Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Belasan Siswa SD Keracunan Massal

KERACUNAN – Belasan siswa SDN 1 Dauh Yeh Cani Abiansemal tampak dirawat di rumah sakit setelah keracunan makanan, Rabu (24/10).

BALI TRIBUNE - Belasan siswa SDN 1 Dauh Yeh Cani Abiansemal keracunan massal, Rabu (24/10).  Tidak ada korban jiwa, namun dari 218 siswa yang berisiko, sebanyak 14 siswa harus dilarikan ke Puskemas Abiansemal I untuk mendapat perawatan intensif. Dari 14 siswa tersebut, sebanyak 3 orang kelas 4, 10 orang kelas 5 dan 1 orang kelas 6. Peristiwa ini sendiri diduga berawal dari mereka menyantap nasi dan jajan di kantin sekolah.  “Iya, keracunan makanan. Dari 218 siswa sempat ada 14 orang dilarikan ke Puskesmas untuk diberikan perawatan,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Badung dr I Gede Putra Suteja, kemarin. Kata dia, siswa yang menjadi korban keracunan makanan ini semua adalah siswa-siswi SDN 1 Dauh Yeh Cani Abiansemal. Peristiwa ini selain mendapat atensi dari Dinas Kesehatan juga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Badung, Polsek Abiansemal, pihak sekolah dan orang tua siswa. “Korban semua dari SDN 1 Dauh Yeh Cani Abiansemal. Dan sudah mendapat penanganan di puskemas dan tidak ada yang sampai di rujuk,” katanya.  Suteja menjelaskan bahwa keracunan massal ini terjadi pada saat jam istirahat pukul 09.20 Wita. Saat itu para siswa membeli makanan di kantin sekolah dan pedagang buah keliling. Jenis makanan yang dimakan, yaitu di kantin berupa nasi goreng, sosis, teh gelas, mie gelas, mie lidi, rujak mangga, aqua gelas, snack jelly gam, minuman mountee.  Sedangkan di pedagang keliling siswa membeli buah kepundung dan buah segar lainnya. Nah, beberapa menit setelah jam makan, sejumlah siswa mulai mengeluhkan perut mual, pusing, sakit kepala, muntah-muntah dan lemas. Sehingga oleh pihak sekolah langung dilarikan ke Puskesmas Abiansemal I untuk diberikan penanganan intensif. Bahkan ada beberapa siswa sempat diinfus karena kondisinya yang ngedrop.  “Jam mulai makan 09.20 Wita dan jam 10.00 Wita sudah mulai timbulnya gejala keracunan. Sehingga langsung dibawa ke Puskesmas,” jelas Suteja. Dari sebanyak 14 siswa yang mendapat penangan medis, tidak ada yang sampai dirujuk ke RSUD Mangusada Badung. Setelah beberapa jam mendapat perawatan sebagian besar siswa bahkan sudah diperbolehkan pulang.  “Kondisi sekarang per 15.00 wita,  seluruh pasien sudah pulang ke rumah masing-masing dalam keadaan pulih,” katanya.  Untuk memastikan penyebab keracunan ini, pihaknya mengaku sudah mengambil sampel muntahan dan makanan  untuk dikirim ke Lab Daerah Provinsi. “Sampel muntahan dan makanan sudah kita kirim ke Lab Daerah Provinsi, untuk memastikan penyebab keracunan ini,” tukasnya.   Dikonfirmasi terpisah, Kepala SDN 1 Abiansemal Dauh Yeh Cani I Made Sudana mengaku sekali tidak menyangka, karena selama ini tidak pernah terjadi. “Tumben ini terjadi, makanya waktu awalnya ada tiga orang yang pingsan, langsung saya bawa sendiri ke puskesmas. Lalu saya panggil ambulan untuk membantu mengevakuasi siswa yang lain yang mengalami gejala serupa,” jelasnya. Sebetulnya, kata dia, aturan yang ada di sekolah, siswa hanya boleh jajan di kantin sekolah untuk menghindari siswa jajan sembarangan di luar. Untuk itu, pihaknya mengaku heran atas kejadian ini, terlebih pemeriksaan terhadap barang dagangan di kantin rutin dilakukan. “Semoga kedepannya tidak terjadi seperti ini lagi,” harapnya.ana

wartawan
I Made Darna
Category

Penglipuran Menuju Desa Wisata Regeneratif Kelas Dunia di 2026

balitribune.co.id | Denpasar - Desa Wisata (Dewi) Penglipuran selama ini identik dengan citra desa terbersih, rapi, dan paling fotogenik di Bali. Namun, di tengah tantangan pariwisata global yang kian kompleks, keindahan visual saja dinilai tak lagi cukup. Penglipuran pun memilih melangkah lebih jauh dengan menegaskan komitmennya menuju "pariwisata regenerative" melalui peluncuran agenda besar bertajuk “Regenerative Tourism 2026.”

Baca Selengkapnya icon click

Belasan Usaha Wisata Bahari dan Tirta di Bali Kantongi Sertifikat dari LSU

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya menyerahkan sertifikat usaha bidang pariwisata kepada pelaku usaha wisata tirta atau bahari yang tergabung di asosiasi Gabungan Pengusaha Wisata Bahari dan Tirta (Gahawisri) Bali yang berlangsung di Kantor Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali, Jumat (12/12).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Walikota Jaya Negara Tinjau Perumahan Buana Permai Pascabanjir, Uraikan Langkah Prioritas Tangani Kejadian

balitribune.co.id | Denpasar - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, pada Minggu (14/12) siang turun langsung meninjau kondisi wilayah Perumahan Buana Permai, Kelurahan Padangsambian yang sempat terdampak banjir pada Minggu 14 Desember dini hari, setelah sebelumnya wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas lumayan tinggi.

Baca Selengkapnya icon click

Jasad WNA Tersangkut di Gorong-gorong Tibubeneng, Diduga Terseret Banjir

balitribune.co.id | Mangupura - Warga Jalan Krisnantara, Desa Tibubeneng, Badung, dihebohkan penemuan jenasah tersangkut di gorong-gorong, Minggu (14/12) pagi. Diduga korban yang merupakan seorang warga negara asing (WNA) ini terseret banjir dan nyangkut digorong-gorong yang sempit.

Warga yang melihat keberadaan jenazah dalam gorong-gorong langsung melaporkan kejadian ini ke Tim SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Legian-Kuta Terendam Banjir, Evakuasi Warga dan Turis dengan Perahu Karet

balitribune.co.id | Mangupura - Banjir kembali mengepung sejumlah titik di wilayah Kabupaten Badung, Bali. Banjir yang dipicu oleh hujan lebat dan meluapnya Tukad Mati ini terpantau cukup parah terjadi di kawasan wisata Legian dan Kuta. Akibat bencana ini sejumlah wisatawan dan warga harus dievakuasi menggunakan perahu karet.

Baca Selengkapnya icon click

Berakhirnya Era Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Suwung

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster) mewanti-wanti secara publik bahwa tempat pembuangan akhir (TPA) yang berlokasi di Suwung akan ditutup permanen pada akhir tahun 2025, bagi Pak Koster, penutupan TPA Suwung ini merupakan pelaksanaan dari perintah Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, yang mengamanatkan bahwa tempat pembuangan sampah terbuka harus ditutup dan digantikan dengan sistem yang lebih aman dan b

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.