Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Belum Terima TPP Selama 2 Tahun, DPRD Desak Bupati Evaluasi Kinerja Bawahannya

Bali Tribune / KOMISI I - Suasana rapat kerja Komisi I DPRD Bangli dengan BKPSDM, PKP dan Bagian Organisasi, bertempat di kantor DPRD Bangli.

balitribune.co.id | Bangli - Komisi I DPRD Bangli menggelar rapat kerja dengan Badan Kepegawaian Pengembangan SDM (BKPSDM) Bangli, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli, Bagian Organisasi Setda Bangli, Senin (12/9). Rapat tersebut membahas terkait nasib para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Penyuluh Pertanian.

Dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi I DPRD Bangli, terungkap kalau semenjak dilantik Maret 2020 lalu, para P3K Penyuluh Pertanian belum mendapatkan tambahan penghasilan pegawai (TPP). Padahal pemberian TPP sudah diamanahkan dalam Undang-undang. Terkait hal tersebut Dewan mendesak agar bupati lakukan evaluasi kinerja bawahannya.

Ketua Komisi I DPRD Bangli, Satria Yudha menegaskan, sejatinya setelah dilantik sebagai P3K harusnya para P3K Penyuluh Pertanian ini sudah mendapatkan haknya yakni gaji dan TPP. Papar politisi PDI-P ini, namun realitanya hampir dua tahun TPP belum diberikan.

“Mereka ikut tes pada 2019 dan 2020 dilantik. Namun menginjak akhir tahun 2022 belum menerima TPP," jelasnya.

Lantas penyebab mereka belum mendapatkan TPP, kata politisi asal Banjar Tanggahan Peken, Desa Sulahan, Kecamatan Susut ini, dari keterangan Dinas PKP dan BKD dalam rapat sebelumnya dijelaskan  jika TPP untuk P3K Penyuluh Pertanian belum dapat diberikan karena terbentur masalah regulasi.

"Saya kira pada APBD Perubahan ini sudah clear dan sudah dapat TPP, ternyata mereka belum terima haknya. Maka saya panggil BKD dan PKP agar tidak ada saling lempar lagi," ungkapnya.

Berdasarkan rapat tersebut terungkap jika persoalan bukan regulasi melainkan jumlah penerima. Yang mana tidak dicantumkan 37 orang P3K Penyuluh Pertanian. "Tadi masih ngotot maka saya bongkar regulasi. Regulasi seperti apa," ujarnya.

Lebih lanjut, dalam Peraturan Bupati (Perbup) tidak menyebutkan TPP hanya untuk PNS tapi menyebutkan ASN. Jadi tidak perlu dilakukan penambahan P3K. Karena pada aturan di atas sudah jelas menyebutkan ASN meliputi PNS dan P3K. Dengan begitu cukup menambahkan jumlah P3K.

Disinggung soal TPP akan dirapel, Satria Yudha belum dapat memastikan. Pasalnya, masih akan dilakukan rapat lanjutan. Pihaknya akan rapat dengan tim TPP.

"Katanya ada Tim TPP, kalau sudah banyak tim tentu akan lebih mudah atau lebih cepat kerjanya,” ujar anggota Dewan dua kali periode ini.

Menurutnya, seharusnya ada prinsip berbagi, ketika PNS tertawa, paling tidak P3K bisa tersenyum. P3K Penyuluh Pertanian harus diperjuangkan, terlebih lagi Bangli ini mengandalkan sektor pertanian. Diharapkan masalah saat ini agar tidak terjadi lagi ke depannya, sebab banyak juga P3K di bidang kesehatan maupun pendidikan.

Disamping Satria Yuda mengingatkan jika dirinya sebagai anggota Dewan menjadi pelayanan masyarakat, diharapkan OPD juga memposisikan diri sebagai pelayanan. Sehingga apa yang menjadi visi misi bupati yang sudah baik dan pemikiran yang visioner bisa berjalan sesuai harapan. Melihat realita saat ini ibarat mesin pincang.

"Bangli ingin melompat tapi mesin justru tidak hidup. Atrinya tidak dapat dukungan penuh OPD dalam menjabarkan visi misi bupati,” sindirnya.

Berkaca dari kondisi yang terjadi saat ini, pihanya mendesak Bupati untuk melakukan evaluasi sehingga ke depan Bangli ini betul-betul menjadi Bangli Era Baru. Bangli yang bisa melompat.

"Harus ada evaluasi, mereka cenderung sudah nyaman," sebut Satria Yuda.

wartawan
SAM
Category

Angkat Inovasi Sembagi Arutala, Sekda Kota Denpasar Jadi Narasumber Webinar Nasional KORPRI Berbagi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, menjadi salah satu narasumber dalam Webinar Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) bertema "KORPRI Peduli KORPRI Berbagi: Aksi Nyata ASN untuk Kemanusiaan dan Perlindungan Sosial". Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini menghadirkan jajaran KORPRI dan ASN dari berbagai daerah di Indonesia pada Kamis (13/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

70 Paskibraka Badung Intensif Berlatih, Siap Jalankan Tugas HUT ke-81 RI

balitribune.co.id | Mangupura - Sebanyak 70 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung terus mematangkan kesiapan untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang. Kamis, (13/8/26).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lolos Seleksi Ketat, Ngurah Baja Jadi Calon Tunggal Ketua IOF Pengda Bali

balitribune.co.id | Mangupura - Seiring berakhirnya masa bakti kepengurusan 2022–2026, seluruh jajaran dan komunitas pecinta mobil 4x4 di Pulau Dewata menanti momen penting Musyawarah Daerah (Musda) Indonesia Off Road Federation (IOF) Pengda Bali. Agenda tersebut akan digelar pada Minggu (16/8/2026) di Hotel Larina, Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Fakta Baru Kasus Pencuri Ayam Tewas di Tabanan: Masih Hidup Saat Diserahkan ke Polisi

balitribune.co.id I Tabanan - Tim kuasa hukum Krama Desa Adat Juwuk Legi, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, mengungkap fakta baru terkait tewasnya terduga pencuri ayam berinisial KD (asal Desa Sidetapa, Buleleng). Mereka menduga ada keterlibatan warga luar desa dalam kematian KD karena korban masih hidup saat diserahkan ke kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pelabuhan Gilimanuk Disterilisasi, Pedagang Asongan Beradaptasi

balitribune.co.id I Negara - Perubahan suasana terasa setelah sterilisasi penuh diberlakukan di kawasan Pelabuhan Gilimanuk. Akses keluar-masuk diperketat dan seluruh aktivitas di dalam kawasan pelabuhan ditata berdasarkan zona. Bagi para pedagang asongan yang selama ini menggantungkan penghasilan dari arus penumpang, perubahan tersebut membuat pola berjualan ikut bergeser.

Baca Selengkapnya icon click

KUR BRI Perkuat Perajin Gerabah untuk Menjaga Tradisi Pengabenan Bali

balitribune.co.id | Mangupura - Di tengah gempuran produk modern, gerabah tradisional untuk kebutuhan upacara adat Bali masih bertahan. Di Banjar Basang Tamiang, Desa Kapal, Kabupaten Badung, usaha gerabah yang telah diwariskan turun-temurun sejak sekitar tahun 1970-an tetap hidup berkat ketekunan keluarga perajin dalam menjaga tradisi sekaligus menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.