Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bangga Bawa Bali United Angkat Trofi

Bali Tribune/ I Made Andika bangga dengan trofi juara Liga 1 yang diraih bersama Bali United
balitribune.co.id | Denpasar - Bali United memang sudah selesai melakukan selebrasi sebagai kampiun Liga 1 musim 2019. Tetapi ada yang masih terngiang di telinga salah seorang pemainnya,  I Made Andika Wijaya.
 
Sebagai pemain produk lokal Bali, Andika yang notabene adalah putra pelatih Bali United Made Pasek Wijaya itu, mengaku sangat bangga bisa membawa Bali United meraih gelar juara musim ini.
 
“Keberhasilan Bali United menjuarai kompetisi Liga 1 2019 tahun ini pastinya memberikan kebanggaan untuk seluruh masyarakat Bali, saya sebagai produk asli Bali sangat bangga dengan prestasi ini,” kata I Made Andhika Wijaya.
 
Andhika Wijaya yang baru saja melepas masa lajangnya pun menyampaikan rasa bahagianya setelah berhasil membawa Bali United menjadi yang terbaik musim ini. Ia mengaku pencapaian Bali United tahun ini bagai mimpi yang menjadi kenyataan untuk dirinya secara pribadi.
 
"Setelah dua tahun lalu kami hampir juara, akhirnya tahun ini kami benar-benar bisa jadi juara Liga 1. Sekarang mimpi saya sejak dulu bisa menjadi kenyataan," ujar suami dari Linanda Aninditha ini.
 
Andhika mengaku juga sangat bangga bisa menjadi bagian dari tim Serdadu Tridatu, terlebih dirinya memang merupakan putra asli Pulau Dewata. Ia juga menyebut dukungan luar biasa dari para fans tahun ini juga punya andil terhadap pencapaian Bali United.
 
 "Bangga rasanya bisa menjadi bagian dari tim yang sangat luar biasa ini. Bangga juga bisa membawa nama Bali yang sangat saya banggakan ini. Terima kasih Hyang Widhi, selalu bersyukur dengan apa yang sudah saya dan tim raih hingga saat ini," kata Andhika.
 
"Terima kasih untuk keluarga, seluruh anggota tim Bali United dan juga para supporter setia Bali United. Pencapaian yang sangat luar biasa di tahun 2019. Astungkara Bali united selalu Jaya di tahun-tahun selanjutnya," tutup Andhika.
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Pecatu Darurat Air dan Marak Pencurian Meteran, Made Sumerta Desak Progres Nyata PDAM Badung

balitribune.co.id | Mangupura -  Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta, memberikan atensi serius terhadap rentetan kasus pencurian meteran air (water meter) milik Perumda Tirta Mangutama (PDAM) Badung yang kian masif di wilayah Kuta Selatan. Selain masalah kriminalitas, politisi PDI Perjuangan ini juga menyoroti krisis distribusi air yang tak kunjung teratasi di Desa Pecatu.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Hadiri Prosesi Ngodak Pelawatan di Pura Dalem Bebalang Carangsari

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam rangkaian Karya Ngodak Pelawatan Ida Sesuhunan di Pura Dalem Bebalang, Desa Adat Carangsari, Kecamatan Petang, Rabu (25/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mahkamah Agung Ambil Sumpah Dewan Komisioner OJK Baru, Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

balitribune.co.id | Jakarta - Tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengucapkan sumpah jabatan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 30/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Anggota Dewan Komisioner OJK.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.