Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Baru Dikerjakan, Senderan Sasana Budaya Ambrol, Dewan Minta Bongkar Total

Bali Tribune / SIDAK - Anggota komisi III DPRD Bangli saat sidak pembangunan Sasana Budaya Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Anggota komisi III DPRD Bangli turun melakukan sidak proyek lanjutan pembangunan sasana budaya Giri Kusuma pada Kamis (3/10). Sidak yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Bangli, I Wayan Merta Suteja bersama beberapa anggota ini ditemukan senderan sebelah selatan ambrol sepanjang hampir 10 meter dari total panjang senderan 75 meter. Selain itu ditemukan juga pondasi areal taman yang retak dan alami penurunan.

Ditemui usai sidak, Ketua Komisi III DPRD Bangli, I Wayan Merta Suteja mengatakan, sidak dilakukan setelah pihaknya menerima laporan senderan di sasana budaya yang baru dikerjakan ambrol.

“Memang senderan sebelah selatan ambrol dan di beberapa titik ditemukan retakan,” ujar politisi PDI-P ini.

Lanjut Merta Suteja, untuk mencari benang merahnya maka pihaknya akan mengundang instansi terkait dalam hal ini Dinas PU untuk melakukan rapat kerja dengan tujuan mencari solusi terbaik untuk penyelesaiannya.

”Secara kasat mata kami melihat proyek itu seperti asal-asalan maka kami minta agar senderan di sebelah selatan di bongkar total,” tegas Politisi asal Desa Kayubihi ini.

Berkaca dari realita yang terjadi, pihaknya meminta kedepanya dalam membuat perencanaan suatu kegiatan harus berdasarkan kajian yang matang begitu juga bagi pihak penyedia agar tidak asal tawar karena berimplikasi pada hasil pekerjaan. Secara umum kita diharuskan melakukan fungsi controling. Dalam rapat kerja nanti kita akan meminta data kegiatan fisik yang telah dilaksanakan di tahun  anggaran 2024,” ujarnya.

Sementara anggota komisi III I Made Sudiasa mengatakan, melihat kondisi senderan yang baru dibangun jebol muncul pertanyaan besar apakah itu karena kesalahan di perencanaan atau di pelaksanaan. Pihaknya terlebih dahulu akan melihat dari sisi perencanaan dan baru dari sisi pelaksanaan. PIhknya melihat pengambilan pengerjaan terkesan asal-asalan. Tindak lanjut dari hasil sidak yakni pihaknya sepakat agar bangunan senderan dibongkar total.

"Kami tidak mau ambil resiko kedepannya apalagi pembangunan menggunakan dana pemerintah atau masyarakat yang patut dipertanggung jawabkan,” sebut dewan dari partai Demokrat ini. Untuk membedah temuan itu pihaknya juga akan segera melakukan rapat kerja dengan menggundang dinas PU Bangli.

Hal senada juga diutarakan anggota komisi III  Bangli, I B Made Santosa dimana senderan jebol tentu tidak bisa dibilang semata-mata karena faktor alam yakni hujan lebat. Pasalnya kegiatan ini sudah direncankan sejak awal secara teknis. Soal seperti ini sepaututnya sudah diantisipasi sejak awal. Karena faktanya jebol maka pihaknya minta agar segera ditindaklanjuti.

”Tentu ini akan kita tindak lanjuti dengan rapat kerja dengan dinas terkait, kami tentu ingin jawaban pasti apakah ini kesalahan kontraktor atau di perencanaan, yang jelas ini masalah karena belum serah terima sudah jebol,” kata politisi dari Golkar ini.

Untuk menghindari kesan diskriminatif pihaknya berharap semua proyek atau kegiatan fisik harus di sidak. “Ada laporan atau tidak kita harus turun lakukan sidak,” kata IB Santosa.

Disisi lain Direktur PT Sida Dadi Prekanti, Ida Bagus Gede Putra mengatakan, item pekerjaan  meliputi membuat senderan di sebelah selatan dan timur dan finising stage serta membuat rumah puri kayon. Untuk senderan yang jebol sepanjang 10 meter dengan ketinggian hampir 3 meter. Penyebab jebol karena senderan dekat pohon sehingga senderan tidak berdiri diatas tanah asli.

”Untuk batas waktu kegiatan hingga akhir bulan November, untuk progress ada diangka 46 persen,” sebutnya.

Kegiatan lanjutan penataan Sasana Budaya dimenangkan oleh PT Sida Dadi Prekanti dengan nilai kontrak Rp 4,2 miliar lebih dengan waktu pengerjaan selama 150 hari kalender. 

wartawan
SAM
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jalan di Desa Gelap Gulita, Dewan Pertanyakan Anggaran LPJU Rp15 Miliar

balitribune.co.id I Bangli - Masalah  penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Bangli yang masih terfokus pada satu wilayah, mendapat  sorotan tajam dari legislatif. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mempertanyakan pengelolaan dana penerangan jalan yang disebut mencapai sekitar Rp15 miliar, namun  disalah satu sisi kondisi sejumlah jalan terutama  di kawasan pedesaan justru masih minim penerangan atau gelap gulita.

Baca Selengkapnya icon click

Carut Marut Data Desil di Desa Jehem, Warga Tak Punya Rumah Justru Masuk Warga Mapan

balitribune.co.id I Bangli - Carut marut pendataan data desil bagi penerima bantuan sosial yang dikeluarkan pemerintah pusat  terjadi di Desa Jehem, Kecamatan Tembuku Bangli. Pihak Pemerintah Desa Jehem menemukan adanya lonjakan data desil yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi riil warga di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Akses Kesehatan, Ambulans Laut Akan Layani Masyarakat Nusa Penida

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria menerima audiensi dari jajaran manajemen PT Nusa Medika di Kantor Bupati Klungkung, Selasa (1/9/2026). Pertemuan tersebut membahas rencana penambahan layanan berupa peluncuran ambulans laut yang dijadwalkan beroperasi mulai 22 September mendatang untuk memperkuat akses kesehatan di wilayah Kepulauan Nusa Penida.

Baca Selengkapnya icon click

Si Jago Merah Ngamuk di Jalan Jatayu, Belasan  Mobil Damkar Dikerahkan

balitribune.co.id | Mangupura - Kebakaran hebat melanda bangunan bedeng atau semi permanen di Jalan Jatayu, sebelah utara Simpang Lima Nakula, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 23.00 WITA. Hingga Selasa (1/9), tim pemadam kebakaran dari Kabupaten Badung dan Kota Denpasar masih melakukan penanganan di lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.