Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Belasan Siswi Tumbang Saat Gerak Jalan

gerak jalan
Tim medis saat meberikan pertolongan kepada belasan peserta lomba gerak jalan 12 KM yang pinsan dan kelelahan Jumat kemarin.

BALI TRIBUNE - Pelaksanaan Lomba Gerak Jalan Dewasa serta pelajar SMA/SMK di Kabupaten Jembrana dalam rangka HUT Kota Negara ke-122 dan HUT RI ke-72, Jumat (11/8) diikuti puluhan peserta. Para peserta yang sebelumnya dilepas di garis start di Jalan Surapati, depan Kantor Bupati Jembrana oleh Bupati Jembrana, I Putu Artha bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Jembrana diwajibkan menempuh rute keliling Kota Negara sejauh 12 kilometer hingga garis finis. Namun sejumlah peserta tumbang di tengah jalan sebelum finis.

Seperti yang dialami dua siswi SMA Saraswati Negara, Ni Putu Sri Widiari (16) asal Banjar Bale Agung, Desa Yehembang, Mendoyo dan Ni Kadek Herlinan (17) asal Lingkungan Munduk Anyar, Kelurahan Tegal Cangkring, Mendoyo.

Kedua siswi kelas XI yang semaput saat memasuki rute Jalan Dr. Sutomo atau Tugu Jam dilarikan ke garis finis oleh guru pendampingnya untuk mendapat pertolongan medis. Setelah mendapat bantuan oksigen dan siuman, Sri Widiari mengaku dirinya memang memiliki riwayat  sesak napas sedangkan Herlinan mengaku kelelahan dan tiba-tiba lemas.

Siswa SMA diponogoro Negara, Rika Safitri (17) asal Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Negara jatuh saat memasuki rute di Jalan Ahmad Yani, barat Jembatan Tukad Ijogading, Negara. Siswa SMA PGRI Negara, Nova Arini (16) asal Lingkungan Awen, Keluarahan Lelateng, Negara tumbang saat melalui rute Jalan Rajawali, Lingkungan Satria, Kelurahan Pendem, Negara. Keduanya dilarikan ke garis finis menggunakan ambulans untuk mendapatkan penangana medis. Keduanya juga mengaku kelelahan dan tiba-tiba lemas hingga tidak sadarkan diri.

Begitu pula belasan siswi tumbang saat tiba di garis finis. Salah satu peserta regu SMA Negeri 1 Melaya yang tiba pertamakali di garis finis, Kadek Sinta (17) siswi kelas XI asal Melaya jatuh pingsan. Setelah mendapat penanganan medis, ia mengaku memang dalam kondisi tidak fit namun tetap berusaha mengikuti perlombaan.

Belasan siswi lainnya dari regu sekolah lain juga tampak tumbang saat tiba di garis finis sehingga harus mendapat pertolongan di Pos PP yang disipakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana.  Bahkan sejumlah siswi yang telah sempat dirawat tim pertolongan pertama di garis finis harus dirujuk ke UGD RSU Negara untuk mendapatkan tindakan medis lebih lanjut.

Siswi SMK Negeri 2 Negara, Intan Pujawati, kelas X asal Desa Baluk, Negara dirujuk ke UGD RSU Negara menggunakan Ambulans Puskesmas II Pekutatan. Ayu Kartika, siswa kelas X SMK PGRI 2 Negara asal Banjar Pangkung Dale, Desa Kaliakah, Negara dilarikan ke RSU Negara menggunakan ambulans Dinas Kesehatan. NI Kadek Nia Artayani asal Banjar Sawe, Desa Batuagung, Jembrana siswa kelas X SMK TP 45 Negara dirujuk menggunakan ambulans Puskesma I Negara.  Siswa kelas XII SMA Firdaus Negara, Jaida santri asal Denpasar yang tumbang saat tiba digaris finis dilarikan menggunakan Ambulans Puskesmas I Jembrana. Rika Saftri dari SMA Diponogoro dilarikan menggunakan ambulans Puskesmas II Jembrana. Selain sesak napas, beberapa diantaranya tampak tidak sadarkan diri.

Menariknya hingga perlombaan berakhir, ada regu yang tidak sampai di finis. Sejumlah juri yang menunggu akhirnya mendiskualifikasi regu tersebut. Regu yang menghilang tersebut yakni dari barisan Sekretariat DPRD (Setwan) Jembrana dan barisan Kecamatan Melaya. Bahkan kedua regu yang dilepas di garis start di kloter pertama sebelum regu pelajar ini sudah memakan waktu perjalanan 2 jam 53 menit.

Salah seorang juri, I Gede Aryono ditemui di lokasi lomba membenarkan ada regu dari kategori karyawan yang tidak sampai di finis tersebut, “kemungkinan mereka kelelahan saat perjalanan dan membubarkan diri sehingga tidak sampai di garis finis” ungkap Sekretaris Umum KONI Jembrana ini.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Terduga Maling Ayam Tewas Mengenaskan di Baturiti, Motor Pelaku Hangus Dibakar Warga

balitribune.co.id I Tabanan – Seorang pria berinisial KD alias S tewas mengenaskan setelah diamuk massa saat terpergok mencuri ayam aduan di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Jumat (24/7/2026) dini hari.

Selain kehilangan nyawa, sepeda motor milik terduga pelaku yang berasal dari Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tersebut juga hangus dibakar warga yang tersulut emosi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata Serahkan Remisi Hari Anak Kepada 5 Anak Binaan LPKA Karangasem

balitribune.co.id I Amlapura - Sebanyak 5 Anak Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Karangasem menerima Pengurangan Masa Pidana (PMP) dalam rangka Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Tegaskan Penertiban Event di Ruang Publik, Semua Penyelenggara Wajib Patuhi Aturan

balitribune.co.id I Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan Pemerintah Kabupaten Badung akan memperketat penertiban seluruh kegiatan komunitas maupun event di ruang publik. Penegasan itu disampaikan menyusul polemik kegiatan lari komunitas di kawasan Canggu yang belakangan menjadi perhatian publik.

Baca Selengkapnya icon click

Sembilan SD di Petang Sepi Peminat, DPRD Badung Minta Langkah Konkret

balitribune.co.id I Mangupura - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 masih menyisakan persoalan yakni adanya sekolah yang sepi peminat di Kabupaten Badung. Tercatat sembilan sekolah dasar (SD) di Kecamatan Petang hanya memperoleh kurang dari 10 siswa baru hingga tahun ajaran dimulai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.