Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Banyak Pelamar CPNS Guru Tidak Lolos Passing Grade

Drs Dewa Gde Darmawan, MPd.

BALI TRIBUNE - Dengan banyaknya pelamar CPNS dari pelamar Guru di Klungkung yang tidak lolos passing grade menyebabkan adanya kekhawatiran ke depan bisa terpenuhinya tenaga kependidikan kalangan guru ini.  Diakui oleh Kadisdik  Klungkung Drs Dewa Gde Darmawan yang mengaku pusing memenuhi kebutuhan guru, khususnya di Kecamatan Nusa Penida. Sebab, formasi CPNS yang diharapkan menutupi kekurangan, nyatanya masih jauh dari kenyataan , karena kuotanya masih minim. Situasi demikian membuat sebaran tenaga guru, semakin tidak merata malan terkesan complang.  Dalam penjelasannya Kepala Disdikpora Klungkung, Drs Dewa Gede Darmawan, dihubungi, Minggu (18/11), menyatakan kekurangan guru paling banyak pada guru kelas dan guru mata pelajaran. Awalnya, untuk mengatasi persoalan ini, sementara diatasi dengan melakukan pemetaan. Mengatasi kekurangan, pihaknya sempat berharap banyak dengan rekrutment CPNS guru tahun ini. Tetapi, formasi yang ada masih minim, jauh dari kebutuhan dasar Disdikpora. Menurut dedengkot Pramuka Klungkung ini menambahkan, minim guru yang bersedia mengajar di Nusa Penida, karena tidak bisa mengejar target mengajar 24 jam dalam seminggu. Ini sebagai syarat dasar untuk memperoleh tunjangan sertifikasi guru. Sekolah di Nusa Penida, kata dia, rata-rata memiliki enam kelas. Jika dihitung setiap hari mengajar satu kelas dengan waktu dua jam pelajaran, maka rata-rata mereka tak bisa memenuhi target jam mengajar itu. Ini yang menyebabkan pendistribusian guru tak merata.  Realita yang ada keberadaan Guru tidak bisa melalui formasi CPNS, pemenuhan kebutuhan, khususnya di Klungkung daratan, dilakukan dengan melakukan zonasi guru. Penyebarannya dilakukan dengan melihat kualitas dan kemampuan setiap guru. "Menyikapi kekurangan guru, banyak guru mengajar lintas mata pelajaran. Kekurangan lainnya, sementara diisi dengan guru kontrak," katanya.  Kondisi dari persoalan ini, menurut Darmawan justru melihat persoalan tidak dialami siswa. Melainkan secara psikologis, guru yang bersangkutan menjadi amat terbebani. Sebab, dengan mengajar lintas mapel, guru menjadi tidak fokus mengajar. Apalagi, guru yang sudah tersertifikasi.  Sebelumnya, berdasarkan data Dinas Pendidikan, jumlah guru, baik PNS dan kontrak masing-masing untuk tingkat TK dan PAUD sebanyak 125 guru PNS, 18 guru kontrak. Sementara di tingkat SD, terdapat 1.152 guru PNS, 214 guru kontrak. Sedangkan di tingkat SMP, memiliki 567 guru PNS, 101 guru kontrak.  Kekurangan gurunya mencapai 437 guru, baik tingkat TK, PAUD, SD, SMP. Tahun 2018 ini Klungkuung mendapat jatah kuota PNS 176 orang. Dari jumlah itu untuk formasi tenaga guru hanya 70 orang. Sisanya, tenaga kesehatan 56 orang dan tenaga teknis 50 orang. Sementara untuk di tingkat TK dan PAUD terdapat sebanyak 267 tenaga pengabdian, SD sebanyak 93 pengabdian, dan SMP sebanyak 77 pengabdian. Sehingga total tenaga pengabdian mencapai 437 orang.  Walaupun faktanya mengalami kekurangan guru, menurutnya proses pembelajaran sementara dapat berlangsung sebagai mana mestinya karena dengan ditopang keberadaan tenaga pengabdian dan kontrak yang membantu proses belajar mengajar bisa berlangsung tanpa kendala berarti.  

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Hambat Investasi, Aturan RDTR Singaraja Dicabut

balitribune.co.id | Singaraja - Tren investasi di Kabupaten Buleleng menunjukkan grafik peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan ini didominasi oleh masuknya Penanaman Modal Asing (PMA). Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Buleleng terus melakukan evaluasi dan penyesuaian regulasi agar iklim investasi berjalan semakin lancar.

Baca Selengkapnya icon click

Gumitir Bersemi, Petani Bali Semringah

balitribune.co.id | Mangupura - Sejumlah petani bunga gumitir di Petang Kabupaten Badung mengaku saat ini cuaca yang cenderung cerah sangat mendukung hasil panen bunga gumitir. Ditemui saat panen bunga gumitir di Petang, Selasa (21/4), Jero Pudak mengatakan, bersama tiga orang petani lainnya dalam sehari panen bunga gumitir sebanyak 3 pikul bunga yang kerap digunakan untuk ritual Hindu di Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Walikota Jaya Negara Tandatangani PKS PSEL Tahap I, Langkah Nyata Pemkot Denpasar Atasi Sampah

balitribune.co.id | Jakarta - Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah perkotaan melalui percepatan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Baca Selengkapnya icon click

Pelepasan Tukik di Sanur, Asa Kelestarian Laut

balitribune.co.id | Denpasar - Sebagai upaya pelestarian lingkungan di sepanjang Pantai Sanur, Denpasar, pengelola akomodasi wisata bersama puluhan wisatawan turut terlibat dalam pelepasan tukit ke habitatnya dan bersih-bersih pantai dimulai dari Puri Santrian hingga Pura Tanjung Sari Sanur, Kamis (21/4/2026). Kegiatan bersih-bersih pantai ini berhasil mengumpulkan sebanyak 20 karung sampah plastik. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TVRI Meriahkan Piala Dunia 2026 dengan Program Nonton Bareng Bola Gembira

balitribune.co.id | Jakarta - Antusiasme masyarakat dalam menyambut Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung kurang dari dua bulan lagi kian terasa di berbagai penjuru Indonesia. Menjawab antusiasme tersebut, TVRI sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 siap menghadirkan euforia dari pesta sepak bola terbesar ini ke seluruh lapisan masyarakat melalui kampanye Bola Gembira.

Baca Selengkapnya icon click

Petani Muda Kembangkan Usaha Lewat Aplikasi BRImo

balitribune.co.id | Tabanan - Generasi muda, khususnya perempuan, mulai menunjukkan bahwa bertani bukan lagi pekerjaan yang dipandang sebelah mata, melainkan pilihan hidup yang menjanjikan dan relevan dengan perkembangan zaman. Hal itu tergambar dari kisah Ni Putu Meilanie Ary Sandi (22), seorang petani muda yang memilih melanjutkan jejak sang ayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.