Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Banjir Pengambengan Belum Surut, Rumah Ratusan KK Warga Masih Tergenang

Bali Tribune / BANJIR - Kendati telah dilakukan berbagai upaya seperti pembersihan saluran drainase dan penyedotan, namun hingga Minggu kemarin banjir yang menggenangi permukiman warga di Pengambengan masih belum surut.

balitribune.co.id | NegaraHujan yang melanda wilayah Jembrana sepekan belakangan ini menyebabkan banjir yang menggenangi permukiman warga. Bahkan banjir di pesisir Pengambengan sejak sepekan terakhir belum surut. Kini rumah ratusan warga masih tergenang.

Kawasan permukiman warga di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara yang sejak sepekan terakhir tergenang banjir terletak di Banjar Munduk dan Banjar Ketapang Muara.  Tingginya curah hujan juga menyebabkan kawasan permukiman warga ini kembali tergenang luapan air. Wilayah langganan banjir ini sejak sepekan terakhir sudah tergenang banjir. Kondisi ini diperparah hujan deras yang mengguyur wilayah Jembrana sejak Jumat (26/2) lalu hingga Sabtu (27/2), volume air di kawasan permukiman ini semakin meningkat.

Wilayah ini memang lokasinya cukup rendah dengan wilayah di sekitarnya. Sedangkan saluran drainase pembuangan ke pantai tidak berfungsi dengan baik. Bahkan hingga Minggu (28/2) air belum surut. Genangan air merendam ratusan rumah warga. Wilayah ini memang lokasinya cukup rendah dibandingkan wilayah di sekitarnya. Sedangkan saluran drainase pembuangan ke pantai tidak berfungsi dengan baik.

Kelian Banjar Munduk Bambang Suwahono mengatakan, dari 800 KK di banjarnya, kini ada sedikitnya 600 KK yang kembali terdampak banjir. Pihaknya bersama warga telah berupaya agar air bisa segera surut dan mengalir ke pantai, namun karena curah hujan yang tinggi, volume air yang menggenang terus mengalami peningkatan.  

"Sejak banjir terjadi kami tidak diam. Setiap saat menangani got-got yang mampet dan mencari solusi lainnya agar air segera menyusut. Tapi karena curah hujan tinggi ketika surut akan terjadi banjir lagi. Karena di sini dataran rendah," ungkapnya. Kondisi yang sama juga terjadi di Banjar Ketapang Muara yang wilayahnya berdekatan.

Perbekel Pengambengan, Kamaruzzaman  mengatakan, di Banjar Ketapang Muara juga kembali mengalami banjir. Sedikitnya ada 100 KK di Banjar Ketapang Muara yang kini terdampak banjir. Ia mengakui kedua wilayah di pesisir ini memang menjadi langganan banjir setiap hujan deras. Selain wilayahnya yang lebih rendah, saluran pembuangan air juga terlalu kecil seperti yang ada di Banjar Munduk. Kondisi ini diperparah oleh sampah yang menyumbat saluran drainase.

Akibatnya setiap hujan deras air menggenang dan meluber hingga ke pemukiman warga. Salah satu upaya yang dilakukan warga terdmpak untuk menangani banjir dengan melakukan penyedotan. Namun karena setiap hari turun hujan deras, upaya penyedotan juga belum membuahkan hasil. Genangan air masih tinggi bahkan hingga masuk ke rumah warga.

Untuk penanganan dan pencegahan jangka panjang, pihaknya tahun anggaran 2021 ini  sudah menganggarkan perbaikan infrastruktur saluran air dari permukiman warga menuju ke laut. Menurutnya akan diupayakan untuk membuat saluran air ke laut yang lebih besar agar tidak terjadi banjir lagi setiap musim hujan.  

Salah seorang korban banjir Amimah (80) mengaku sejak tahun baru rumahnya selalu kebanjiran. Apalagi sejak dua pekan belakangan ini air jarang surut. Sehingga rumahnya yang sederhana kemasukan air. Selain itu kondisinya yang sakit diabetes juga menyebabkan Nenek Amimah bertahan di dalam rumahnya.

"Kalau sebelumnya saya jual beli ikan, sekarang sudah tidak bisa. Selain sakit juga rumah kebanjiran," tandas lansia ini.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Kabel Sanur Resmi di Bawah Tanah

balitribune.co.id I Denpasar - Proyek fisik Sarana Jaringan Utilitas Terpadu Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT-IPT) di Jalan Danau Tamblingan, Sanur, resmi rampung 100 persen pada Senin (20/4/2026). Saat ini, Pemerintah Kota Denpasar tengah menunggu tuntasnya Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait tarif yang ditargetkan rampung awal Mei 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Populasi Anjing Capai 95 Ribu Ekor, Badung Siapkan 115 Ribu Dosis Vaksin Rabies

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan terus mempercepat program vaksinasi rabies pada hewan penular rabies (HPR), terutama anjing. Dari total 115 ribu dosis vaksin yang disiapkan, hingga kini baru sekitar 10 ribu dosis yang telah terealisasi di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi, Bunda Rai Wahyuni Sanjaya Dorong Generasi Tabanan Gemar Membaca

balitribune.co.id | Tabanan - Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai resmi mengemban tugas sebagai Bunda Literasi Kabupaten Tabanan periode 2026–2029. Pengukuhan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Festival Literasi di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Senin (20/4/2026), yang dipadati ratusan siswa dan guru.

Baca Selengkapnya icon click

Gumi Keris "Sesak", Penduduk 500 Ribu, Kendaraan Tembus 1 Juta

balitribune.co.id | Mangupura - Kepadatan lalu lintas di Kabupaten Badung kian sulit diurai. Salah satu penyebab utamanya adalah ketimpangan antara jumlah kendaraan bermotor dan jumlah penduduk. Data Dinas Perhubungan (Dishub) Badung mencatat, jumlah kendaraan bermotor di Gumi Keris telah melampaui 1 juta unit. Sementara itu, jumlah penduduk hanya berkisar 500 ribu jiwa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.