Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Beli Uang Palsu Secara Online, Buruh Pabrik Tahu "Dijuk" Polisi

Bali Tribune / Buruh pabrik tahu diamakan di Polres Jembrana setelah menjadi pelaku pengedar uang palsu yang dibeli melalui media social dan aplikasi belanja online ternama.

balitribune.co.id | NegaraTernyata uang palsu kini bisa dibeli di media sosial dan platfporm aplikasi belanja online. Terbukti, jajaran kepolisian di Jembrana kembali membekuk pelaku pengedar uang palsu. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui membeli uang palsu di marketplace dan dikamuplasekan dengan pembelian modem di salah satu aplikasi belanja online ternama.

Situasi sulit akibat masa pandemi ini membuat tidak sedikit orang melakukan cara pintas untuk mencari keuntungan. Setelah sebelumnya beberapa kali berhasil membekuk pelaku pemalsuan syarat perjalanan baik itu surat keterangan rapid test palsu maupun bukti vaksinasi palsu, kini jajaran Polres Jembrana berhasil mengungkap peredaran uang palsu. Berdasarkan data yang diperoleh di Polres Jembrana, kasus peredaran uang palsu ini terungkap setelah tiga warga yang menjadi korban melapor ke Polres Jembrana.

Modus yang digunakan pelaku adalah dengan membeli HP pada waktu dan tempat serta korban yang berbeda. Untuk mengelabui korbannya, pelaku beraksi pada malam hari dengan transaksi di pinggir jalan (COD). Pertama pelaku membeli HP milik korban, I Kadek Agus Budi Sanjaya (33) di Lingkungan/Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana pada Minggu (8/8) sekitar pukul 23.00 Wita. Pelaku membeli HP korban seharga Rp 1.050.000,- dan dibayar menggunakan 21 lembar uang palsu pecahan Rp 50 ribu.

Pelaku kembali beraksi pada Selasa (10/8) dengan membeli HP milik korban Misadi (32) asal Banjar Kelapa Balian, Desa Pengambengan, Negara. Pelaku melakukan transaksi di depan GOR Baluk sekitar pukul 18.30 Wita. HP korban seharga 325 ribu dibayar dengan 4 lembar uang palsu pecahan 50 ribu dan uang asli Rp 125 ribu. Sebelumnya pelaku juga membeli HP milik korban Ziana Walidah MS (27) asal Kelurahan Loloan Timur, Jembrana pada Selasa (15/8). Pelaku bertransaksi di Lapangan Umum Negara.

Saat itu transaksi dilakukan pukul 19.00 Wita menggunakan 20 lembar uang palsu pecahan 50 ribu. Berdasarkan laporan ketiga korban, polisi melakukan penyelidikan. Pelaku, Ardy Wiratama (29) asal Lingkungan Plangpang, RT 001/RW 002, Desa Pakis, Banyuwangi berhasil diciduk dirumahnya di Kelurahan Lelateng, Negara pada Kamis (19/8). Kanit IV Tipidter Satreskrim Polres Jembrana, Iptu I Made Suharta Wijaya mengatakan pelaku awalanya mengetahui penjaualn uang palsu tersebut dari market place di media social.

Dari media sosial diberikan link untuk komunikasi dengan penjualnya di luar Bali. Untuk mengkamuplasekan transaksi uang palsu tersebut, penjual mengarahkan pelaku membeli modem disalah satu lapak pada aplikasi belanja online. “System pembeliannya COD dan pelaku sudah sempat 3 kali membeli, masing-masing 1,5 juta, 1,2 juta dan 1,3 juta. Harganya 1 berbading 3. Uang palsu digunakan untuk membeli HP bekas dan akan dijual kembali. Transaksi dengan korbannya malam hari,” ujarnya.

Pelaku dijerat dengan pasal 26 ayat (2) yo pasal 36 ayat (2) dan pasal 26 ayat (3) pasal 36 ayat (3) UU nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara serta dena hingga Rp 50 milyar. “Kami masih lakukan pengembangan. Kami himbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat bertransaksi. Uang palsu memang sekilas fisiknya menyerupai uang asli. Sehingga harus lebih teliti, bila perlu menggunakan sinar ultraviolet saat bertransaksi,” ujar Kapoler Jembrana, AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa. 

wartawan
PAM
Category

Kukuhkan 3.535 Kader PDIP Badung, Koster Panaskan Mesin Partai sampai Akar Rumput

balitribune.co.id I Mangupura - Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Bali Wayan Koster, secara resmi mengukuhkan ribuan pengurus partai di Kabupaten Badung, mulai dari tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC), Ranting, hingga Anak Ranting. Sebanyak 3.535 kader tersebut dikukuhkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat struktur partai dari level terbawah atau akar rumput.

Baca Selengkapnya icon click

Adi Arnawa Dorong Inovasi Yowana dalam Parade Ogoh-ogoh Desa Sulangai

balitribune.co.id I Mangupura -  Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, secara resmi membuka Parade Ogoh-ogoh Tahun Çaka 1948 di Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Jumat (13/3/2026). Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong di Lapangan Desa Adat Sulangai sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian seni budaya Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Pimpin Rakor ASPER PSBS, Tegaskan Aturan Pemilahan Sampah di Badung Mulai April 2026

balitribune.co.id I Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (ASPER PSBS) dengan para pengelola jasa pengangkutan sampah di Kabupaten Badung, bertempat di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Minggu (15/3/2026). 

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Lepas Mudik Gratis, Bukti Kepedulian antar-Umat Beragama

balitribune.co.id I Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi melepas peserta program mudik gratis tahun 2026. Pelepasan ditandai dengan pengibaran bendera di depan lobi Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Sabtu (14/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pantau Gudang Bulog, Pemkot Denpasar Pastikan Pangan Terkendali

balitribune.co.id I Denpasar  - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar melakukan monitoring ketersediaan stok pangan di Gudang Bulog Sempidi, Kabupaten Badung, Jumat (13/3/2026). Langkah ini diambil guna memastikan stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Nyepi Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Baca Selengkapnya icon click

Mudik Lebih Awal, Penumpang Padati Terminal Mengwi Jelang Nyepi

balitribune.co.id I Badung - Pergerakan pemudik di Terminal Tipe A Mengwi, Badung, mulai menunjukkan tren peningkatan signifikan pada Minggu (15/3/2026). Lonjakan penumpang tahun ini terjadi lebih awal karena periode mudik Lebaran 1447 H berdekatan dengan rangkaian Hari Raya Nyepi Saka 1948.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.