Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Berdayakan Perempuan dan Layak Anak, Jembrana Terima Anugerah Parahita Ekapraya Madya

PENGHARGAAN - Bupati Artha bersama Ny Ari Sugianti Artha saat menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya.

 BALI TRIBUNE - Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi Ny Ari Sugianti Artha dan Kepala Bappeda Litbang I Ketut Swijana menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE).  Untuk pertamakalinya Jembrana langsung memperoleh kategori Madya. Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise, di Istana Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) di Jakarta,  Rabu (19/12) pagi. Anugerah Parahita Ekapraya yang diraih Kabupaten Jembrana ini merupakan sebuah penghargaan bergengsi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada kementerian/lembaga, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang telah antusias mendokumentasikan dan menyampaikan informasi secara online mengenai upaya hasil yang telah dilakukan dalam pelaksanaan pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak, telah ditetapkan 159 kabupaten kota di Indonesia yang menerima penghargaan APE tersebut dan pemerintah Kabupaten Jembrana sebagai salah satu penerima penghargaan APE tahun 2018 katagori madya. "Ini penghargaan APE pertama yang kita terima dan masuk kategori madya, apresiasi ini menunjukkan Jembrana serius menjadi kabupaten yang memberdayakan perempuan dan layak bagi anak," ujar Bupati Artha. Sementara Ny Ari Sugianti Artha yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas PPPAPPKB Kabupaten Jembrana mengaku berbangga atas penghargaan yang diterima ini. Terlebih menurutnya Kabupaten Jembrana pertama kalinya langsung memperoleh predikat madya. Prestasi ini menurutnya juga karena Kabupaten Jembrana berhasil memenuhi  sejumlah indikator seperti fasilitasi dan regulasi yang responsif terhadap kesetaraan gender serta jumlah pejabat perempuan yang ada di lingkup Pemkab Jembrana. 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Pecatu Darurat Air dan Marak Pencurian Meteran, Made Sumerta Desak Progres Nyata PDAM Badung

balitribune.co.id | Mangupura -  Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta, memberikan atensi serius terhadap rentetan kasus pencurian meteran air (water meter) milik Perumda Tirta Mangutama (PDAM) Badung yang kian masif di wilayah Kuta Selatan. Selain masalah kriminalitas, politisi PDI Perjuangan ini juga menyoroti krisis distribusi air yang tak kunjung teratasi di Desa Pecatu.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Hadiri Prosesi Ngodak Pelawatan di Pura Dalem Bebalang Carangsari

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam rangkaian Karya Ngodak Pelawatan Ida Sesuhunan di Pura Dalem Bebalang, Desa Adat Carangsari, Kecamatan Petang, Rabu (25/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mahkamah Agung Ambil Sumpah Dewan Komisioner OJK Baru, Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

balitribune.co.id | Jakarta - Tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengucapkan sumpah jabatan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 30/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Anggota Dewan Komisioner OJK.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.