Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bencana Banjir dan Longsor di Karangasem, Tiga Orang Tewas

Bali Tribune / EVAKUASI - Bencana Banjir dan Longsor di Karangasem, Tiga Orang Tewas

balitribune.co.id | AmlapuraHujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah di Kabupaten Karangasem, Senin (17/10) memicu terjadinya bencana banjir dan tanah longsor yang memakan 3 korban jiwa serta beberapa warga luka-luka. Sejumlah rumah mengalami kerusakan dihantam banjir maupun tanah longsor.

Di Banjar Abian Tihing, Desa Jungutran, Kecamatan Bebandem, seorang warga terpaksa dievakuasi Tim SAR karena mengalami luka-luka setelah diterjang banjir. Sementara di wilayah tersebut belasan rumah terendam banjir dan beberapa diantaranya mengalami kerusakan dan warga harus mengungsi di Balai Banjar.

Di Banjar Perang Sari, Desa Duda, Kecamatan Selat, seorang warga meninggal dunia setelah tertimbun material longsoran. Sedangkan di Banjar Dinas Santhi, Desa Selat, sebuah rumah milik I GustI Ngurah Suparta hancur diterjang banjir bandang. Dua orang anaknya masing-masing I Gusti Ayu Pradnya (19) dan I Gusti Ngurah Wedana Putra (8) meninggal dunia setelah hanyut terbawa banjir.

Sebelumnya I Gusti Ngurah Suparta bersama istri dan tiga orang anaknya tengah berada di dalam rumah, dan sebelumnya memang terjadi hujan lebat dengan intensitas tinggi. Pada pukul 03.30 Wita, air tukad mati Sungai Ketapang mulai meluap. Dalam hitungan menit tiba-tiba banjir bandang datang dan menghantam rumah tersebut.

I Gusti Ngurah Suparta saat itu berusaha menyelamatkan istri dan anaknya. Satu orang anaknya berhasil diselamatkan sementara dua orang lainnya yakni I Gusti Ayu Pradnya (19) dan I Gusti Ngurah Wedana Putra terlambat diselamatkan. Keduanya hanyut terbawa derasnya banjir.

Beberapa jam kemudian, korban I Gusti Ayu Pradnya ditemukan meninggal dunia di pematang sawah yang tergenang banjir sekitar 700 meter dari rumahnya. Sementara adiknya I Gusti Ngurah Wedana Putra belum ditemukan. Tim SAR gabungan bersama warga saat itu berupaya keras untuk melakukan pencarian terhadap korban I Gusti Ngurah Wedana Putra yang masih hilang.

Pencarian titik pertama difokuskan di rumah korban, karena diperkirakan korban tertimbun material banjir di dalam rumahnya. Namun setelah dilakukan penggalian, korban tidak ditemukan, baru beberapa jam kemudian Tim SAR gabungan bersama warga akhirnya berhasil menemukan korban sekitar 10 meter di sebelah Barat rumahnya yang hancur diterjang banjir.

Korban ditemukan tertimbun material pasir, kerikil dan batu serta batang pohon. Usai dievakuasi korban lanjut dibawa ke Puskesmas Selat.

"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, posisinya sekitar 10 meter sebelah Barat bangunan rumahnya, saat ditemukan kondisi korban tertimbun material banjir,” tegas Koordinator Pos SAR Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Wiadnyana.

Sementara itu, dari keterangan ayah korban, I Gusti Ngurah Suparta, sebelumnya memang terjadi hujan lebat dari pukul 00.00 Wita. Namun ketika itu dia sempat keluar memantau situasi, dan tidak ada tanda-tanda air meluap. Selain itu dirinya juga yakin jika sejak dulu di sana tidak pernah terjadi banjir termasuk aliran lahar dingin.

Namun pada pukul 03.30 Wita, banjir bandang tiba-tiba menerjang dan dia hanya bisa menyelamatkan istrinya hampir terseret banjir. Di saat yang sama dia juga mendengar teriakan dari salah satu anaknya bernama I Gusti Ayu Trisna Dewi yang juga nyaris terseret banjir tidak jauh dari posisi rumahnya.

Setelah menyelamatkan anaknya, Suparta sempat pergi meminjam senter untuk melihat dua anaknya yang lain yaitu I Gusti Ayu Pradnya dan I Gustu Ngurah Wedana Putra. Saat itu, Suparta mengira dua anaknya tersebut masih terjebak di dalam rumah. Namun, saat kembali memastikan ke dalam rumah membawa senter, ternyata kedua anaknya itu sudah tidak ada lagi di dalam kamar. 

wartawan
AGS
Category

Sempat Terkendala Biaya, Lima Siswa Dapat Dukungan ke Kompetisi Esai Internasional di Malaysia

balitribune.co.id I Negara - Lima siswa SMA Negeri 1 Negara, Jembrana, akhirnya bisa bernapas lega. Sempat terkendala biaya untuk mengikuti International Essay Competition di Malaysia, kelima siswa tersebut kini telah mendapat dukungan dana pendidikan untuk keberangkatannya.

Baca Selengkapnya icon click

Dua Gedung Sekolah Ludes Dilalap Api, Kerugian Capai Rp500 Juta

balitribune.co.id | Amlapura — Warga Banjar Dinas Tegalsari, Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Karangasem, digemparkan oleh kebakaran yang melanda gedung SD Negeri 4 Tianyar Barat pada Sabtu (5/9/2026) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.17 Wita ini menghanguskan dua ruang kelas dan satu bangunan perpustakaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pelaku Perusakan Kantor PDAM Unit Kintamani Diciduk Polisi

balitribune.co.id I Bangli - Tidak membutuhkan waktu yang lama, Tim Opsnal Polsek KIntamani berhasil menangkap pelaku perusakan kantor PDAM Unit Pelayanan Kintamani. Pelaku perusakan I Nengah Nyawa (42) asal Banjar Dana Petapan, Desa Batur Utara Kintamani. Kini pelaku menjalani pemeriksaan intensif guna proses hukum lebih lanjut.

Baca Selengkapnya icon click

BULOG Kanwil Bali Turun ke Pasar, Pastikan Pasokan dan Harga Beras Terkendali

balitribune.co.id I Denpasar - Perum BULOG Kantor Wilayah Bali turut melaksanakan monitoring pasar secara serentak sebagai bagian dari langkah konkret dalam memastikan ketersediaan pasokan serta menjaga stabilitas harga beras dan kebutuhan pangan masyarakat di wilayah Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata Apresiasi Gelaran Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali

balitribune.co.id | Amlapura - Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali “Berbelanja dan Berbagi” yang digelar di Kabupaten Karangasem, Jumat (4/9/2026), sukses menggerakkan transaksi ekonomi masyarakat. Hanya dalam waktu 10 jam, kegiatan yang dipusatkan di Taman Budaya Kapten A.A. Made Karang Candrabuana, Amlapura, tersebut berhasil membukukan omzet Rp. 526.213.500.

Baca Selengkapnya icon click

Kasus Penggelapan Asal-Usul Orang Pertama di Bali, Ibu dan Anak Jadi Tersangka

balitribune.co.id | Denpasar - Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Denpasar resmi menetapkan seorang ibu berinisial LJL dan anaknya berinisial KC sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana penggelapan asal-usul orang sesuai Pasal 401 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tertanggal 2 September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.