Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bali Pangkas Target Pendapatan Daerah

Bali Tribune/ PENJELASAN - Gubernur Bali Wayan Koster saat menyampaikan penjelasan terhadap tiga buah Ranperda.
Balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali memangkas target pendapatan daerah tahun anggaran 2020 hingga ratusan miliar rupiah. Pengurangan target pendapatan daerah ini merupakan dampak keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19 yang masih berlanjut. 
 
Pengurangan target pendapatan daerah ini sebagaimana disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster, dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali, di Gedung Dewan, Rabu (5/8). Rapat Paripurna ini mengagendakan penyampaian Penjelasan Gubernur Terhadap Tiga Buah Ranperda. 
 
Satu di antaranya adalah Ranperda Tentang Perubahan Atas Perda Nomor 11 Tahun 2019 Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Semesta Berencana Tahun Anggaran 2020. Dalam Perda ini, target pendapatan daerah Bali dipatok sebesar Rp 6,605 triliun lebih. 
 
“Pendapatan daerah dalam APBD Induk 2020 sebesar Rp 6,605 triliun lebih, berkurang sebesar Rp 673 miliar lebih sehingga menjadi Rp 5,932 triliun lebih atau berkurang 10,19 persen,” jelas Koster. 
 
Setelah ada pemangkasan tersebut, lanjut mantan anggota Fraksi PDIP DPR RI ini, telah ada kesepakatan baru terkait tambahan pendapatan daerah sebesar Rp 60 miliar. Kesepakatan tersebut dihasilkan dalam rapat antara dirinya dan Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Pimpinan DPRD Bali sebelum rapat paripurna dimulai. 
 
"Dengan demikian, target pendapatan daerah hanya dikurangi sebesar Rp 613 miliar lebih," ujar Koster, yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali. 
 
Tambahan pendapatan ini, kata dia, akan digunakan untuk memenuhi belanja yang menjadi aspirasi anggota dewan. “Termasuk hibah dan kebutuhan yang lain,” ucapnya. 
 
Sebagaimana target pendapatan daerah,  lanjut Koster, belanja daerah juga mengalami penurunan. Dalam APBD Perubahan ini, belanja daerah menurun sebesar Rp 516 miliar lebih dari target Rp 7,280 triliun lebih dalam APBD Induk. Dengan demikian, target belanja daerah menjadi Rp 6,764 triliun lebih atau berkurang sebesar 7,10 persen.
 
Namun dengan adanya tambahan pendapatan sebesar Rp 60 miliar, belanja daerah pun ikut bertambah. Penyesuaian target pendapatan dan belanja menyebabkan angka defisit meningkat sebesar Rp 216 miliar lebih, dari Rp 675 miliar lebih pada APBD Induk menjadi Rp 891 miliar lebih dalam APBD Perubahan.
 
"Untuk penerimaan pembiayaan daerah bertambah Rp 136 miliar lebih dari semula Rp 755 miliar lebih menjadi Rp 891 miliar lebih. Penambahan ini mengacu pada besaran Silpa yang tertuang dalam Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019,” papar Koster. 
wartawan
San Edison
Category

Tabanan Kembali Berprestasi, Raih Apresiasi Sebagai Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif

balitribune.co.id | Tabanan - Kabupaten Tabanan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih "Apresiasi Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif" dalam Malam Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Kompas TV bertema “Indonesia Bisa”. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, kepada Bupati Tabanan, Dr.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Tabanan Minta Evaluasi Kinerja Perumda SS Sebelum Tambah Modal

balitribune.co.id | Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Perumda Sanjayaning Singasana (SS) sebelum menyetujui tambahan modal. Evaluasi dirasa perlu untuk melihat secara transparan rekam kinerja dan arah bisnis perusahaan daerah tersebut sebelum menyerap anggaran daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Rekonstruksi, Polres Tabanan Rencanakan Pelimpahan Tahap Pertama Kasus Juwuk Legi

balitribune.co.id I Tabanan – Kepolisian Resor (Polres) Tabanan berencana segera melakukan pelimpahan tahap pertama kasus penganiayaan terduga maling ayam di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti.

Pelimpahan tahap pertama atau berkas pemeriksaan terhadap para tersangka dalam kasus ini yang jumlahnya lima orang itu akan dilakukan setelah penyidik melaksanakan rekonstruksi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Geger! Data Pegawai Simpeg Pemkab Badung Diduga Bocor di Dark Web

balitribune.co.id | ​Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung digegerkan oleh isu dugaan kebocoran belasan ribu data pegawai akibat peretasan. Data dari Sistem Informasi Manajerial Pegawai (Simpeg) tersebut bahkan dikabarkan telah diperjualbelikan oleh peretas di situs dark web.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.