Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Banjir Bandang Rendam 387 Rumah di Blora

Bali Tribune/Kondisi pemukiman warga yang dilanda banjir

Balitribune.co.id | Blora – Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Blora, Kamis (28/3) malam menimbulkan banjir bandang yang menggenangi ratusan rumah. Air setinggi 0,5 – 1 meter merendam 3 desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Cepu, Blora.

Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Blora, menjelaskan berdasarkan data laporan, total ada sebanyak 387 rumah warga yang kebanjiran. Diantaranya berada di Kelurahan Cepu, Kelurahan Balun, dan Desa Mulyorejo Kecamatan Cepu, Blora.

"Sore hari telah terjadi hujan lebat di wilayah Kecamatan Cepu dengan durasi lama, menyebabkan banjir luapan dari sungai yang melewati pemukiman mengakibatkan banjir luapan," papar Agung Tri, anggota reaksi cepat BPBD Blora sebagaimana dikutip detikcom.

Ia menjelaskan, rata-rata ketinggian air variatif, mulai dari setinggi 30 sentimeter, bahkan ada yang sampai 125 sentimeter. Yang paling parah terjadi di Dukuh Balun Swadaya Kelurahan Balun. Ketinggian air mencapai 125 sentimeter yang merendam sebanyak 40 rumah.

"Sedangkan jumlah wilayah yang paling banyak unit rumah terendam yakni Kelurahan Cepu di Kampung Ngareng ada sebanyak 70 rumah. Juga di Dukuh Balun Ledokan, Kelurahan Balun, ada 70 rumah dengan ketinggian air sekitar 30 sampai 70 sentimeter," jelasnya.

Hingga saat ini, kondisi ketinggian air cenderung mengalami penurunan. Pihak BPBD yang dibantu oleh jajaran Forkopimcam dan sejumlah relawan lainnya telah selesai melakukan assesment dan sempat mengevakuasi warga yang menjadi korban banjir.

"Tim TRC BPBD BLORA melaksanakan asesment dan pendataan serta mengevakuasi warga yang terdampak banjir luapan sungai," pungkasnya.

Salah seorang warga Cepu, Ali Mustofa, mengatakan hujan deras mulai turun sejak sore hari hingga menjelang petang. Mengakibatkan debit air sungai Bengawan Solo yang melintasi kecamatan Cepu menjadi meluap.

Disebutkannya, air mulai menggenangi jalan hingga pemukiman warga mulai pukul 16.30 WIB. Di beberapa titik, disebutnya aliran air cukup deras. Rata-rata ketinggian air mencapai lutut kaki bahkan paha orang dewasa.

wartawan
izarman
Category

DPRD Jembrana Tetapkan Dua Perda

balitribune.co.id | Negara - Setelah melalui proses pembahasana, DPRD Kabupaten Jembrana kini telah menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Kedua Perda anyar tersebut adalah Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026 dan Perda Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Pelindungan Masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Suara Tuhan di Rumah Rakyat

balitribune.co.id | Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali bergemuruh oleh lautan massa aksi pada tanggal 27 Agustus lalu. Di bawah terik matahari, gelombang demonstran yang datang dari berbagai daerah khususnya elemen warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mendatangi rumah wakil rakyat  membawa tuntutan tajam yang mencerminkan kejenuhan publik terhadap darurat rasuah di tanah air.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK: SMPN 9 Denpasar Raih Penghargaan Sekolah Implementasi KEJAR Terbaik Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Menorehkan prestasi terbaik, SMP Negeri 9 Denpasar meraih penghargaan sebagai Sekolah Implementasi Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Terbaik Nasional. Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, Parjiman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Kelelawar Bersarang di DPRD Gianyar, Sekretariat Undang Pawang

balitribune.co.id I Gianyar - Beragam upaya sudah dilakukan pihak sekretariat DPRD Gianyar untuk mengusir  ribuan kelelawar yang selama bertahun-tahun bersarang di Gedung DPRD.  Penyemprotan dan upacara kandas, kali   pawang kelelawar asal Banyuwangi,  Aan Sirojudi alias Abah Aan diundang khusus untuk mengusir kelelawar tanpa harus memusnahkannya.

Baca Selengkapnya icon click

Paceklik Air Bersih, Warga Gelumpang Sukawati Antre Air Tangki PAMTS Gianyar

balitribune.co.id I Gianyar - Musim kemarau diperparah dengan gangguan distribusi air bersih, melengkapi kesulitan warga di Banjar Gelumpang, Desa Sukawati, dalam beberapa hari terakhir. Pihak Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani (PAMTS) Gianyar  mengakui ada gangguan karena pipa induk terkena keruk proyek jalan dan draenase. Untuk sementara, mobil tanki disiapkan dan wargapun terpaksa antre.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.