Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Makerti Ayuning Danu di Tabanan, Simbol Harmoni Manusia dan Alam

upakara
Bali Tribune / Makerti Ayuning Danu yang digelar di kawasan suci Pura Ulun Danu Beratan, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Minggu (8/3/2026)

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keseimbangan alam sebagai bagian dari implementasi filosofi Tri Hita Karana, yakni harmoni hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, dan manusia dengan alam. Nilai tersebut diwujudkan melalui partisipasi dalam kegiatan Makerti Ayuning Danu yang digelar di kawasan suci Pura Ulun Danu Beratan, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Minggu (8/3/2026).

Mewakili Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga bersama Ny. Budiasih Dirga menghadiri persembahyangan yang dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan pemuliaan terhadap sumber kehidupan, khususnya air, yang menjadi penopang keseimbangan alam dan kehidupan masyarakat.

Persembahyangan berlangsung khidmat dipuput oleh Ida Ratu Sulinggih serta diikuti para pemangku, tokoh agama, dan undangan dari berbagai unsur masyarakat. Turut hadir Ketua Umum Panitia Dharma Santi Nasional I Made Susila Adnyana, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat Wisnu Bawa Tenaya beserta jajaran, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, para asisten dan kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, tokoh adat, serta umat Hindu yang bersama-sama memanjatkan doa untuk keselamatan dan keseimbangan alam.

Selain persembahyangan bersama, rangkaian kegiatan juga diisi dengan berbagai aksi pelestarian lingkungan, seperti penanaman pohon di sekitar kawasan danau, penebaran benih ikan, serta pelepasan pakelem di perairan Danau Beratan. Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kesucian alam dan kelestarian sumber air yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat.

Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tabanan mendukung penuh kegiatan keagamaan yang juga mengandung nilai pelestarian lingkungan seperti Makerti Ayuning Danu. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga keseimbangan alam sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

“Makerti Ayuning Danu bukan hanya ritual keagamaan, tetapi juga wujud nyata komitmen kita untuk menjaga kelestarian alam, khususnya sumber air. Alam yang terjaga akan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menegaskan, upaya menjaga kelestarian lingkungan selaras dengan arah pembangunan daerah dalam mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani. Menurutnya, keberlanjutan lingkungan menjadi fondasi penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan berkelanjutan.

“Keseimbangan alam harus terus kita jaga bersama. Hal ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani, di mana pembangunan berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan dan nilai-nilai spiritual masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum Panitia Dharma Santi Nasional I Made Susila Adnyana menyampaikan bahwa kegiatan Makerti Ayuning Danu memiliki makna spiritual sekaligus ekologis yang sangat penting bagi masyarakat Bali. Menurutnya, tradisi ini merupakan warisan nilai luhur yang mengajarkan umat untuk selalu menghormati dan menjaga alam sebagai sumber kehidupan.

Ia menegaskan bahwa melalui kegiatan seperti ini, masyarakat diingatkan bahwa menjaga kelestarian danau, hutan, dan sumber air merupakan bagian dari dharma bersama.

“Makerti Ayuning Danu menjadi momentum bagi kita semua untuk memperkuat kesadaran spiritual sekaligus tanggung jawab moral dalam menjaga alam. Ketika manusia mampu menjaga keseimbangan dengan alam dan Sang Pencipta, maka keharmonisan kehidupan akan tercipta dan membawa kerahayuan bagi jagat semesta,” ungkapnya.

wartawan
KSM
Category

Terbukti Membunuh, Dua WN Australia Dihukum 16 Tahun Penjara

balitribune.co.id I Denpasar - Pengadilan Negeri Denpasar memvonis dua terdakwa warga negara Australia Mevlut Coskun (22) dan Paea Imiddlemore Tupou (26) selama 16 tahun penjara karena terbukti melakukan pembunuhan terhadap seorang warga negara Australia lainnya.

Putusan terhadap dua terdakwa tersebut dibacakan oleh Majelis Hakim Wayan Suarta di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, Senin (9/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Satu Mangrove Sejuta Manfaat, Aksi Nyata Wagub Giri Prasta dan SMSI Bali Rawat Pertiwi

balitribune.co.id I Denpasar - Sejumlah wartawan di Bali di bawah komando Wakil Gubernur I Nyoman Giri Prasta melakukan Aksi Tanam 1.000 Mangrove di Arboretum Park, Tahura Ngurah Rai, Denpasar, Senin (9/3/2026). Giat ini diselenggarakan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 dan Ulang Tahun SMSI ke-9.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Porsenijar Badung 2026 Resmi Ditutup, Pembinaan Atlet Dinilai Semakin Merata

balitribune.co.id | Mangupura - Perhelatan Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Kabupaten Badung Tahun 2026 resmi ditutup oleh Sekretaris Daerah Badung IB Surya Suamba, mewakili Bupati di Lapangan Mangupraja Mandala Puspem Badung, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian kompetisi olahraga dan seni antar pelajar yang telah berlangsung sejak 2 Maret 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dishub Buleleng Ramp Check Bus Mudik Lebaran

balitribune.co.id I Singaraja - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng mulai melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check terhadap kendaraan angkutan umum yang akan digunakan selama masa mudik Lebaran 2026. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan armada angkutan penumpang memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan sebelum beroperasi.

Baca Selengkapnya icon click

Payas Dirga dan Tenun Loloan Resmi Ditetapkan Sebagai WBTB Nasional

balitribune.co.id I Negara -  Kabupaten Jembrana yang terletak di ujung barat pulau dewata memiliki beragam kekayaan budaya autentik. Bahkan kini kekayaan budaya Kabupaten Jembrana kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Dua karya budaya khas mumi makepung, yakni busana pengantin Payas Dirga dan Kain Tenun Loloan, resmi ditetapkan sebagai WBTB Indonesia tahun 2025 oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.