Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bayi Penderita Tumor Kondisinya Mengenaskan

TUMOR
Bayi malang Ni Kadek Melantika Intania Putri dalam gendongan ibundanya.

BALI TRIBUNE - Bayi berusia enam bulan yang juga anak yatim dari keluarga miskin, kondisinya sangat mengenaskan. Bayi malang bernama Ni Kadek Melantika Intania Putri buah kasih sayang dari pasangan suami-istri Ni Nyoman Murniati dan Nengah Mulianan (alm) warga asal Dusun Pesangkan, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat ini hanya bisa terbaring dan terkadang menangis lantaran sakit pada bagian dada kirinya, yang mengalami tumor pembuluh darah dengan benjolan cukup besar.

Kepada awak media yang menyambangi rumahnya, Minggu (7/5), Murniati ibu bayi malang itu menceritakan, awalnya hanya ada benjolan kecil di dada kiri anaknya tersebut, dan saat itu dia sempat membawa anaknya periksa ke RSUD Karangasem. Oleh dokter yang memeriksanya saat itu, benjolan tersebut diduga terjadi karena bekas imunisasi.

“Waktu itu benjolannya masih kecil Pak, dan karena khawatir saya kemudian membawa anak saya ini periksa ke RSUD Karangasem, dan dokter saat itu menduga jika benjolan itu karena bekas imunisasi,” sebut Murniati.

Namun dugaan itu meleset, karena ternyata benjolan di dada kiri Kadek Melantika itu terus membesar dan terjadi peradangan. Dan, saat ini benjolan tersebut mulai membuat bayi malang itu rewel karena menahan rasa sakit. “Saya membawa anak saya kembali periksa ke RSUD Karangasem dan anak saya ini dirujuk ke RSUP Sanglah,” ungkap Murniati.

Dengan biaya seadanya, Murniati yang semangat ingin anaknya sembuh itu pun lantas membawa anaknya periksa ke RSUP Sanglah sesuai rujukan RSUD Karangasem. Di rumah sakit umum pusat itu, anaknya menjalani CT-scan dan cek darah sebelum kemudian dokter di RSUP Sanglah memvonis anaknya mengalami tumor pembuluh daerah kategori tumor ganas.

Tim dokter juga menyarankan agar anak malang itu bisa mendapatkan perawatan dengan  baik termasuk harus segera dilakukan operasi pengangkatan tumor ganas itu. Sementara Murniati dan keluarganya sendiri mengaku siap jika anaknya tersebut dioperasi. “Kami siap, tapi sampai saat ini kami masih menunggu karena belum dijadwalkan sampai sekarang kapan operasinya itu akan dilaksanakan,” ucapnya.

 Saat ini Murniati sedang berpikir keras bagaimana menyiapkan biaya untuk operasi sang anak termasuk biaya hidup dan perawatan nanti selama di RSUP Sanglah, sementara saat ini saja dirinya harus berjuang sendiri menghidupi keluarga setelah suami tercintanya meninggal dunia akibat sakit.

Kendati pasrah dengan keadaan, namun Murniati tidak akan menyerah, dia berharap ada bantuan dari Pemkab Karangasem dan Provinsi atau pihak lain yang peduli dengan nasib dan kondisi anaknya itu.

“Kalau kontrol ke RSUP Sanglah saya biasanya dibonceng oleh keluarga, tapi sepulang dari kontrol anak saya kadang rewel, dan badannya sering panas. Mungkin karena masuk angin,” bebernya.

Saat ini Murniati harus bekerja keras sendiri meski hanya dengan berjualan pisang goreng yang dititipkan di warung. Dan dia berharap anaknya bisa segera dioperasi dan bisa sembuh serta bermain seperti anak lainnya.

wartawan
redaksi
Category

Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Buleleng Bagikan 15 Ribu Bendera

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai menggencarkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Gerakan tersebut ditandai dengan pembagian ribuan bendera kepada masyarakat oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Sekretaris Daerah Gede Suyasa di kawasan Titik Nol Singaraja, Selasa (28/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ribuan Botol Miras Berpita Cukai Palsu Disita di Bali, Negara Selamatkan Potensi Kerugian Rp2,14 Miliar

balitribune.co.id I Badung - Sinergi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI berhasil menggagalkan peredaran minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau minuman keras (miras) ilegal yang diduga menggunakan pita cukai palsu di Bali. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas menyita sebanyak 19.142 botol atau setara 14.400,36 liter MMEA dengan nilai barang mencapai Rp12,55 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Pamedek Iringi Pacepukan Patapakan di Catus Pata Gianyar, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

balitribune.co.id I Gianyar - Ribuan pamedek menyemut di areal Catus Pata Kota Gianyar, mengiringi prosesi sakral 'pamendak agung' dan 'pacepukan patapakan barong' dalam rangkaian piodalan di Pura Dalem Serongga, Gianyar. Banyaknya warga yang mengikuti prosesi ini sempat membuat arus lalu lintas di Kota Gianyar lumpuh, Selasa (28/7/2026) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click

Pemilihan Bendesa Adat Pejarakan Gunakan Sistem Voting, Wayan Sudana Raih Suara Terbanyak

balitribune.co.id I Singaraja - Proses pemilihan Bendesa Adat (Kelian Desa Adat) Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, masa ayahan 2026–2031 berlangsung lancar dan kondusif meski menggunakan mekanisme pemungutan suara langsung (pasuaran krama). Mekanisme tersebut dipilih berdasarkan aspirasi mayoritas krama desa, meski sebelumnya terdapat pedoman dari Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali yang lebih mengedepankan musyawarah mufakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sidang Perdana Citizen Lawsuit Banjir Bali, Pemerintah Pusat Absen

balitribune.co.id | Denpasar - Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menggelar sidang perdana gugatan warga negara (Citizen Lawsuit) yang diajukan Koalisi Pulihkan Bali terhadap 14 pejabat negara pada Senin (27/7/2026). Gugatan ini dilayangkan sebagai respons atas buruknya tata kelola pemerintahan dalam penanganan bencana banjir yang melanda Pulau Dewata pada September 2025 lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.