Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Banyak Godel dan Itik Diserang Anjing Liar

Bali Tribune/ MATI - Godel yang mati akibat diserang gerombolan anjing liar.


balitribune.co.id | Semarapura - Para petani yang ada di Desa Tihingan, utamanya yang berada di Subak Penasan, Tihingan belakangan ini kesal dan geram karena banyak Godel peliharaan mereka yang mati diserang gerombolan anjing liar pada malam jelang dini hari.
 
Kejadian yang menimpa para petani di Desa Tihhingan ini dikeluhkan langsung oleh Perbekel Desa Tihingan, Banjarangkan, Klungkung  Wayan Sugiarta. “Mohon solusi dan bantuan bapak-bapak yang berkompeten, di Desa Tihingan, Khususnya di Subak Penasan, banyak warga yang memiliki ternaksapi dan itik peliharaan mereka yang menjadi pembantaian anjing liar,” ujar Perbekel Wayan Sugiarta di Group Siaga Bencana, Klungkung.
 
Dirinya menyebutkan, akibat serangan gerombolan anjing liar tersebut, diketahui sampai saat ini sudah 4 anak sapi (godel) yang dimangsa anjing liar sampai mati. Untuk itu dirinya memohon solusi dari pihak berwenang untuk penanganan kasus tersebut. Malah korban terbaru akibat serangan anjing liar tersebut godel yang berumur sembilan bulan mati, tentu saja para petani peternak menjerit dengan situasi yang menimpa mereka belakangan ini. Tentu saja jerih payah para petani peternak ini melayang sia sia tanpa hasil. Terkait kelanjutan penanganan yang menimpa para petani peternak di Desanya Perbekel Tihingan Wayan Sugiarta menyatakan singkat, masih melakukan rapat untuk membahas masalah tersebut.
 
Sementara itu dalam penjelasannya di Group Bencana, Kadis Pertanian Klungkung Ida Bagus Juanida menyatakan kalau benar itu serangan anjing liar, tentu memerlukan cara yang berbeda penanganannya dibandingkan dengan menangani anjing yang dipelihara oleh masyarakat. “Penanganan serangan anjing liar berbeda seperti pada kasus gigitan rabies, karena biasanya anjing jenis ini tidak pernah kita temui dipagi hari atau siang hari. Kondisi ini yang memerlukan kesepakatan dan cara-cara khusus untuk kita laksanakan,” ujarnya melalui pesan WA
 
Dirinya berjanji pada Senin pagi (7/6) ini akan menugaskan stafnya untuk berkoordinasi dengan Perbekel Desa Tihingan. Hal itu menurutnya  untuk menentukan langkah apa yang perlu dilakukan ,terkait dengan keberadaan anjing liar ini.
 
Terkait harapan warga di Tihingan ini, Kadis Pertanian Ida Bagus Juanida ini, Perbekel Desa Tihingan Wayan Sugiarta menginginkan agar anjing liar itu ditembak saja,hanya saja sebelum itu dilakukan ,agar anjing milik warga diikat terlebih dahulu dan dipasangi tanda. Setelah itu baru bisa dilakukan penembakan anjing liar tersebut.
 
Wayan Sugiarta lebih detil menyebutkan keberadaan Anjing liar itu sudah seperti srigala, memang anjing liar itu menghuni semak semak. ”Anjing liar itu hidup disemak semak, malah menurut warga tidak hanya  satu ekor anjing liar tersebut,” jelasnya.
 
Malah warga yang memberi saran Perbekel Desa Tihingan, siap memberikan bantuan para penembak jitu,namun Wayan Sugiarta mengaku akan melakukan kordinasi dengan pihak Kadis Pertanian terkait menanganan kasus tersebut. 
wartawan
SUG
Category

Proyek Dermaga Gilimanuk Picu Antrean Panjang, Polisi Siaga di Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara — Pengerjaan peningkatan kapasitas Dermaga Mobile Bridge (MB) 2 di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk berdampak terhadap arus lalu lintas di sekitarnya. Antrean kendaraan yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa terpantau mengekor hingga keluar kawasan pelabuhan.

Baca Selengkapnya icon click

Menuju 70 Tahun, Astra Rilis Logo Baru Serta Galang Donasi untuk NTT

balitribune.co.id | Jakarta - Hampir tujuh dekade, Astra tumbuh bersama Indonesia melalui inovasi, kolaborasi, and kontribusi yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Perjalanan tersebut terjalin bersama pemerintah, karyawan, mitra, pelanggan, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan di berbagai daerah yang menjadi bagian dari perjalanan Astra hingga hari ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

FIFGROUP Peduli Salurkan 1.200 Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

balitribune.co.id | Kupang - Bencana Gempa bumi yang melanda wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) membawa dampak besar bagi masyarakat yang terdampak. Di tengah kondisi tersebut, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu hal penting untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat dan proses pemulihan pascabencana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar

balitribune.co.id I Singaraja - Pelaksanaan Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Minggu (23/8/2026). 

Selama lima hari penyelenggaraan, festival ini berhasil mencatatkan perputaran ekonomi sebesar Rp3,091 miliar lebih. Diperkirakan sampai akhir kegiatan, perputaran ekonomi mencapai Rp3.6 miliar lebih.

Baca Selengkapnya icon click

Menolak Bantuan Asing Saat Flores Menangis

balitribune.co.id I Bencana alam selalu menjadi cermin paling jujur untuk melihat kesiapan sebuah negara. Ketika gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang daratan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan Agustus 2026 ini, riak yang muncul bukan sekadar urusan patahan tektonik, melainkan patahan birokrasi yang akut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.