Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

“Bali Sakura Matsuri” Pererat Hubungan Indonesia-Jepang

Bali Tribune/ JEPANG – Usai membuka acara “Bali Sakura Matsuri” di Kuta, Sabtu (2/2), Konjen Jepang Hirohisa Chiba (kedua dari kiri) foto bersama Yusuf Wiharta, Made Badra, dan Dewa Ayu Laksmi.

Bali Tribune, Mangupura  - Untuk kedua kalinya, event “Bali Sakura Matsuri” digelar di Bali sebagai ajang untuk mempererat hubungan persahabatan bilateral Indonesia-Jepang yang sudah terjalin sejak puluhan tahun silam. Sekaligus sebagai sarana pertukaran dan pamer seni, adat, juga budaya kedua negara. “Pada tahun 2019, merupakan peringatan ke-61 tahun hubungan diplomatik Jepang dengan Indonesia. Melalui momentum yang sangat bagus ini semoga dapat mempererat hubungan persahabatan antarkedua negara, serta meningkatkan kunjungan wisatawan, baik dari Jepang ke Bali, maupun sebaliknya dari Bali ke Jepang,” ujar Konsul Jenderal Jepang di Denpasar, Hirohisa Chiba di Park 23 Entertainment Center, Tuban, Kuta, Sabtu (2/2). Para wisatawan Jepang kata Chiba, suka berkunjung ke Bali karena alam panorama dan sejumlah daerah tujuan wisata di Bali sangat indah, juga terkait kebudayaan dan seni kuliner. “Termasuk penduduk Bali dikenal sangat ramah dan makanannya juga enak. Jadi banyak daya tarik Bali bagi wisatawan Bali, sehingga kita harus lebih sering memperkenalkan keindahan dan keunggulan Bali ke masyarakat Jepang, begitu pula sebaliknya,” tutur Chiba. Didampingi Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Provinsi Bali Dewa Ayu Laksami, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung Made Badra mengapresiasi terselenggaranya acara yang berlangsung dua hari ini. “Ini merupakan ide yang bagus untuk memberikan suasana baru di era milenial yang melibatkan para perancang muda melalui festival fashion dan seniman berbakat lainnya,” kata Bade Badra. Menurutnya, hal ini dapat berdampak positif pada tingkat kunjungan wisatawan Jepang ke Bali, khususnya di wilayah Kabupaten Badung. “Saat ini, masuk dalam posisi empat besar, setelah China, Australia, dan India. Jepang ini merupakan potensial market yang perlu digarap serius, di mana saat ini tercatat baru ada 200 ribu jumlah wisatawan Jepang yang berkunjung ke Bali, khususnya di wilayah Kabupaten Badung,” imbuhnya. Sehingga, saran Badra, kegiatan serupa ini agar lebih sering diadakan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan Jepang, termasuk melalui pertukaran budaya. Disamping itu harus diimbangi dengan gencarnya melakukan kegiatan promosi ke Jepang, seperti yang akan dilakukan pada Agustus mendatang, dengan melibatkan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung bersama puluhan pelaku industri pariwisata untuk mengikuti “table top” di Tokyo dan Kyoto. “Karena adanya kesamaan kultur, banyak wisatawan Jepang yang suka berkunjung ke Bali. Hal ini perlu pendekatan khusus, agar generasi milenial Jepang tertarik terhadap destinasi yang ada saat ini, disesuaikan dengan kondisi pasar, seperti kulinari, fashion dan musik dengan melibatkan semua stakeholder,” kata Made Badra. Direktur Distribusi Viva Cosmetics Area Indonesia Timur, Yusuf Wiharta menambahkan, selain mengapresiasi kegiatan tersebut, pihaknya mengaku siap mendukung sepenuhnya untuk mempercantik para model yang tampil pada ajang fashion show. Hal ini dimaksudkan untuk mempercantik diri dan merepresentasikan Indonesia yang ramah, santun, dan cerdas. ”Karena cara berdandan bisa menunjukkan karakter seseorang,” jelas Yusuf Wiharta. Kolaborasi antara API Magazine, Konsulat Jepang, dan Dinas Pariwisata ini menggelar “Bali Sakura Matsuri 2019” selama dua hari, Sabtu (2/2) dan Minggu (3/2), yang menampilkan Grand Prix Final Sakura Collection Asia Students Awards, Indonesia Cosplay, Grand Prixa (ICGP), lomba fashion show anak, pertunjukan berbagai tarian dan kesenian Jepang, pertunjukan music, culinary dan bazaar, live cooking, serta aksi panggung lainnya. Mata dan lidah para pengunjung juga dimanjakan oleh berbagai booth makanan khas Jepang dan booth pernak-pernik menarik lainnya.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.