Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bedah Enterprenuer Generasi Muda Milenial

kemiskinan
IKUTI - Para kawula muda Klungkung saat mengikuti paparan program enterpreneur bagi generasi muda masuk desa.

BALI TRIBUNE - Bagaikan seorang begawan ekonomi Nyoman Suwirta yang didaullat sebagai pembicara membedah program enterpreneur masuk desa,  Minggu (17/6), sekitar pukul 9.30 wita bertempat di Balai Budaya Ide Dewagung Istri Kanya, memukau ribuan para generasi muda milenial Klungkung yang tertarik dengan program tersebut.

Nyoman Suwirta yang juga mantan Manager Kopas Srinadi Klungkung ini membedah program unggulan yang dibungkus dengan program bedah Enterpreneur Masuk Desa.  “Saya bangga dengan generasi muda Yowana Klungkung yang semangat mengikuti program enterpreneur bedah desa kali ini. “Kita harus membangun kepercayaan diri, harus berani keluar dari zona nyaman dan pada akhirnya dapat merubah Mind Set kita untuk menuju ke arah yang lebih baik,” bebernya.

Suwirta menyatakan ingin mengajak para generasi muda Klungkung untuk bisa diajak kerja. Hal itu dimulai tatkala dirinya melihat para generasi muda yang banyak nongkrong nongkrong di pinggir jalan yang tidak bekerja. Menurutnya mereka butuh ada orang yang bisa membina meereka karena faktanya mereka utuh segalanya tangan dan kaki masih kuat  dimana intinya mereka ingin merubah dirinya dengan menekuni pekerjaan yang sesuai dengan keahliannya.

Pembicara bedah enterpreneur ini adalah Made Wijaya yang juga owner dan Direktur  Group Semaya One di Nusa Penida, memaparkan generasi muda harus berproses tanpa banyak protes, dirinya mengajak para genarasi muda Klungkung untuk siap mengikuti arahan positif dan berharaf para genarasi Yowana Klungkung siap menjadi orang cerdas.

Pembicara berikutnya Nyoman Toya yang menyampaikan dan mengajak generasi Yowana Klungkung untuk mengikuti tips-tips menjadi seorang pengusaha sukses. Menurutnya, Yowana Klungkung bisa maju jika mau memanfaatkan jaringan internet Goegle. “Dengan Goegle ini kita bisa maju  menjadi orang sukses jika kita pintar,” sebutnya. 

Seterusnya materi yang disampaikan oleh pemikir wanita Asteria Yuniarti menyampaikan bahwa jika ingin mengentaskan kemiskinan, masyarakatnya harus berpendidikan, dari pendidikan itulah menurutnya kita bisa dan dapat berpikir untuk maju serta ikut membangun bangsa. 

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Dibandrol Rp27 Jutaan, Motor Listrik Molis Sprinto Resmi Hadir di Pulau Dewata

balitribune.co.id | Denpasar - PT Indomobil Emotor Internasional (IEI) kembali melanjutkan rangkaian regional launching motor listrik (Molis) terbarunya, Indomobil eMotor (IM) Sprinto, dengan menghadirkan produk ini secara resmi kepada masyarakat Bali.  Acara peluncuran menghadirkan suasana lebih dekat dan interaktif bagi para undangan serta media untuk mengenal lebih jauh karakter dan teknologi yang dibawa Sprinto.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terciduk Google Maps, Tabir Eksploitasi Hutan di Taman Nasional Bali Barat Terbongkar

balitribune.co.id | Negara - Kawasan Hutan Bali Barat, yang selama ini menjadi benteng terakhir kelestarian ekosistem di ujung barat Pulau Dewata, kini dinilai sudah berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Berawal dari viralnya tangkapan layar peta digital Google Maps yang menunjukkan area "botak" di tengah rimbunnya tutupan hijau, tabir dugaan eksploitasi hutan oleh pihak swasta kian mencuat.

Baca Selengkapnya icon click

Korupsi Rumah Subsidi di Buleleng, 399 Dokumen Direkayasa, Negara Rugi Rp41 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali yang baru Dr. Catharina Muliana Girsang langsung tancap gas dalam membongkar kasus korupsi. Ini seiring ditetapkannya dua tersangka baru berkaitan dengan perkara penyelewengan bantuan rumah subsidi di Kabupaten Buleleng. Mereka masing - masing berinisial KB selaku pemilik dan Direktur PT Pacung Prima Lestari (Pengembang) dan IK ADP Relationship Manager Bank BUMN penyalur kredit.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gagal Temui Kajari,  Warga Segel Kantor Desa Sudaji

balitribune.co.id | Singaraja - Akibat kecewa  tidak bertemu dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buleleng, Edi Irsan Kurniawan,massa dari Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng, bertindak anarkis. Kekecewaan  mereka memuncak dengan menyegel Kantor Desa Sudaji menggunakan kayu dan bambu serta spanduk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.