Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Banyak Bangunan Berizin di Daerah Rawan Bencana, Bupati Ingatkan Tim Perizinan

RAWAN - Bangunan di sempadan sungai kian banyak di Gianyar seakan mengabaikan faktor keselamatan jika terjadi bencana.

BALI TRIBUNE - Di tengah bencana mengancam, Bupati Gianyar, I Made Mahayastra mengaku was-was dengan banyaknya permukiman hingga akomodasi pariwisata dibangun di daerah rawan bencana. Ironisnya, sebagian besar bangunan tersebut mengantongi IMB dan perizinan lainnya. Tim perizinan pun diingatkan agar tidak hanya duduk di atas meja. Kepada BALI TRIBUNE - , Selasa (8/1), orang nomor satu di Bumi Seni itu mengaku was-was dengan potensi bencana di tahun 2019. Terlebih pemerintah sudah pernah kecolongan dengan musibah rumah longsor yang menewaskan hampir satu keluarga, di Banjar Sasih Batubulan, akhir tahun lalu. "Jika jajaran kami turun ke lokasi, mungkin saja perumahan itu tidak akan mendapatkan izin. Apalagi nyawa taruhannya," imbuh Bupati Mahayastra. Berkacamata dari musibah itu, Bupati Mahayastra mengaku sudah mengingatkan kembali jajarannya khususnya tim perizinan, agar lebih cermat dan wajib melakukan peninjauan lapangan sebelum mengeluarkan izin. Karena jika hanya duduk di atas meja, potensi bencana atau hal-hal lainnya akan terabaikan. "Bencana alam memang sulit kita prediksi dan hindari. Namun, potensi dan dampaknya seyogyanya bisa diantiasipasi. Misalnya dengan memperketat perizinan di kawasan rawan bencana," terangnya. Terlebih jika pengabaian peninjauan lapangan untuk perizinan operasional akomodasi pariwisata, bisa berimbas pada pencitraan. Sebab, jika bencana menelan korban wisatawan asing dan terjadi akibat kelalaian proses perizinan, akibatnya akan lebih fatal. Bupati mengaku akan terus seriusi proses perizinan ini agar tidak menjadi permasalahan di kemudian hari. Disinggung adanya proyek akomodasi diduga masih banyak melakukan pelanggaran, Bupati Mahayastra sudah meminta instansi terkait meningkatkan pengawasan. Sedangkan mengenai hotel di pinggiran sungai, yang kini berlomba melebarkan usahanya dengan membangun tenpat baru di seberang sungai dan membangun jembatan, dirinya mengaku belum menerima laporan dari bawahan. Atas informasi itu, pihaknya akan segera memerintahkan  jajarannya meninjau lokasi untuk memastikan perizinan. Tentunya pula, petugas yang melakukan peninjauan menyertakan laporan yang bisa dipertanggungjawabkan. "Bila ada pelanggaran, seperti pelanggaran sempadan sungai harus ditindak. Karena berkaitan dengan keselamatan dan kenyamanan wisatawan khususnya. Terlebih jika investor membangun jembatan, perizinannya harus jelas," jelasnya. Secara terpisah, Kepala Dinas Pol PP dan Damkar Gianyar, Cokorda Gde Agusbawa mengaku sudah melakukan peninjauan ke lokasi sebuah hotel di Ubud  bersama anggota DPRD Gianyar. Ia membenarkan pula ada  jembatan melintangi Sungai Ayung. Namun, pihaknya tidak serta merta bisa mengambil tindakan karena di seberang Sungai Ayung adalah wilayah Kabupaten Badung.   Disebutkan pula, jembatan itu hanya untuk lintasan wisatawan hotel yang akan menikmati wisata petualangan, yang disiapkan  pengusaha di seberang sungai. “Kami masih pelajari perizinannya, sebab ini menyangkut kerja sama dua usaha pariwisata di dua wilayah kabupaten berbeda,” imbuhnya.

wartawan
Redaksi
Category

Pegawai Salon Asal Bandung Ditemukan Tewas di Kamar Kos

balitribune.co.id I Gianyar - Warga kelurahan Gianyar, dikejutkan dengan penemuan mayat di sebuah kamar kos di Jalan Majapahit Gang Gunung Agung No 10X, Lingkungan Teges Kelod, Gianyar. Korban diketahui seorang perempuan bernama Lise Kuslianingsih (55), warga asal Bandung yang selama ini bekerja di sebuah salon kecantikan di Gianyar. 

Baca Selengkapnya icon click

Menjaga Roh Bali, Perkim Denpasar Integrasikan Arsitektur Lokal di Kawasan Permukiman

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Kota Denpasar menegaskan komitmennya untuk mengarahkan pembangunan kawasan permukiman yang tidak hanya fungsional, tetapi juga melestarikan warisan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Now Or Never

balitribune.co.id | "Now or Never" adalah sebuah frase yang menggambarkan suasana kebatinan seseorang yang tengah dihadapkan kepada sebuah pilihan yang harus segera ia putuskan. Seringkali muncul masalah yang bersifat mendesak dan memiliki dampak psikologis dan sosial yang luas yang apabila tidak segera diambil sebuah keputusan yang cepat akan menimbulkan persoalan yang jauh lebih sulit, baik eskalasinya maupun substansinya.

Baca Selengkapnya icon click

Simbol Penyucian Diri, Umat Buddha Gelar Upacara Pemandian Bodhisatva Rupang

balitribune.co.id | Mangupura - Ratusan umat Buddha memadati Vihara Buddha Dharma Bali yang berlokasi di kawasan Legian, Badung, pada Minggu (31/5/2026) untuk merayakan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570. Prosesi ibadah berlangsung khidmat, diawali dengan penyalaan Pelita Waisak dan dilanjutkan dengan upacara pemandian Bodhisatva Rupang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jemaah Haji Asal Desa Pegayaman Meninggal di Mekkah

balitribune.co.id I Singaraja - Seorang jemaah haji asal Kabupaten Buleleng, Ibrahim Mujab (75), asal Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi, pada Minggu (31/5/2026) siang waktu setempat. Ibrahim dinyatakan meninggal usai menjalani rangkaian puncak ibadah haji. 

Baca Selengkapnya icon click

Bangun 2 Pos Damkar, Pemkot Denpasar Siapkan Anggaran Rp10 Miliar

balitribune.co.id I Denpasar - Pemkot Denpasar akan membangun dua pos pemadam kebakaran baru di tahun 2026 ini. Pembangunan ini dilakukan untuk memperkuat layanan pemadaman kebakaran di Denpasar. Rencananya Pos baru ini akan ditempatkan di Serangan dan Kesiman Kertalangu dengan anggaran disiapkan sebesar Rp10 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.