Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bali United Tanpa Gelandang Andalan

Bali United
GOL - Lucas Patinho, ditunggu golnya ke gawang Madura United saat Bali United dijamu di Stadion Delta Sidoarjo, Senin malam.

Kuta, Bali Tribune

Menghadapi Madura United di Stadion Delta Sidoarjo dalam partai usiran, Bali United dipastikan tanpa diperkuat gelandang elegan I Gede Sukadana, Hendra Sandi Gunawan, dan Syakir Sulaiman, lantaran keduanya masih berkutat dengan cedera.

Namun manager coach Bali United Indra Sjafri mengaku tidak masalah karena pemain pengganti yang sudah disiapkan, tidak terlalu berbeda jauh kualitasnya. Bali United sendiri dengan 20 pemain, sudah tiba di Sidoarjo Jawa Timur, Sabtu (18/6) siang, dan Minggu kemarin sudah berlatih ringan.

Selain tiga gelandang utama tidak dibawa karena cedera, Serdadu Tridatu juga ke Sidoarjo minus dua penjaga gawang, yakni Ngurah AP dan I Putu Pager. Menariknya, dari 20 pemain tersebut ada tujuh nama yang berposisi sebagai pemain bertahan yang turut diboyong.

Coach Indra menilai, penunjukan tujuh pemain belakan tersebut, bukanlah tanpa alasan. Selain tiga gelandang yang cedera, para pemain belakang tersebut juga bisa berposisi sebagai pemain tengah. Seperti misalnya, Felicianus Junius Rato Bate dan I Komang Adi Parwa.

Mereka berdua diproyeksikan sebagai pelapis di lini tengah. “Mereka berdua bisa saya posisikan sebagai pemain tengah selain para pemain tengah yang tersisa,” ujar pelatih berdarah Minang ini.

Dari statistik, mungkin sebagian orang masih meragukan kemampuan mereka berdua. Keraguan tersebut mencuat karena kedua pemain ini belum pernah memperkuat Bali United dalam enam pertandingan di ISC A 2016. “Ya lihat saja apa yang saya terapkan nanti. Yang jelas semua pemain siap,” jelasnya.

Kepercayaan diri tersebut seakan berbanding terbalik dengan kekuatan lini tengah dari Madura United. Meskipun tidak bermain di kandangnya, Fabiano Beltrame cs dipastikan akan tampil all out. Dibandingkan dengan Bali United, Madura United masih memiliki sejumlah pengatur serangan yang sangat baik. Sebut saja Engelberd Sani, Asep Berlian, Ahmad Maulana Putra, dan mantan punggawa bali United Bayu Gatra Sanggiawan.

Sementara salah seorang punggawa Bali United, Nyoman Sukarja mengatakan dirinya siap jika oleh coach Indra diposisikan sebagai gelandang menggantikan Alsan Sanda. Ketika laga lawan Persela yang dimenangkan Bali United, kata Sukarja, dirinya berposisi sebagai gelandang serang.

“Saya siap dengan apapun instruksi yang diberikan oleh pelatih dan saya mulai beradaptasi dengan posisi saya,” ungkap mantan penyerang PS Badung ini.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.