan, tujuan khusus dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta tentang program  BKB dan 1000 hari pertama kehidupan serta media promosi BKB dan anak. "Selain itu, sosialisasi ini juga untuk memberikan informasi dan pemahaman tentang pengasuhan 1000 hari pertama kehidupan yang berkaitan dengan penurunan angka stunting melalui media-media promosi BKB," ungkapnya. Perode 1000 hari pertama kehidupan, yaitu 270 hari selama kehamilannya dan 730 hari pada kehidupan pertama bayi yang dilahirkannya, merupakan periode sensitif karena akibat yang ditimbulkan terhadap bayi pada masa ini akan bersifat parmanen dan tidak dapat dikoreksi. Dampak tersebut tidak hanya pada pertumbuhan fisik, tetapi juga pada perkembangan mental dan kecerdasannya, yang pada usia dewasa terlihat dari ukuran fisik yang tidak optimal serta kualitas kerja yang tidak kompetitif yang berakibat pada rendahnya produktifitas ekonomi. Anak sebagai tunas-tunas bangsa diharapkan menjadi anak-anak Indonesia yang cerdas dan berbudi pekerti, luhur, penerus cita-cita perjuangan bangsa. Untuk itulah kelangsungan hidup, pertumbuhan dan perkembangan anak pada awal kehidupan menentukan kualitas kesehatan fisik dan mental, kemampuan belajar dan perilaku seorang manusia di sepanjang hayatnya. “Untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal, setiap anak membutuhkan: Gizi yang cukup dan seimbang, perawatan dan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkesinambungan serta perlindungan terhadap bahaya-bahaya fisik dan penyakit," ujar Sentana. 

wartawan
Bernard MB
Category

Gedung SDN 3 Sembung Gede Roboh, Pemkab Tabanan Gerak Cepat Upayakan Perbaikan Total

balitribune.co.id | Tabanan  - Pemerintah Kabupaten Tabanan bergerak cepat dalam menindaklanjuti robohnya bangunan di SD Negeri 3 Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan yang terjadi pada Kamis (30/4/2026) sekitar Pukul 07.45 WITA. Upaya perbaikan dan penanganan menjadi fokus utama guna memastikan keselamatan serta keberlangsungan proses belajar mengajar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terpukau Goyangan Artis saat Konser Festival Semarapura, Warga Tak Sadar Tas Gendong Dirobek Begal

balitribune.co.id I Semarapura - Nasib kurang beruntung dialami Ketut Gde Bagus Putra Pande Dwiyasa (19) asal Dusun Pangi Kawan, Desa Pikat  Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung saat menyaksikan konser Festival Semarapura, Jumat (1/5/2026) malam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Piodalan di Pura Samuantiga, Krama Istri Bergilir Kelola Sampah

balitribune.co.id I Gianyar - Tidak hanya dalam urusan kelengkapan upacara,  krama istri pengempon pura Samuantiga, Bedulu, Blahbatuh, juga berperan aktif dalam pengolaan sampah. Terlebih, peningkatan volume sampah upacara  dalam pelaksanaan  Piodalan di Pura Kahyangan ini sangat signifikan.  Inovasi  panitia melibatkan  krama istri dan juga siswa pun menjadikan kawasan Pura tetap bersih.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Kemenuh Keluhkan Pembakaran Sampah di Lahan Perusahaan

balitribune.co.id I Gianyar - Awalnya hanya dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan material bangunan. Namun, dalam beberapa hari terakhir, malah ada aktivitas pembakaran sampah anorganik. Warga Banjar Tegenungan, Kemenuh, Sukawati, pun terusik hingga akhirnya Kelian Banjar, Pecalang didampingi Banbinkantibmas datang ke lokasi dan menghentikan pembakaran itu, Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.