Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Berbulan - Bulan Sambungan PDAM Belum Terpasang

Bali Tribune/Kepala Lingkungan Palaktiying, I Wayan Ubung.

balitribune.co.id | Bangli Warga Dusun Palaktiying, Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli sudah hampir tiga bulan menunggu pihak Perusahaan  Daerah air Minum (PDAM), memasang sambungan air ke rumah - rumah. Padahal warga sudah memenuhi kewajibanya,  mendaftar dan membayar biaya amprah  sejak Januari lalu. Untuk memenuhi kebutuhan air warga harus membeli dari pedagang air dan ada pula memanfaatkan air hujan yang ditampung.

“Kami awalnya merasa senang karena segera mendapat pelayanan air dari PDAM, agar  lebih cepat air bisa mengalir ke rumah- rumah warga sudah membayar biaya amprah bulan Januari lalu,” ujar salah seorang warga, Rabu (3/4).

Walaupun, lanjutnya,  telah membayar biaya amprah  sebesar Rp 1.830.000, namun pihak PDAM tak kunjungan  melakukan pemasangan sambungan ke rumah - rumah warga. Karena saking lamanya menunggu, warga mulai bertanya - tanya terkait lamanya proses dan berharap pihak PDAM bisa segera memasang sambungan ke rumah - rumah warga yang telah membayar biaya amprah. “Awalnya dikatakan sebulan setelah amprah dibayar, sambungan ke rumah-rumah  akan terpasang,” ungkapnya.

Untuk memenuhi kebutuhan air selama ini, warga terpaksa membeli air dari pedagang air dan adapula yang memanfaatkan air hujan. “Oleh warga air hujan ditampung dalam bak ,air tersebut dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari - hari, memang pihak PDAM menyediak kran umum, namun bagimana dengan masyarakat yang tinggal jauh dari kran umum,” ujarnya.

Terpisah Kepala Lingkungan Palaktiing, I Wayan Ubung saat dikonfirmasi membenarkan pemasangan sambungan ke rumah- rumah belum terpasang. Lanjutnya untuk biaya amprah dari warga yang nantinya akan menjadi konsumen tetap PDAM telah dilakukan bulan januari lalu dengan biaya amprah sebesar Rp 1.830.000. Awalanya PDAM berkomitmen setelah biaya amprah terbayarakan paling lambat dua bulan setelahnya akan dilakukan pemasangan sambungan ke rumah – rumah. “Untuk di Dusun Palaktiiing tercatat 100  pelanggan lebih  dan mereka telah membayar biaya amprah,” tegasnya.

Kata I Wayan Ubung terkait keterlambatan pemasangan sambungan, pihaknya sudah sempat mendatangai kantor PDAM Bangli. Menurut pihak PDAM keterlambatan dikarenakan gagal tender untuk pengadaan material sambungan. “Karena pengadaan material  juga mencakup untuk Desa Bangbang, Kecamatan, Tembuku maka anggaranya diatas 200 juta dan harus lewat proses tender,” jelasnya sembari menambahkan untuk posisi Direktur saat ini dijabat Plt  yang nota bene tidak memilki kuasa penuh.

“Kalau bisa untuk pengadaan material tidak kolektif sehingga proses pengadaan bisa dilakukan lewat penunjukan langsung (PL), pengadaan lewat PL prosesnya lebih cepat dan masyarakat lebih cepat terlayani,” ujarnya. Di sisi lain Plt Direktur PDAM Bangli, I Nyoman Terus Arsawan belum bisa diminta keterangan.   

wartawan
AA Samudra Dinata

38 Koperasi Merah Putih di Bali Siap Beroperasi, Ditargetkan Capai 120 Unit pada Juli 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Provinsi Bali mencatat sebanyak 38 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah siap beroperasi di berbagai wilayah Bali. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 120 koperasi hingga akhir Juli 2026. 

Hal itu disampaikan Wayan Koster saat menghadiri Peresmian Operasionalisasi 1.061 KDKMP secara virtual dari KDKMP Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bali Soroti Dugaan Jual Beli Izin Sapi, Kresna Budi Minta Sistem Kuota Dihapus

balitribune.co.id I Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, mendesak Pemerintah Provinsi Bali segera mengevaluasi bahkan membekukan sistem kuota pengiriman sapi Bali menyusul adanya dugaan praktik jual beli izin pengiriman sapi oleh oknum tertentu.

Menurut Kresna Budi, praktik tersebut sangat merugikan peternak dan pengusaha kecil karena biaya tambahan yang muncul membuat mereka sulit bersaing dengan pemodal besar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pantai Legian Dinilai Kumuh, Bupati Badung Siapkan Penataan Kawasan Samigita

balitribune.co.id | Mangupura - Kondisi kawasan Pantai Legian yang dinilai masih semrawut dan kumuh menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Badung. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan penataan kawasan pantai di wilayah Seminyak, Legian, dan Kuta (Samigita) akan dilakukan secara bertahap guna mengembalikan daya tarik pariwisata Bali selatan.

Baca Selengkapnya icon click

Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Karangasem Meningkat Dua Kali Lipat

balitribune.co.id I Amlapura - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Karangasem mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun sebelumnya. 

Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem mencatat total kasus gigitan HPR utamanya anjing liar yang ditangani seluruh Posko Rabies Centre (PRC) yang ada di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di Karangasem dari Bulan Januari hingga April 2026 mencapai 3.379 kasus gigitan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Curi Bokor Perak, Wanita Asal Desa Sakti Nusa Penida Diciduk Polisi

balitribune.co.id I Semarapura - Tim Jalak Nusa Unit Reskrim Polsek Nusa Penida berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian barang-barang sakral berupa bokor, dulang, dan kapar yang terjadi di wilayah Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.