Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Banjir Jadi Sorotan Negatif Wisata Ubud

Bali Tribune/Banjir yang terjadi di Jalan Dewi Sita, Ubud, Rabu petang menambah sorotan negatif pariwista Ubud selain kemacetan

Bali Tribune, Gianyar - Tidak hanya kemacetan lalu lintas, banjir  kini menambah sorotan negatif bagi Wisatawan di kawasan wisata Ubud. Sebagaimana hujan lebat yang mengguyur Ubud Rabu sore, mengakibatkan sejumlah titik di kawasan pariwisata Ubud mengalami banjir.  Mencolok terjadi di Jalan Dewi Sitha  yang genangan air mencapai lutut orang dewasa.

Dari keterangan yang dihimpun, Kamis (21/2), banjiar terjadi lantaran luapang air sungai yang meluber di kawasan Jalan Dewi Sitha, tak mampu membendung volume air hujan. Sebab sungai tersebut kondisinya relatif dangkal. Situasi semakin parah, lantaran fungsi drainase sangat minim. Sebab tersumbat sampah dan konstruksi bangunan. Ironisnya, hal tersebut terjadi di kawasan yang terdapat jejeran restauran hingga kios penjual souvenir.

Kondisi inipun menjadi pembahasan di forum media sosial internasional. Hampir semua warga asing yang tergabung dalam forum tersebut, menyayangkan kondisi Ubud yang rusak. Sungai dan drainase yang bertugas sebagai daerah resapan justru menjadi petaka. “Avoid Dewi Sitha street after the big rain, the river has flooded the the street due to banyak sampah,” ujar Alison Barry.

Kepala Dinas Pariwisata Gianyar, Anak Agung Bagus Ari Brahmanta membenarkan, saat ini Ubud tengah menjadi sorotan wisatawan terkait banjir dengan kondisi air yang keruh, berbau tak sedap dan banyak sampah. Kata dia, banjir tak hanya terjadi sekali dan tidak hanya di Jalan Dewi Sitha. Namun setiap musim hujan, banyak kawasan di Ubud yang menjadi langganan banjir.

Menurut pejabat asal Ubud ini, kondisi tersebut terjadi lantaran pembangunan yang tak terkontrol, yang tak sedikit pembangunan dilakukan di sempadan sungai. Seharusnya, kata dia, bencana banjir di Ubud merupakan hal yang sangat mustahil. Sebab seputaran Ubud terdapat lima sungai besar, seperti Sungai Petanu, Sungai Wos, Sungai Mumbul, Sungai Ayung dan Sungai Anak Petanu. Ditambah lagi sejum;ah sungai-sungai kecil yang mengalirkan air hujan ke sungai-sungai besar tersebut.

Namun lantaran saluran drainase dan sungai-sungai kecil di Ubud menjadi sempit akibat terkena dampak pembangunan dan pembuangan sampah, sehingga tak sanggup menampung semua air hujan. Akibatnya, air meluber ke jalan. “Ini salah satu dampak yang harus kita perhatikan, satu masalah lingkungan. Infrastruktur harus sesuai pembangunan dan lingkungan yang ada. Walaupun dibangun drainase di pinggir jalan, tapi kan ada sodetan-sodetan yang memotong drainase itu ke sungai. Sehingga drainase tak mampu menampung air yang semuanya diarahkan ke drainase,” ujarnya.

Tambahnya, permasalahan ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat dan pengusaha yang bergerak di sektor pariwisata Ubud.  Karena itu, diharapkan semua pihak bersama-sama menyikapi kondisi ini. Sebab jika saling menyalahkan tanpa berusaha melakukan pencegahan, dan perbaikan, Ubud akan ditinggalkan wisatawan.   Dan yang rugi bukan hanya pemerintah, tetapi masayarakat Ubud (ATA)

wartawan
Nyoman Astana
Category

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Nodya Karya Maligia Punggel di Griya Agung Banjar Aseman

balitribune.co.id I Mangupura - Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam meringankan beban masyarakat kembali ditunjukkan melalui dukungan nyata terhadap pelaksanaan Karya Maligia Punggel yang dirangkaikan dengan nyekah massal di Griya Agung Banjar Aseman, Desa Abiansemal, Rabu (15/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anggaran Lampu Penerangan Jalan, Badung Rogoh Rp 20 Miliar Per Tahun

balitribune.co.id I Mangupura - Beban biaya rekening listrik yang ditanggung Pemerintah Kabupaten Badung tiap tahunnya ternyata tak main-main. Khusus untuk Lampu Penerangan Jalan (LPJ) saja Pemerintah Gumi Keris harus merogoh kocek antara Rp19 hingga Rp20 miliar per tahunnya.

Baca Selengkapnya icon click

Gedong Simpen Tapakan Pura Dalem Buahan Nyaris Dibobol Maling

balitribune.co.id I Tabanan - Pintu Gedong Simpen Tapakan di Pura Dalem Buahan, Banjar Buahan Selatan, Desa Buahan, Tabanan, ditemukan dalam kondisi rusak dicongkel oleh orang tak dikenal pada Rabu (15/4/2026) dini hari. Meski tidak ada barang berharga yang hilang, aksi percobaan pencurian tersebut sempat dipergoki warga sebelum pelakunya melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.