Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bakar Rumpun Bambun, Piyasan Ludes Terbakar

Bali Tribune/ PEMADAMAN - Petugas Damkar berupaya memadamkan api yang membakar Bangunan Piyasan.
Balitribune.co.id | Gianyar - Ketut Purna Wijaya (55), hanya terlihat pasrah melihat musibah yang terjadi akibat kelalaiannya. Bermaksud mematikan rumpun bambu di pinggir sungai justru petaka diterimanya, Selasa (12/5/2020) sore. Percikan api pembakaran, tiba-tiba beterbangan dan menghinggapi atap bangunan/palinggih piyasan. Dalam hitungan detik, api pun membesar hingga membuat panik warga tetangganya.
 
Sekitar pukul 14.30 Wita, kepulan asap dari pekarangan Ketut Purna Wijaya, kejutkan warga di Banjar Tebesaya, Peliatan Ubud. Warga tetangganya panik, karena posisi bangunan Piyasan yang terbakar tersebut berdekatan dengan rumah lantai dua  tetangganya serta terdapat palinggih lainnya yang posisinya berdekatan. 
 
Tiga Unit mobil pemadam kebakaran posko Ubud, meluncur ke lokasi. Hingga di lokasi, petugas langsung mengambil protap pengamanan bangunan di sekitar lanjut memborbardir kobaran api di bagian atap palinggih tersebut. "Dari posisi bangunan yang berhimpitan dengan banyak pelinggih dan dekat bangunan tetangganha,  kami harus bergerak cepat. Syukurnya, dengan cepat kami antisipasi, sehingga tidak terjadi rembetan api," ungkap Danton Damkar Pos Ubud Nyoman Sudiarsa.
 
Pandangan mata Ketut Purna terlihat kosong, ia enggan menceritakan kronologis musibah ini. Namun anaknya, Made Darmana (24) mengetahui kejadian setelah dibangunkan ibunya, Ni Ketut Saki (52). "Saya dibangunkan ibu, dan saat keluar kamar saya dapati asap tebal di pekarangan. Dan Api besar sudah menyelimuti bangunan Piyasan di Merajan," terangnya.
 
Darmana mengakui, dalam beberapa hari terakhir, bapaknya, Ketut Purna memang sibuk menebang rumpun bambu di pinggir kali karena mulai merusak pondasi senderan. Namun dirinya tidak habis pikir, karena bapaknya melakukan pembakaran di siang hari. "Biasanya bapak membakar potongan bangku itu di sore hari. Namun kali ini justru dilakukan di siang hari saat matahari terik dan angin berhembus kencang," sesalnya.
 
Atas musibah ini pihaknya sangat terpukul karenanbangunan piyasan itu baru dibangun setahun lalu. Diperkirakan, kerugian material yang dialaminya mencapai 150 juta lebih. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Tahap Awal WFH, Pemkab Tabanan Pastikan Layanan Publik Tetap Jalan

balitribune.co.id I Tabanan -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan seluruh unit pelayanan publik tetap beroperasi secara normal dan menjadi prioritas utama meskipun kebijakan Work From Home (WFH) mulai diberlakukan bagi sebagian pegawai.

Prioritas ini bertujuan agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan dasar tanpa hambatan di tengah masa penyesuaian sistem kerja baru yang ditetapkan oleh pemerintah pusat ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

153 Orang di Lapas Tabanan Jalani Tes Urine

balitribune.co.id I Tabanan - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menggelar razia dan tes urine terhadap 153 petugas dan warga binaannya pada Senin (6/4/2026). Kegiatan itu dilakukan untuk memperkuat deteksi dini jelang peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62. Lewat kegiatan itu, Lapas Tabanan hendak memastikan lingkungannya bersih dari peredaran gelap narkoba.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Karya Ida Betara Turun Kabeh, Ribuan Umat Hindu Sembahyang di Pura Agung Besakih

balitribune.co.id I Amlapura - Umat hindu memadati Pura Agung Besakih untuk menghaturkaan Bakti Penganyar dan persembahyangan bersama dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh. Upacara Bakti Penganyar ini berlangsung khusuk dipuput oleh sejumlah Sulinggih, dan pada Selasa (7/4/2026) merupakan jadwal bakti penganyar Kabupaten Badung.  

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjerat Judi, Oknum Karyawan Yayasan di Bali Gasak Uang Tunai dan Aset Operasional

balitribune.co.id | Denpasar - Aksi seorang staf Yayasan Solefamily Bali berinisial TAM alias Titho (31) terbilang tega. Sebab, pria dengan alamat asal Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Flores, NTT ini mencuri uang Yayasan Solefamily Bali yang diperuntukan orang - orang sakit. Diduga kuat, uang hasil curian itu untuk berjudi karena pria kelahiran 30 Oktober 1995 itu mempunyai riwayat berutang dan berjudi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.