Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Berbagi Ilmu Kepemimpinan kepada Nindiya Praja IPDN

Bali Tribune / KULIAH UMUM - Bupati Suwirta saat berikan kuliah umum di IPDN NTB Praya, Lombok.

balitribune.co.id | SemarapuraBupati Klungkung I Nyoman Suwirta diundang memberikan kuliah umum “Kepemimpinan Organisasi dan Pemerintahan” di Institute Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Nusa Tenggara Barat (NTB), Praya, Lombok, Senin (4/7/22). Kuliah umum dipandu oleh Direktur IPDN NTB Dr. Insinyur Sri Hartarti M. P. dan diikuti oleh seluruh Nindya Praja IPDN yang total berjumlah sebanyak 328 orang.

Kuliah umum Bupati Suwirta diawali dengan cerita kisah hidupnya yang dimulai dari titik terendah dan bukan siapa siapa, dari keluarga sederhana dipulau Nusa Ceningan. Bekerja keras semenjak kecil hingga bisa menjadi seorang manager koperasi, motivator dan hingga menjadi seorang Kepala Daerah.

Sekelumit pangamalaman menangani pengungsi erupsi Gunung Agung dan penanganan Covid-19 dipergunakan oleh Bupati Suwirta sebagai ilustrasi bagaimana konsep kepemimpinan secara nyata diimplementasikan. Mulai dari menyiapkan tempat pengungsian, pengelolaan bantuan, pelayanan pengungsi dan pemulangan pengungsi pasca erupsi serta berkoordinasi langsung dengan Presiden RI Joko Widodo dan para pejabat dari pusat yang datang dengan membawa bantuan bagi para korban erupsi. Pelayanan terhadap para pengungsi juga dilakukan dengan konsep “Menyama Braya”, yang artinya memperlakukan pengungsi sebagai “semeton” atau saudara.

Kepada para Nindiya Praja Bupati Suwirta berpesan untuk menurunkan harga diri dan membiarkan orang lain yang akan mengangkat sesuai dengan amal dan prestasi yang diraih. Begitu pula saat bekerja untuk selalu berbuat dan memberikan yang terbaik tanpa harus menjadi yang terbaik. "Adik adik disini semua memiliki potensi untuk menjadi pemimpin. Tunjukkan diri dan jagalah nama baik. Karena nama baik jauh lebih penting daripada kekayaan." Tegas Bupati Suwirta.

Direktur IPDN Nusa Tenggara Barat, Dr. Insinyur Sri Hartarti M. P. mengatakan, pendidikan untuk Nindiya Praja IPDN tidak hanya dibangku kuliah namun juga berbagai keilmuan dari sejumlah kalangan. Baik praktisi, politisi dan Kepala Daerah. Mengingat seorang Praja nantinya akan menjadi seorang pemimpin yang harus bisa dipercaya oleh masyarakat. Bupati Klungkung terpilih sebagai narasumber, selain karena sebagai seorang sosok kepala daerah yang berprestasi namun juga  seorang motivator.

wartawan
SUG
Category

Tahap Awal WFH, Pemkab Tabanan Pastikan Layanan Publik Tetap Jalan

balitribune.co.id I Tabanan -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan seluruh unit pelayanan publik tetap beroperasi secara normal dan menjadi prioritas utama meskipun kebijakan Work From Home (WFH) mulai diberlakukan bagi sebagian pegawai.

Prioritas ini bertujuan agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan dasar tanpa hambatan di tengah masa penyesuaian sistem kerja baru yang ditetapkan oleh pemerintah pusat ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

153 Orang di Lapas Tabanan Jalani Tes Urine

balitribune.co.id I Tabanan - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menggelar razia dan tes urine terhadap 153 petugas dan warga binaannya pada Senin (6/4/2026). Kegiatan itu dilakukan untuk memperkuat deteksi dini jelang peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62. Lewat kegiatan itu, Lapas Tabanan hendak memastikan lingkungannya bersih dari peredaran gelap narkoba.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Karya Ida Betara Turun Kabeh, Ribuan Umat Hindu Sembahyang di Pura Agung Besakih

balitribune.co.id I Amlapura - Umat hindu memadati Pura Agung Besakih untuk menghaturkaan Bakti Penganyar dan persembahyangan bersama dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh. Upacara Bakti Penganyar ini berlangsung khusuk dipuput oleh sejumlah Sulinggih, dan pada Selasa (7/4/2026) merupakan jadwal bakti penganyar Kabupaten Badung.  

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjerat Judi, Oknum Karyawan Yayasan di Bali Gasak Uang Tunai dan Aset Operasional

balitribune.co.id | Denpasar - Aksi seorang staf Yayasan Solefamily Bali berinisial TAM alias Titho (31) terbilang tega. Sebab, pria dengan alamat asal Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Flores, NTT ini mencuri uang Yayasan Solefamily Bali yang diperuntukan orang - orang sakit. Diduga kuat, uang hasil curian itu untuk berjudi karena pria kelahiran 30 Oktober 1995 itu mempunyai riwayat berutang dan berjudi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.