Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Banyak Tenaga Kesehatan di Klungkung Belum Lolos Kompetensi TSR

RAKER – Suasana Raker Komisi I DPRD Klungkung dengan BKD, Disdik dan Diskes.

BALI TRIBUNE - .Dalam Raker komisi 1 DPRD Klungkung dengan Pemda Klungkung yang diwakili unsur BKD Klungkung, Disdik dan Dinas Kesehatan Klungkung yang dilaksanakan, Senin(10/12), ada hal menarik yang ditemukan Dewan. Raker yang  dipimpin  Nengah Mudiana  ini dihadiri hanya 7 orang anggota Komisi I dari seluruh anggota komisi sebanyak 10 orang.  Sesuai laporan ada 3 orang yang  absen karena izin. Mengawali sidang Ketua Nengah Mudiana menyoroti adanya penyebaran guru di lingkungan Disdik masih complang serta keberadaan tenaga pegawai kontrak di lingkungan Pemkab Klungkung banyak yang tidak memiliki kompetensi di bidangnya. Mengawali paparannya, Kepala BKD KLungkung Komang Susana menyebutkan ada sebanyak  4266  PNS dan tenaga Honor Daerah sebanyak 96 orang. Namun menurutnya  BKD menyatakan tidak menangani data pegawai kontrak pemkab Klungkung. Anggota DPRD Klungkung Komang Gde Ludra  dari unsur Partai Hanura dan Made Jana dari unsur Partai Demokrat mempertanyakan data yang tidak singkron antara dinas pendidikan maupun dinas kesehatan. Padahal  menurut sekda kok yang disampaikan kelebihan namun disisi lain banyak sekolah maupun RSU Klungkung maupun Pratama banyak  kekurangan pegawai.  Menurut  Kepala BKD Komang Susana, Klungkung mengusulkan tenaga guru sebanyak 311 dan kesehatan  1814. Dengan prediksi paling paling Klungkung dapat 300 orang saja. Karena itu  Susana mengaku membuat usulan baru kebutuhan tenaga guru 72 orang ,Kesehatan 80, teknis 148. Setelah itu ada statemen baru kembali mengusulkan 216  PNS baru pada  22 mei 2018 dengan estimasi tenaga guru 72,kes 85,teknis 59. “Akhirnya dari usulan kita disetujui 176 tenaga kependidikan 70 kesehatan 56 teknis 50 orang,” ujarnya Menurutnya, berdasarkan Kepmen 61 th 2018  passing grade 294 menjadi 255. Kemungkinan diterima  tahun ini  sekitar 143  PNS baru . Mengatasi kekutangan pegawai ini diharapkan masing masing  OPD seperti satpol pp,disdik maupun diskes untuk mengusulkan penambahan  tenaga pegawai kontrak. Sekretaris Diskes Klungkung  dr Jayaputra menyebutkan Dinas Kesehatan Klungkung   kekurangan tenaga 109 pegawai di RSU termasuk RSU Pratama. “Sementara Puskesmas Banjarangkan kekurangan 19 orang mengingat pelayanan puskesmas UGD 24 jam. Ada sebanyak 34 pegawai tidak memiliki STR karenanya kita tidak berani memberikan tugas melayani pasien karena tidak memiliki kualifikasi STR yang berkualitas.Nanti ada mati izinnya dan ujian UKOM tidak lulus lulus sampai 3 kali," ujar  dr  Jayaputra. Dirinya menyebutkan karena kalau diberikan melayani pasien takutnya ada penuntutan hukum.  Disdik Klungkung diwakili Kabid Ketenagaan Ketut Budiarta memaparkan mengakui tenaga kependidikan di OPD nya  ada lebih dan ada kurang. Yang jelas menurutnya memang  guru kelebihan karena belum bisa mengadakan mutasi untuk pemerataan seraya menunggu pelantikan Bupati. “Tapi guru yang lebih guru agama dan olahraga. Namun tenaga guru untuk SMP masih kurang, harusnya ada 5 TU,b os, siswa, sehingga kekurangan 22  tenaga kulifikasi minimal  diploma 3 akutansi, komputer dan kepustakaan. Kelebihan tenaga guru ada total 398 orang,” bebernya. Di lain pihak dari Raker Komisi II DPRD Klungkung yang juga menggelar rapat kerja dengan Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan untuk membahas pasar, di gedung DPRD, Senin (10/12) pagi. Dalam rapat itu dewan mendorong agar pengelolaan pasar berada di bawah naungan Perusahaan Daerah (PD) Pasar.  “Kita ingin ada manajemen yang baik untuk mengelola pasar, baik dari segi keamanan maupuan kenyamanan,” ujar Ketua Komisi II DPRD Klungkung I Komang Suantara alias Otal, ditemuai usai rapat kerja tersebut. Sehingga nanti berdampak terhadap laporan yang berstruktur, kemudian bisa mengendalikan inflasi, distribusi dan ketahanan pangan.Lebih lanjut politisi Partai Gerindra ini mengatakan saat Komisi II DPRD Klungkung melakukan kunjungan kerja ke Bandung, di sana pengelolaan dari PD pasar sangat luar biasa, baik dari penataan, target PAD, keamanan dan kenyamanan dan lainnya.  Disebutkan pula, selama ini dalam pengelolaan pasar masih ditemukan sejumlah persoalan, seperti parkir masih carut-marut, ada oknum pegawai yang tidak disiplin. Bagitupula dalam penetapan target PAD dari PD pasar akan bisa menilai berdasarkan hasil pelaporan yang sudah didata.   Menyikapi hasil raker Komisi 1 dan 2 DPRD Klungkung ini, diminta konfirmasinya Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengatakan, terkait keinginan memperkuat PD Pasar dirinya malah menyatakan tidak perlu ada itu malah bisa berbenturan kepetingan . “Kita  lebih  baik fokus untuk memperbaiki kinerja seperti UPT Pasar yang ada itu malah lebih gampang diatur tidak jalan sendiri-sendiri nantinya,” tegas Suwirta.  

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tewasnya Desak Gayatri di Moskow Ungkap Risiko Fatal Berangkat Non-Prosedural

balitribune.co.id | Singaraja - Desak Komang Ayu Gayatri, pekerja migran asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, meninggal dunia saat bekerja di Kota Moskow, Rusia. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, Desak Gaytari meninggal dalam peristiwa kebakaran yang terjadi ditempatnya bekerja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.