Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bayi yang Dibuang di Dalung Dirawat di RSD Mangusada

Bali Tribune/ PERAWATAN – Bayi yang dibuang oleh orangtuanya mendapat perawatan di RSD Mangusada.



balitribune.co.id | Mangupura - Ada penemuan bayi di Banjar Untal-Untal, Desa Dalung, Kuta Utara Sabtu (20/8). Bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan dalam kondisi terbungkus kain. Bayi itu dibawa ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada untuk mendapatkan perawatan.

Menurut Dirut RSD Mangusada dr I Wayan Darta kondisi bayi tersebut saat ini sudah dalam kondisi stabil setelah mendapat perawatan instensi di ruang NICU.

"Iya kondisi bayi sekarang sudah stabil, berjenis kelamin laki-laki," ujarnya, Minggu (21/8/2022).

Dokter Darta menjelaskan bahwa bayi tersebut diterima sehari sebelumnya sekitar pukul 05.00 Wita. Menurutnya usia bayi dalam kandungan sebelum dilahirkan sekitar 7-8 bulan. Kemudian memiliki berat badan hanya 980 gram. Pihaknya pun memperkirakan bayi tersebut dibuang setelah dilahirkan oleh ibu kandungnya.
 
"Kondisinya premature, dan kecil sekali beratnya cuma 980 gram.

Kemungkinan baru kemarin malamnya dilahirkan atau belum satu hari," kata mantan Kabid Kesmas di Dinas Kesehatan Badung ini.

Karena premature perlu perawatan khusus. Pihak RSD merawat di ruangan NICU. Bahkan beberapa alat pun digunakan untuk menunjang kondisi bayi agar segera membaik.

"Kami menggunakan inkubator dan ventilator untuk perwatan bayi," terangnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Badung I Ketut Sudarsana menyatakan bahwa bayi yang ditelantarkan tersebut sementara dititipkan di RSD untuk mendapat perawatan. Apabila bayi sudah dalam kondisi baik maka selanjutnya akan diserahkan ke Dinas Sosial Provinsi Bali.

"Anak telantar ini adalah anak negara. Kalau di kabupaten untuk perawatan, kalau sudah di provinsi nanti jadi ranah provinsi," katanya, sembari menyebut bila ada yang ingin menjadi orangtua asuh dari bayi tersebut maka dapat mengajukan diri ke Provinsi Bali.

wartawan
ANA
Category

Darurat Ekologi Bali, Ratusan Mangrove Tahura Ngurah Rai Mati Serentak, Diduga Terpapar Limbah Kimia

balitribune.co.id | Denpasar - Ekosistem mangrove di kawasan selatan Bali, khususnya di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, tengah menghadapi kondisi yang disebut para peneliti sebagai darurat ekologis. Ratusan pohon mangrove di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara dilaporkan mati secara serentak pada awal 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menelusuri Jejak Rembesan Pipa di Balik Matinya Ekosistem Mangrove Kawasan Benoa

balitribune.co.id | Denpasar - Kerusakan tanaman mangrove seluas kurang lebih 60 are di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa kini memasuki tahap pendalaman lebih lanjut. Temuan lapangan pada titik koordinat 8°43'51.89"S dan 115°12'43.35"E itu dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (21/2/2026) di Ruang Rapat Pelindo Benoa.

Baca Selengkapnya icon click

Operasi Sikat Agung, Polda Bali Amankan 181 Pelaku Kejahatan

balitribune.co.id I Denpasar - Polda Bali berhasil mengungkap puluhan kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat) pada pelaksanaan Operasi Sikat Agung 2026 yang berlangsung dari 28 Januari 2026  hingga 12 Februari 2026. Polda Bali berhasil mengamankan puluhan unit sepeda motor, ponsel dan juga printer hasil kejahatan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Ekosistem Inovasi, BRIDA Tabanan Gelar Bimtek Jaring Indah dan Road to IGA 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Tabanan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Jaring Indah (Jaringan Inovasi Daerah) sekaligus Road to Innovative Government Award (IGA), yang berlangsung di Ruang Rapat BRIDA Tabanan, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan para inovator Kabupaten Tabanan yang sebelumnya telah mengikuti Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana Tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Satu Dekade Menanti, Jegog Suar Agung Guncang Ribuan Penonton di Fukuoka

balitribune.co.id | Jakarta - Setelah sepuluh tahun tidak melakukan tur di Negeri Sakura, Jegog Suar Agung  kembali membawa musikal bambu khas Jembrana ke Jepang. Setelah dilepas secara resmi oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan pada hari minggu (15/2/2026),  Jegog Suar Agung mengawali pementasan perdana yang digelar di Toyota City , Fukuoka City yang dihadiri ribuan penonton warga Jepang yang memadati arena pertunjukan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.