Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bencana Akibat Hujan Deras, Kerugian Miliaran Rupiah

Bali Tribune/PUTUS - Jembatan yang penghubung Banjar Sanggulan dengan Desa Banjar Anyar Kediri putus.
Balitribune.co.id | Tabanan - Hujan lebat yang melanda wilayah Tabanan dari Jumat malam hingga Sabtu (10/10), menyebabkan beberapa kerusakan. Yakni robohnya piyasan dan tembok penyengker di Pura Beji, Banjar Bakisan, Denbatas, kemudian tembok penyengker di Jalan Anggrek Gang XII No 14 Dauh Peken. 
 
Tebing longsor di Perumahan BCA Land Banjar Anyar masuk ke rumah-rumah warga, tergerusnya senderan rumah milik warga di Banjar Pondok, Seltim. Tembok penyengker Pura Dalem Setra Munduk di Banjar Bajra Utara, Selemadeg, roboh menutup jalan. Kemudian jalan penghubung Terminal Kediri-Sanggulan putus total, senderan longsor.
 
Air meluap ke rumah warga di Bajra Kelod, Selemadeg, tujuh KK terpaksa dievakuasi. Senderan dapur longsor di Banjar Sarasidi, Sembung Gede, Kerambitan. Penyengker pura di Alas Kedaton kurang lebih lima meter roboh. Di Abiantuwung, Penyalin Samsam, Denbatas, Tuakilang terjadi luapan air menggenangi jalan. Pohon tumbang di Jalan Buahan-Cemagi terjadi pohon tumbang. Longsor yang menutup jalan di Selanbawak-Marga, Dalang Gadungan Bangkiangsidem menuju Gadungan dan Riang Gede-Subamia. Kerusakan rumah dan tembok penyengker milik I Gusti Made Susila di Banjar Dangin Pangkung Bajra, Selemadeg, dan jalan putus/jabol di Branjingan Klecung, Mandung Kukuh serta Petireman Lumbung.
 
Dampak hujan juga porak-porandakan wilayah Desa Tegal Mengkeb, Kecamatan Selemadeg Timur, ada 4 titik kejadian, menimbulkan kerugian sekitar Rp 1,2 miliar. Titik pertama bencana hancurkan bangunan di Pantai Klecung, Desa Tegal Mengkeb, Kecamatan Selemadeg Timur. Titik kedua, dua buah jembatan penghubung Desa Tegal Mengkeb-Desa Berembeng, dan jembatan penghubung Desa Tegal Mengkeb-Desa Serampingan putus. Selain itu 1 buah jukung milik nelayan kelompok Medori Putih hilang dihanyutkan air deras.
 
Kerugian yang ditimbulkan di Tegal Mengkeb mencapai Rp 1,2 miliar. Kondisi ini sudah dilaporkan ke BPBD Tabanan untuk segera ditindaklanjuti. Kepala BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Sucita menegaskan, data sementara bencana di Tabanan akibat hujan deras Sabtu (10/10) sebanyak 57 titik tersebar di 9 Kecamatan. Hanya Kecamatan Baturiti yang nihil bencana sesuai dengan hasil koordinasi. Total kerugian akibat bencana alam ini masih belum dihitung karena sedang proses pendataan. 
wartawan
Komang Arta Jingga
Category

BLDF Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Tahura Pemogan

balitribune.co.id I Denpasar - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya pelestarian yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen BLDF dalam mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Kebakaran di Jalan Nakula, 85 KK Kehilangan Rumah

balitribune.co.id I Denpasar - Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula Pemecutan Kelod Denpasar menyisakan kesedihan bagi puluhan warga yang tinggal di lokasi. Dari catatan Dinas Sosial Kota Denpasar, baru terdata ada 85 KK yang terdampak dari musibah kebakaran tersebut. Hingga kini Dinsos Denpasar terus melakukan pendataan kepada warga yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Bangli Desak Evaluasi Total Penataan PNS di Setiap OPD

balitribune.co.id | Bangli - Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Ketut Suastika, mendesak Pemerintah Kabupaten Bangli untuk segera mengevaluasi dan menata ulang pendistribusian Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini dinilai mendesak agar penempatan pegawai benar-benar selaras dengan Analisis Beban Kerja (ABK) dan prioritas program pembangunan daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.