Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Banyak Caleg Perempuan Terpilih, Jokowi Effect?

Bali Tribune/Riniti Rahayu/instagram

balitribune.co.id | DenpasarPemilu Serentak 2019, menjadi berkah tersendiri bagi para caleg perempuan, khususnya di Bali. Maklum, dalam Pemilu Serentak 2019 ini, calon presiden yang diusung partai politik, turut berdampak kepada caleg perempuan. 

PDIP misalnya, pada Pemilu 2019 ini mengusung nama Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden. Tampilnya Jokowi sebagai calon presiden, berdampak besar pada kemenangan PDIP pada Pemilu Legislatif, tak terkecuali di Bali. Dampak ikutannya, banyak caleg perempuan yang diusung PDIP lolos ke parlemen. 

Tak tanggung-tanggung, dari total 52 legislator perempuan terpilih, 32 orang di antaranya adalah srikandi PDIP. Kondisi ini, menurut pengamat politik dari Universitas Ngurah Rai Denpasar Dr Luh Riniti Rahayu, merupakan efek Jokowi sebagai sosok yang diusung PDIP pada Pemilu Presiden 2019. 

"Salah satu faktor yang mendorong peningkatan keterpilihan perempuan Bali pada Pemilu Legislatif 2019 ini adalah efek ekor jas Presiden Jokowi," kata Riniti. 

Selain itu, imbuhnya, perubahan sistem pembagian kursi pada hasil Pemilu 2019, diakuinya memberikan pengaruh besar bagi keterwakilan perempuan di parlemen. "Sengan sistem sainte lague menjadi lebih adil bagi parpol maupun calegnya. Ini menguntungkan caleg perempuan juga," ucapnya. 

Ia menjelaskan, sejak Pemilu secara langsung tahun 2004, memang telah diakomodasi keterwakilan perempuan dalam bentuk kuota 30 perempuan. Namun perkembangan keterwakilan perempuan dari pemilu-pemilu berikutnya tidaklah terlalu menggembirakan, karena tiadanya sanksi bagi parpol bila tidak memenuhi pencalonan 30 persen perempuan.

"Akibatnya, sejak reformasi politik yang mengakomodasi peran perempuan, Bali dengan masyarakatnya yang sangat patriakhi memiliki representasi perempuan politik yang paling rendah di Indonesia, yaitu hanya 4,5 persen," ujar aktivis perempuan dari LSM Bali Sruti ini.

Dari total 403 kursi yang dimiliki Bali yaitu dari DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/ Kota, hanya terdapat 18 orang perempuan yang lolos ke parlemen pada Pemilu 2004. Selanjutnya pada Pemilu 2009, keterwakilan perempuan di parlemen meningkat menjadi 7,5 persen. Adapun pada Pemilu 2014, malah menurun menjadi 7,3 persen. 

"Tetapi pada Pemilu kali ini, dalam regulasinya mengharuskan 30 persen perempuan di setiap Dapil. Bila tidak, kepesertaan parpol dibatalkan pada Dapil tersebut. Nah, ini membuat perempuan dengan jumlah 30 persen mempunyai kesempatan bertarung. Tentu saja karena calonnya hanya 30 persen, tidak mungkin mencapai 100 persen dari kuota 30 persen tersebut bisa terpilih semua," urainya. 

Namun dengan regulasi tersebut, tentu sudah memberikan kesempatan kepada perempuan. Hal itu juga diperkuat dengan pola pembagian kursi yang berbeda dengan sebelumnya. 

"Jadi selain kuota wajib 30 persen saat pencalonan oleh peserta Pemilu, meningkatnya keterpilihan perempuan di Bali pada Pemilu Legislatif 2019 ini tentu karena efek Jokowi. Di samping itu, sistem pembagian kursi yang cukup adil juga memberikan andil besar," pungkas Riniti. 

wartawan
San Edison
Category

DPRD Bali Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Penjelasan Gubernur Terkait Raperda Perubahan APBD 2026 dan APBD 2027

balitribune.co.id I Denpasar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menggelar Rapat Paripurna ke-48 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 dengan agenda Penyampaian Penjelasan Gubernur terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2026 dan Raperda tentang APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2027 yang berlangsung

Baca Selengkapnya icon click

Pedagang Pertokoan Lokitasari Protes, Pemasangan Rolling Door di Tangga Tutup Fasum

balitribune.co.id | Denpasar - Sejumlah pedagang di Pertokoan Lokitasari, Jalan Thamrin, Denpasar, melayangkan protes atas pembangunan rolling door di lantai dua yang berlokasi persis di depan tangga naik. Para pedagang menilai pembangunan tersebut melanggar ketentuan karena menggunakan area fasilitas umum (fasum).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wyn’s Penida Cafe dan Bar Cottage di Banjar Nyuh Hangus Terbakar

balitribune.co.id I Semarapura - Polsek Nusa Penida bergerak cepat menangani peristiwa kebakaran yang menghanguskan bangunan Wyn’s Penida Cafe dan Bar Cottage yang berlokasi di Banjar Nyuh, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 02.30 WITA.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Klungkung Sahkan Perda Pemajuan Kebudayaan

balitribune.co.id I Semarapura - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Klungkung menggelar Rapat Paripurna II Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 di Ruang Sabha Nawa Natya, Gedung DPRD Kabupaten Klungkung, Senin (7/9/2026). 

Rapat tersebut beragenda tunggal, yakni penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif DPRD tentang Pemajuan Kebudayaan Kabupaten Klungkung menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perumda Parkir Bina Oknum Jukir yang Mangkal di Bawah Rambu Larangan

balitribune.co.id I Denpasar - Perumda Parkir Bhukti Praja Sewakadarma memberikan pembinaan kepada seorang juru parkir (jukir) yang diduga melakukan pemungutan parkir di bawah rambu larangan parkir di depan UPTD Puskesmas III Denpasar Utara, Jalan Ahmad Yani, Denpasar, Senin (7/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.