Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bali Jendela Dunia Industri Kreatif Bidang Desainer

perak
Dari acara disainer tentang batik di Seminyak, Kuta.

BALI TRIBUNE - Saat ini, perkembangan industri kreatif menjadi salah satu andalan untuk mendongkrak ekonomi masyarakat. Hal itulah yang mendasari Bali sebagai daerah pariwisata melihat potensi di bidang ini sangat menjanjikan peluang yang potensial.  "Bali adalah jendela dunia dalam mengembangkan industri kreatif khususnya di bidang desainer," ujar Ali Kharisma, selaku Ketua Panitia “Bali Fashion Trend 2018” (BFT) di TS Suites Seminyak, Kabupaten Badung, akhir pekan lalu.  Kehadiran para desainer muda berbakat dari sejumlah kota besar di Indonesia diharapkan mampu menampilkan produk yang sebelumnya sederhana dan biasa-biasa saja menjadi lebih modern dan memiliki daya saing. Dengan demikian produk tersebut nantinya bisa memasuki pasar yang lebih luas dan mampu mengangkat kehidupan para perajinnya.  Ajang even tahunan BFT ini berlangsung selam 3 hari (11-13 Mei 2018) yang diikuti sekitar 70 desainer terkemuka dari dalam negeri maupun luar negeri. Dari Bali sendiri sebagaimana disampaikan Deputi Direktur Bank Indonesia (BI) KPW Prov. Bali Azka Subhan menghadirkan enam desainer (kain endek/songket) serta seorang asesoris perak.  Diharapkan dari para desainer ini akan melahirkan perpaduan antara kain dan asesori (perak). Bali sangat kaya akan potensi budayanya, namun dalam menghadapi pasar global ini diakui pelaku UMKM masih menghadapi kendala, baik pada bahan baku yang sebagian masih impor serta desain dan produksi.  Dalam ajang BFT bertajuk “Look to East” ini juga dilangsungkan peragaan aneka busana karya para desainer. Kesuksesan ajang tahunan ini juga disupport penuh oleh Viva Cosmetic yang menghadirkan 8 make up artis profesional untuk mempercantik wajah sekitar 50 peraga busana/model baik pria maupun wanita.  “Dengan kandungan “food gread” dalam kemasan Viva Cosmetics dijamin aman dan sehat bagi kulit dan tubuh si pemakainya. Motto kami, “Memasyarakatkan kecantikan dan mencantikan masyarakat Indonesia”. Jadi, produk kami tidak kalah dengan produk luar negeri,” ujar Yusuf Wiharto, sang owner Viva Cosmetics.  Mewarisi bisnis keluarga, Yusuf memiliki beragam strategi inovatif agar brand ini tetap bertahan, bahkan tumbuh makin subur dan menjamur ke semua kalangan. “Kami menerapkan sistem tiga “mu”, yaitu memiliki mutu atau kualitas yang baik, mudah didapat dimana saja, serta harganya pun murah, sehingga bisa terjangkau oleh semua lapisan masyarakat Indonesia,” jelas Yusuf , yang mengaku banggu di usia yang ke-56 tahun keberadaan produk ini di Indonesia masih bisa men-support kreativitas para desainer dan make-up artis untuk turut menyukseskan even tahunan ini. 

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Kolaborasi Imigrasi dan Pemprov Bali, Satgas Dharma Dewata Siap Tertibkan WNA Nakal

balitribune.co.id | Denpasar - Direktorat Jenderal Imigrasi resmi mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Patroli Imigrasi “Dharma Dewata” di Bali, Rabu (15/4/2026), sebagai langkah strategis memperkuat pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) di destinasi wisata unggulan Indonesia tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Sinergi Polda Bali dan Pansus TRAP DPRD Bali Kawal Tata Ruang dan Perizinan

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen menjaga Bali dari tekanan pembangunan yang kian kompleks kembali ditegaskan melalui audiensi antara Polda Bali dan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali,  Selasa (14/4/2026) di Mapolda Bali, Denpasar. Pertemuan tersebut diterima langsung Kapolda Bali, Daniel Adityajaya, bersama jajaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.