Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Badung Bakal Bangun Pabrik Oksigen, Giri Prasta: Semangat Nakes Tidak Boleh Kendor, Tahun 2022 Sudah Disiapkan Insentif

Bali Tribune/ Bupati Giri Prasta


balitribune.co.id | Mangupura  - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta berencana membangun pabrik oksigen untuk memenuhi kebutuhan oksigen di rumah sakit maupun Puskesmas-puskesmas yang ada di Kabupaten Badung.
 
Rencana ini muncul lantaran tingginya penggunaan oksigen sampai Samator sebagai penyuplai oksigen kewalahan memenuhi permintaan rumah sakit di Gumi Keris. Akibatnya, stok oksigen sering habis yang membuat rumah sakit kelimpungan saat menangani pasien Covid-19. Nah, untuk memenuhi kebutuhan inilah mucul rencana Bupati Giri Prasta membangun langsung pabrik oksigen di Gumi Keris.
 
Rencana pembangunan pabrik oksigen ini bahkan disampaikan langsung oleh Giri Prasta usai menghadiri rapat paripurna DPRD Badung, Selasa (10/8/2021).
 
“Jadi (membangun pabrik oksigen, red). Itu kita akan rumuskan. Dengan yang kecil pun tidak masalah dulu, yang penting kebutuhan akan oksigen (memenuhi kebutuhan oksigen, red) terpenuhi,” ujarnya.
 
Terkait kelangkaan oksigen ini pihaknya bahkan sudah mendapat pengarahan langsung dari pemerintah pusat agar pasien Covid-19 yang membutuhkan oksigen bisa tertangani dengan baik.
“Bahkan kemarin kita sudah difasilitasi oleh pusat karena beberapa mesin-mesin kecil yang dicolok ke listrik itu bisa juga dipergunakan untuk oksigen. Saya kira kita harus melakukan kajian dengan skala prioritas. sekarang ini bagaimana mencukup kebutuhan oksigen dulu,” kata Giri Prasta.
 
Untuk pembangunan pabrik oksigen dimaksud, pihaknya akan membuat kajian terlebih dahulu.
 
“Ketika bicara kekuatan oksigen yang besar di Badung ini tentu harus melalui kajian yang matang, jangan sampai ada alokasi ke situ (alokasi anggaran, red) nanti yang lain jadi masalah,” terangnya.
Pembangunan pabrik ini, sambung dia, akan memanfaatkan dana tak terduga yang dimiliki Pemkab Badung. 
 
“Dana tak terduga kami maksimalkan di situ. Tujuan kami adalah memberikan pelayanan baik secara fisik maupun secara finansial kepada masyarakat Badung,” tegas bupati yang juga Ketua DPC PDIP Badung ini.
 
Selain mencari solusi dalam memenuhi kebutuhan oksigen, pihaknya juga sudah menyiapkan alokasi anggaran untuk insentif para tenaga kesehatan (Nakes) di APBD tahun 2020.
 
Insentif ini dimaksudkan untuk menjaga semangat Nakes yang sudah setahun lebih berjibaku menjadi garda terdepan dalam penanggulangan wabah Pandemi Covid-19. Pemberian insentif bagi Nakes ini juga sesuai regulasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri dalam menghadapi pademi Covid-19.
 
“Di 2022 kami juga anggarkan untuk Nakes, untuk isentifnya lho. Jangan sampai tenaga Nakes kami kendor semangatnya karena insentif yang tidak dapat. Karena sesuai regulasi sesuai peraturan pemerintah yang dikeluarkan Mendagri saya kira harus dijaga dengan baik. Sehingga semangat juang pahlawan-pahlawan kita dalam penanganan Covid-19 ini tidak kendor,” pungkasnya. 
wartawan
ANA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Pimpin Rapat Evaluasi ASPER PSBS

balitribune.co.id |  Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin rapat pembahasan laporan kinerja sektoral serta evaluasi Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (ASPER PSBS), bertempat Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Kamis (16/4/2026). Rapat ini diikuti oleh Kepala OPD dilingkungan Pemkab. Badung beserta Camat se-Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Digelar di Bali United Training Center Gianyar, POLIPONI Bali Menghadirkan Konser Secara Baik dan Benar

balitribune.co.id | Gianyar - Mengusung tagline “Si Paling Konser”, POLIPONI Bali hadir sebagai pagelaran musik yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman konser yang tidak hanya kuat dari sisi line-up, tetapi juga matang dalam kualitas produksi, tertata dalam pengelolaan, dan nyaman dinikmati audiens dari awal hingga akhir acara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Orangtua Wajib Memahami Kualitas Susu Formula Tidak Cukup Dinilai dari Kemasan

balitribune.co.id | Jakarta - Ditengah tingginya masalah kesehatan gigi anak di Indonesia, orangtua tidak lagi bisa memilih susu formula hanya berdasarkan klaim manfaat di bagian depan kemasan. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan 93% anak Indonesia mengalami karies gigi. Pola makan yang tidak sehat merupakan salah satu faktor yang dapat berkontribusi terhadap karies gigi, diabetes, serta risiko kesehatan jangka panjang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.