Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bangunan Bersejarah Pemedal Agung Klungkung Mulai Retak-retak

Bali Tribune / RETAK - Pemedal Agung diketahui kondisi retak retak.

balitribune.co.id | SemarapuraBangunan bersejarah di pusat Kota Semarapura, Pemedal Agung yang sudah digerus waktu kini sudah dalam kondisi retak-retak. Perbaikan atau langkah restorasi tidak kunjung bisa dilakukan, karena masalah status aset dari bangunan peninggalan Kerajaan Klungkung tersebut belum jelas.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung Ida Bagus Jumpung Gede Oka Wedhana menjelaskan, Pemedal Agung yang dibangun sekitar abad ke-17 sudah dalam kondisi retak-retak lada beberapa bagian. Bahkan kata dia, beberapa bulan lalu saat musim hujan deras disertai angin kencang, Wedhana mengaku sangat khawatir dengan kondisi bangunan tersebut. "Kondisi bangunan sudah tua. Bangunan sudah miring, ada retak-retak. Dalam cuaca seperti ini (hujan disertai angin kencang) jujur saya khawatir,” ujar Jumpung Wedhana, Senin (13/2/2023).

Pada Januari tahun 2021 lalu, beberapa bagian bangunan Pemedal Agung sempat berjatuhan. Saat itu pihak Dinas Kebudayaan langsung berkoordinasi dengsn BPCB (Balai Pelestarisn Cagar Budaya) untuk pengecekan.

Petugas BPCB selain mengecek juga melakukan penelitian. Hasilnya, karena usia bangunan sudah cukup tua, pada bagian-bagian tertentu dipandang perlu adanya restorasi. Hanya saja karena status aset Pemedal Agung belum tercatat, sementara ini restorasi belum bisa dilakukan oleh BPCB. "Selama ini status aset di Pemedal Agung ini memang belum tercatat. Sehingga restorasi tidak bisa dilakukan," ungkapnya.

wartawan
SUG
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.