Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bade 21 Meter Pikat Wisatawan

bade
BADE - Wisatawan tertarik melihat bade setinggi 21 meter yang tengah dipersiapkan untuk pelebonan mendiang cucu Raja Ubud.

Gianyar, Bali Tribune

Kota Wista Ubud, yang selalu diwarnai kemacetan, mulai Jumat (6/5), mulai mempersiapkan diri jelang digelarnya prosesi Pelebon Agung mendiang cucu Ubud, Cokorda Putra Widura (32), yang juga akan menjadi daya tarik pariwisata. Mengantisipasi kemacetan, arus lalu lintas pun mulai dialihkan.

Pantauan Bali Tribune, kemacetan lalu lintas di kawasan wisata Ubud, tidak dapat dihindarkankan lagi. Mulai hari Jumat (6/5), kendaraan yang terus berdatangan ini berupa menuju simpang Catuspata, Ubud, yang kini menjadi kawasan tontonan wisata spektakuler tahun ini.

Dipastikan, prosesi kremasi ini akan menjadi spektakuler karena selain bade tumpang 9 setinggi 21 meter dengan bobot 8 ton dengan kremasi kerajaan ini juga dilengkapi dengan patung lembu dengan tinggi 6 meter dan bobot 1 ton.

Lembu raksasa yang dipajang di jaba sisi Catuspata Ubud, menjadi pemandangan paling mencolok. Wisatawan pun tak mau melewatkan momen ini dan mengabadikannya. Prosesi kremasi keluarga raja ubud ini akan digelar Minggu (8/5) esok.

Persiapan upacara pelebon ini, pun menjadi tontonan yang sangat menarik bagi wisatawan. “Sejak Pagi, wisatawan sudah mulai padat. Terlebih, musim libur panjang ini banyak wisatawan nusantara yang menumpuk,” terang Dewa Gede Antara.

Mereka pun tidak mau melewatkan momen ini begitu saja. “Hingga hari Minggu, jumlah kunjungan wisatawan pun dipastikan meningkat tajam. Terlebih agen perjalanan wisata, juga menjadikan kremasi keluarga raja ini sebagai maskot event spektakuler tahun ini,” terang Manger Ubud Touring Information, I Wayan Bajra.

Mengantisipasi kemacetan permanen, jajaran kepolisian setempat terpaksa mensterilkan kawasan puri Ubud. Sejumlah arus lalin yang dialihkan, dari arah Payangan – Gianyar dialihkan menuju Tebongkang, dengan menutup di pertigaan Kedewatan. Sedangkan arus lalu lintas Gianyar - Payangan dialihkan ke Tegalalang, dengan menutup jalan Ubud di pertigaan Peliatan.

Hanya panitia dan undangan, yang bisa melintas di jalur semula asal menunjukkan kartu tanda khusus. Sementara, untuk parkir kendaraan undangan dipusatkan di depan Pasar Ubud dan Lapangan Ubud serta Museum Puri Lukisan.

wartawan
redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click

Mulai 23 Februari Pelabuhan Gilimanuk Terapkan E-Money

balitribune.co.id | Negara - Para pengendara yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa maupun yang masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk tidak bisa lagi membayar retribusi (tiket) secara manual. Untuk membayar retribusi di Terminal Manuver maupun Terminal Gilimanuk kini menggunakan uang elektronil E-Money.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.