Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Berbasis Knockdown, Kemasan Sanur Kites Festival Dirubah

Sanur Kites Festival
LAYANGAN BERBASIS KNOCKDOWN- Agar tidak mengganggu para pengguna jalan, Sanur Kites Festival 2017 ini dikemas berbeda yakni, Layangan Berbasis Knockdown. Tampak, salah satu tim peserta berusaha menerbangkan layang-layang miliknya saat pelaksanaan Sanur Kites Festival tahun 2016 lalu.

BALI TRIBUNE - Desa Pakraman Sanur untuk kesekian kalinya menggelar Lomba Layang-layang yang juga dikenal dengan sebutan Sanur Kites Festival. Berbeda dengan pelaksanaan lomba sebelumnya, lomba yang dijadwalkan berlangsung 22-23 Juli nanti dikemas dengan memadukan teknologi berbasiskan layangan knockdown.

Demikian disampaikan ketua panitia lomba layang-layang Kadek Suprapta Meranggi usai beraudensi dengan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra di Gedung Sewaka Dharma, Senin (12/6) lalu.

Dikatakan Kadek, bergerak dari pengalaman lomba sebelumnya yang kerap menuai keluhan oleh para pengguna jalan raya, lomba kali ini dirubah dengan perpaduan teknologi yang berbasis layangan knockdown.

“Lomba yang kami selenggarakan sekarang ini memadukan teknologi, mulai dari pendaftaran sampai pada layang-layang yang dibuat harus knockdown,” ujarnya.

Dia berharap, kemasan kali ini dapat menghindari kemacetan yang kerap menuai keluhan warga terutama para pengguna jalan yang melintas di jalur sekitar lokasi lomba.

Selain mengurangi kemacetan, lomba yang dilaksanakan 22-23 Juli mendatang itu dipastikan ramah lingkungan. Terutama turut menjaga kebersihan dilingkungan lomba yang akan dilaksanakan.

“Untuk itu kami menggandeng LSM Malu Dong untuk turut melakukan sosialisasi dalam menjaga kebersihan di tempat lomba,”terang Kadek.

Dia menambahkan, pada lomba kali ini selain keindahan, penilaian didasarkan pada tingkat kepedulian peserta akan lingkungan.”Kita harus mulai dari diri sendiri untuk turut menjaga kebersihan lingkungan sehingga lingkungan yang ada tetap bersih,” harapnya.

Disebutkan Kadek, peserta lomba kali ini akan mengalami peningkatan dari lomba sebelumnya. Dia memperkirakan, jumlah peserta melebihi 1.800 peserta.

Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra menyambut baik pelaqksanaan lomba ini.Ia berharap event tahunan ini tidak sebatas pada atraksi pariwisata saja namun dapat menjadi media pelestarian budaya.

“Kami harapkan lomba layang-layang yang dilaksanakan menjadi salah satu atraksi wisata yang telah ada selama ini,” ucapnya.

Mengingat dalam lomba layang-layang tersebut melibatkan banyak peserta, pada kesempatan itu, kepada panitia Walikota Rai Mantra menekankan pada panitia untuk turut menjaga lingkungan terutama kebersihan.

wartawan
release
Category

Sanggar Seni Kasturi Rekonstruksi Tari Baris Paku, Penari Pantang Konsumsi Daging Babi

balitribune.co.id I Bangli - Sanggar Seni Kasturi, Banjar Sabang, Desa Adat Selulung, menggelar revitalisasi kearifan lokal melalui rekonstruksi Tari Baris Paku, Minggu (12/7/2026). Rekonstruksi digelar sebagai  upaya pelestarian terhadap tari sakral yang ada di wilayah Kintamani bagian barat ini.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Life Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan dan Proteksi Menjaga Aset

balitribune.co.id | Denpasar - Memiliki rumah dan aset dinilai belum cukup untuk menjamin ketenangan finansial. Masyarakat perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik dengan menyeimbangkan alokasi dana untuk investasi, kebutuhan hidup, dan proteksi agar aset yang telah dikumpulkan tidak terkuras ketika menghadapi risiko.

Baca Selengkapnya icon click

Lewat Proyek Karbon Hutan Kopi Kintamani sebagai Wadah Alami Menyerap dan Menyimpan CO2

balitribune.co.id | Bangli - Coop Coffee Foundation mengajak awak media di Bali untuk melihat secara langsung proyek pemulihan hutan kopi Kintamani di Desa Catur, Kabupaten Bangli, Kamis (9/7) yang telah menjadi desa pilot pelaksanaan proyek karbon program Tropical Landscape Grant Funding (TLGF). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

World Climbing Series 2026, Desak Made Kembali Persembahkan Emas

balitribune.co.id I Denpasar - Atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dari nomor speed putri di ajang World Climbing 2026.

Setelah sebelumnya meraih emas pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia, Sabtu (4/7/2026) pekan lalu, atlet asal Bali ini kembali meraih emas di World Climbing Series Chamonix 2026, Prancis pada Minggu (12/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Sisir Penerima Bansos Hingga ke Banjar-Banjar, Pemkab Jembrana Kerahkan Ribuan ASN

balitribune.co.id I Negara - Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana tak lagi hanya berkutat di balik meja kantor. Mulai Jumat (10/7/2026), mereka turun langsung menyusuri desa, lingkungan, hingga banjar-banjar untuk mendata dan memverifikasi kondisi masyarakat. Misi yang diemban bukan sekadar mengumpulkan data, melainkan memastikan bantuan sosial benar-benar diterima warga yang berhak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.