Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bantu Petani dan Nelayan di Desa Seraya Timur, GMT Bagikan 1.254 Paket Sembako

Bali Tribune /BANTUAN - Semeton GMT menyerahkan bantuan sembako kepada warga di Desa Seraya Timur

balitribune.co.id | Amlapura - Memasuki musim kemarau panjang, dan gagal panen yang dialami warga Desa Seraya Timur, Kecamatan Karangasem, membuat sebagian besar warga di daerah paling tandus di Kabupaten Karangasem ini mengalami kesulitan pangan, ditambah lagi cuaca buruk yang terjadi beberapa hari belakangan ini membuat sejumlah nelayan di Seraya Timur sementara tidak melaut. Selain itu dampak Covid-19 juga menambah berat kesulitan ekonomi yang dialami oleh warga desa setempat, lantaran tidak ada proyek sehingga warga tidak bisa beralih profesi menjadi buruh bangunan.

Merespon kesulitan yang dihadapi oleh warga di Desa Seraya Timur, Semeton GMT, Senin (20/7/2020) menyalurkan 1.254 paket Sembako untuk warga desa setempat, dimana penyaluran sembako ini dilaksanakan oleh mantan Wakil Bupati Karangasem, I Made Sukerana, bersama Koordinator Lapangan GMT yang juga Ketua Fraksi Nasdem DPRD Karangasem, I GustI Ngurah Gede Subagiartha dan anggota DPRD Karangasem dari Fraksi Nasdem yang juga tokoh masyarakat Desa Seraya, I Made Juita.

Untuk menghindari terjadinya kerumunan warga ditengah pandemi Covid-19, penyerahan bantuan sembako dilaksanakan secara simbolis oleh I Made Sukerana, Made Juita dan I Gusti Ngurah Subagiartha, yang diterima oleh perwakilan dari masing-masing banjar dinas di Seraya Timur.

“Untuk di Desa Seraya Timur, total bantuan sembako yang kita bagikan sebanyak 1.254 paket. Begitu selesai penyerahan secara simbolis, bantuan alngsung dibagikan kepada warga penerima sesuai data, oleh perwakilan dari masing-masing banjar dinas,” ucap Koordinator Lapangan GMT, I Gusti Ngurah Gede Subagiartha.

Dikatakannya, bantuan yang disalurkan ini untuk membantu warga desa setempat utamanya petani dan nelayan, dimana hampir sebagian besar tanaman jagung petani di desa tersebut mengalami gagal panen akibat serangan hama grayat atau ulat daun. Selain itu sementara ini sebagian nelayan juga tidak berani melaut akibat cuaca buruk. “Jadi kami berharap bantuan dari keluarga besar GMT yang kami salurkan ini bisa membantu meringankan bebean kesulitan ekonomi yang dialami warga ditengah kondisi sulit seperti sekarang ini,” ungkapnya.

Sementara dari data yang diperoleh, ada sebanyak 9 banjar dinas di Desa Seraya Timur yang disaluri bantuan sembako, masing-masing Banjar Dinas Batu Kori 145 paket, Banjar Dinas Tinjalas 53 paket, Banjar Dinas Tukad Buah 78 paket, Banjar Dinas Tukad Tiis 114 paket,  Banjar Dinas Kangin 109 paket, Banjar Dinas Bukit Catu 70 paket, Banjar Dinas Tukad Item 105 paket, Banjar Dinas Gili Selang 224 paket, dan Banjar Dinas Tanah Barak 320 paket. Sementara bantuan juga digelontorkan kepada Kelompok Ternak Kucit, di Banjar Benesan, Desa Seraya Tengah sebanyak 36 paket.

wartawan
Husaen SS.
Category

Antusiasme Warga Padati Gilimanuk hingga Hutan Cekik Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

balitribune.co.id | Negara - Masyarakat Kabupaten Jembrana tumpah ruah memadati kawasan Gilimanuk hingga Hutan Cekik pada Selasa (25/8/2026). Kedatangan ribuan warga dan pelajar ini guna menyambut kunjungan kerja perdana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diagendakan melakukan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan hutan Bali Barat.

Baca Selengkapnya icon click

Data 129 Ormas, Kesbangpol Badung Dorong Penataan dan Pemberdayaan

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung mencatat sebanyak 129 organisasi kemasyarakatan (ormas) telah terdata hingga Agustus 2026. Ormas tersebut bergerak di berbagai bidang, di antaranya lingkungan hidup, seni budaya, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.