Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bergabung dengan Layanan Pesan Antar Makanan Online, Pelaku Usaha Kuliner Akui Kenaikan Omzet

Bali Tribune/ MENU - Pedagang makanan sedang mencatat menu saat menerima pesanan dari petugas pesan antar berbasis online

balitribune.co.id | Denpasar - Pelaku usaha kuliner dari sektor usaha mikro dan kecil mengalami kenaikan omzet semenjak bergabung dengan layanan pesan antar makanan yang dapat diakses menggunakan aplikasi. Seperti diakui Acil Helmah yang menjual menu ikan bakar patin atau makanan khas Banjarmasin sejak 10 tahun lalu. 

Kata dia, mendirikan warung makan tak semudah membalikkan telapak tangan. Sejak 6 bulan lalu pihaknya memutuskan untuk bergabung dengan GrabFood guna menjangkau pelanggan. “Sebetulnya, ini semua adalah saran dari pelanggan, supaya mereka bisa pesan makanan dengan mudah," terang Helmah, Rabu (26/6).

Sejak saat itu, penjualan di warung makan ini meningkat dan omzet harian pun naik lebih dari 200%. "Banyak mitra pengemudi online yang datang ke warung untuk memesan dan bisa membantu saya menjangkau lebih banyak pelanggan," katanya. 

Pihaknya pun menambah menu yang dijual dan jam buka, dimana awalnya hanya melayani 2 menu saja serta buka dari pagi hingga siang. amun sekarang buka sampai malam. "Sejak bergabung dengan GrabFood dan menambah menu, warung saya jadi makin ramai. Jualan juga lebih mudah dan lebih cepat karena kan online," ucap Helmah. 

Saat ini mitra merchant GrabFood tersebar di 178 kota di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian Riset Centre for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara Strategics di tahun 2018, mitra merchant yang bergabung dengan GrabFood rata-rata melihat peningkatan penjualan sebesar 25% dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp11 juta/bulan. Pertumbuhan volume pengiriman pun meningkat hampir 10 kali lipat pada tahun 2018. 

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Babak Baru Birokrasi Tabanan, Dinas PUPRPKP Dipecah, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Melebur

balitribune.co.id | Tabanan - Momentum rotasi, mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan pada Rabu (18/2/2026) menandai babak baru penataan birokrasi di awal tahun 2026. Selain penyegaran pejabat, kebijakan ini juga diiringi dengan pemekaran dan penggabungan sejumlah Perangkat Daerah sebagai bagian dari penyesuaian struktur organisasi.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Apresiasi Perangkat Daerah Raih WBBM dari KemenPAN-RB

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) melalui Deputi Bidang Reformasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan yang telah menetapkan tiga Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Badung sebagai Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

HUT ke-238 Kota Denpasar, Memperkuat Partisipasi Disabilitas dalam Pelestarian Budaya

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial kembali menyelenggarakan Utsawa Dharma Gita Penyandang Disabilitas di Gedung Santi Graha Denpasar, Kamis (19/2).  Kegiatan yang mengusung tema “Widya Guna Sudha Paripurna” ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, didampingi Wakil Ketua K3S Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, yang ditandai dengan pemukulan gong.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Izin BPR Kamadana Dicabut, OJK: Nasabah Tenang, Simpanan Dijamin LPS

balitribune.co.id | Denpasar - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai dengan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-14/D.03/2026 tanggal 18 Februari 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kamadana, mencabut izin usaha PT BPR Kamadana yang beralamat di Jalan Raya Batur Kintamani, Batur Utara, Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Tak Kunjung Cair, Paguyuban Nasabah LPD Bedulu Terjebak Janji Manis Pengurus dan Bendesa

balitribune.co.id | Gianyar - Setahun sudah perjanjian kesepakatan antara nasabah, Ketua LPD, dan Bendesa Adat Bedulu ditandatangani, namun hingga kini realisasinya masih nihil. Nasib dana nasabah pun semakin tidak pasti lantaran pihak Bendesa Adat maupun Ketua LPD terkesan saling lempar alasan. Kondisi ini membuat para nasabah bimbang, terutama terkait biaya tambahan jika harus menempuh upaya hukum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.