balitribune.co.d I Negara - Duta Kabupaten Jembrana, Sekaa Gong Kebyar Widya Taruna Desa Pohsanten, sukses mengguncang Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, Minggu (5/7/2026) malam. Penampilan seniman Bumi Makepung ini memikat ribuan penonton melalui garapan tari dan fragmentari yang sarat nilai spiritualitas khas Jembrana.
Penampilan diatas panggung malam itu makin istimewa karenq disaksikan langsung oleh para petinggi daerah seperti Gubernur Bali I Wayan Koster, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, dan Walikota Denpasar Jaya Negara. Dua garapan utama yang menjadi magnet pementasan adalah Tari Kreasi Kakebyaran Ulantaga dan Fragmentari Aji Dayu Prawa.
Tari Ulantaga menggambarkan figur Sang Anantaboga "Naga Agung kebal api" sebagai penuntun sang Atma menuju keabadian. Sementara itu, puncak estetika tersaji dalam Fragmentari "Aji Dayu Prawa" yang mengisahkan perjalanan spiritual Dang Hyang Nirartha. Fragmentari ini secara emosional menggambarkan moksanya sang putri, Ida Ayu Swabawa, yang air matanya menjadi tirta amerta, sekaligus menjadi latar sejarah berdirinya Pura Luhur Pasatan di Jembrana.
Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, yang hadir langsung menyaksikan pementasan, memberikan apresiasi tertinggi atas dedikasi para seniman. "Penampilan malam ini luar biasa, garapannya matang dan energinya kuat. Pemerintah Kabupaten Jembrana berkomitmen penuh untuk selalu hadir mendukung tumbuh kembangnya seni budaya sebagai identitas daerah," ujar Bupati Kembang penuh bangga.
Bupati Kembang juga menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Jembrana untuk terus berada di baris depan dalam mendukung para seniman lokal agar tidak lelah berkarya.
"Pemerintah Kabupaten Jembrana akan selalu hadir memberikan dukungan terhadap tumbuh dan berkembangnya seni budaya sebagai identitas daerah. Semangat, dedikasi, dan kerja keras para seniman merupakan kekuatan utama yang menjaga warisan budaya Bali tetap hidup sekaligus mampu berkembang mengikuti dinamika zaman," pungkasnya.